Showing posts with label entertainment. Show all posts
Showing posts with label entertainment. Show all posts

Jodoh Di Tangan Tuhan

Friday, March 10, 2017
Jodoh di tangan Tuhan?

Kalau Tuhan bilang dia jodoh guwe
Lo bisa apa?




Xixixi, mungkin ini meme pas banget yah diucapin oleh Haqy ke mantannya mba Selma.

Eaaaa, mau ngomongin yang lagi ngehits nih, mba Selma dan mas Haqy serta mantan yang ditinggalkan.

Duh sedih.

Cerita komplitnya mah baca sendiri yah disini :

http://www.hipwee.com/wedding/kisah-cinta-realistis-selmadena-haqy-rais-gimana-jika-ada-cowok-yang-berani-lamar-pacarmu-duluan/


Kok saya sedih. Iya sedih mikirin mantannya mba Selma. Mimpi apa dia, tiba-tiba jadi peran antagonis di kisah #HaqySelmaJourney.


" Pria punya hak memilih, namun wanita punya hak memutuskan"

Kalimat yang quotable banget nih dari mba Selma.

Benarkah demikian?

Well, benerlah masa salah sih.

Hai kalian para lelaki, terserahlah, koleksi seberapa banyak wanita yang kau inginkan, pilih sesuka hatimu. Tapi ingat, kami, wanitalah yang menentukan mau menjadikanmu MANTEN atau MANTAN, Lol.

We O We.

Yang menarik dari cerita viral ini adalah adanya dua kubu yang berseberangan. Yang satu mengelu-elukan mba Selma sebagai perempuan tegas, realistis, berani memilih, and so inspiring. Kubu lain menyebut mba Selma sang pengkhianat cinta, ealah

Seru deh.

Kalau menurut saya sendiri?

Hmmm, realistis? Yes

Inspiring? ehmmmm tunggu dulu.

Well saya ngga mau ngejudge si mba Selma ah. Hidup hidup dia ini. Serahlah mau ambil keputusan apa.

Dan jika saya ada di posisi mba Selma, mungkin (Mungkin ya) saya akan pilih Haqy. My realistic alter pasti pilih Haqy.

Tapi melihat usahanya yang begitu keras untuk menjelaskan ke publik alasan ia memilih menikahi Haqy dibanding menunggu sang mantan , setidaknya mengajarkan saya satu hal.

Bahwa sebenarnya untuk menunjukkan bahwa pilihan kita benar tak perlulah sampai melukai harga diri orang lain.

Apalagi orang lain itu adalah seseorang yang mungkin pernah mengisi mimpi mimpi kita. Mungkin orang itu adalah seseorang yang telah mengukir banyak jejak tawa di wajah kita.

Dan yang paling penting, seseorang itu harusnya jadi korban,lha napa bisa jadi penjahatnya.

Yes,menunjukkan bahwa pilihan kita benar tidak selalu berarti harus ada pihak yang salah.

Eh kalian pernah ga sih nonton drama korea . Saya ambil contoh serial Endless love yah.

Disitu ceritanya kan si kakaknya Ensu yang saat itu memiliki pacar akhirnya memilih Ensu dan meninggalkan pacarnya.

Si Ensu juga akhirnya meninggalkan Han Te Su karena memang dari dulu cintanya hanya untuk si Kakak.



Nah di serial itu kita sebagai penonton sama sekali ga menyalahkan Ensu atau kakaknya. Padahal disitu ada hati yg tersakiti yaitu pacar si kakak dan pacar Ensu yg ditinggalkan.

Kenapa?

Karena sang sutradara sama sekali tidak menggambarkan bahwa pacar mereka berdua memiliki kesalahan sehingga pantas untuk ditinggalkan.

Ceritanya hanya fokus bahwa akhirnya masing masing mereka memilih meninggalkan pacarnya dan memutuskan bersama kembali.



Sebagai penonton kita dibawa ke suasana yang membuat kita berfikir. Iyalah ga apa si pacar ditinggalkan. Toh En Su dan kakaknya saling mencintai. Kasihan si pacar tapi mau gimana lagi,namanya udah cinta.

Iyep, sama sekali ga ada digambarkan kejelekan si pacar, sehingga kita tidak diberi ruang  untuk mencibir si pacar " tuh pantes lu ditinggalin rese sih misalnya"

Tidak ada digambarkan mereka mencari cari alasan bahwa dia memilih EnSu dibanding pacar, karena si pacar begini begitu. Just, i love her, so i choose her.that' s it.

Nah,kisah cinta Selma Haqy sebenarnya sangat bisa berakhir kayak endless love itu.

Sebagai penonton yang tiba2 disuguhkan cerita cinta yang katanya luar biasa ini,kita bisa banget jadi penonton endless love versi endonesia.

Tapi sayang, gagal sodara-sodara.

Yah kita harus puas disuguhi tontonan ala sinetron indonesia. Dimana si peeran utama trying too hard ingin muncul menjadi si peri baik, maka harus ada peran antagonis menyertainya.

Jadi di sinetron indonesia tuh ga bisa banget ceritanya,si pemeran utama baik,dan ga ada peran yang jahat.

Makanya ga heran ya kisah cinta SelQi ini pun ya akhirnya jadi seperti cerita cerita sinetron pada umumnya.

SelQi si pemeran utama yang happy ending,dan Senna si pemeran antagonis yang ketiban sial nerima komentar " Makanya jadi cowok jangan suka menggantung, kasih kepastian dong" lol

Padahal yah,cerita bisa banget lho dibuat ala korea gitu

Sini saya kasih skenarionya.

Pilihan mba S untuk memilih H dibanding Senna menurut saya super realistis.

Iyalah,ada cowok ganteng,anak orang terkemuka, mapan, soleh, plus kita punya perasaaan sama dia (walaupun cuma seujung kuku-bullshitlah kalo ngga) trus bilang cinta,ngajak nikah dan mau menjadikanmu ratu di istananya.

Ada setidaknya 6 K di diri Haqy yang ngga hanya Selma, mungkin perempuan lain pun sulit menolaknya : Kemapanan, Ketampanan, Kesolehan,Kepintaran, Keluarga, dan Kepastian

Wanita mana sih yang sanggup menolak paket kombo super komplit seperti itu.

Dicari-cari belum tentu ketemu, eh ini nongol mak ndudul di depan idung. Ya maulaaaah.

Dear mba Selma,percayalah . Siapapun wanitanya. Ngga cuma mba Selma pastilah langsung bilang yes kalau si Haqy nongol di depan mata.

Ngga ada yang salah sama sekali. Bukan sesuatu yang luar biasalah ini.

Wazaar banget.

Dari jzman Cinderella juga sudah terjadi.

So not inspiringlah.

Maka di posisi ini kita ngga boleh ngga setuju kalau bilang Selma adalah perempuan beruntung yang tepat dalam mengambil keputusan. No wonder.

Sip,Selma benar, Selma tidak salah. Selma hanya bertindak selayaknya wanita pada umumnya.

Not special.

Beda cerita kalau tadi doi menolak Haqy,judul cerita jadi " Seorang wanita cantik menolak lamaran putra Amin Rais demi kekasih yang sedang berjuang menyongsong masa depan" misalnya.

Nah kalau gitu mungkin ada nilai inspiringnya berupa KESETIAAN.

But, apa Selma Salah?

Off course not.

Haqi juga benar dan wajar wajar saja. Seorang pria mencintai Selma yang cantik, pintar dan dari keluarga baik baik.

Even Selma saat itu sedang berpacaran dengan seseorang. Yang penting janur kuning belum melengkung,cincin belum disematkan di jari manis. Menyatakan cinta kepada seorang gadis plus dengan berani memberi kepastian untuk menikahi harus kita akui adalah perbuatan yang laki banget, gentlemen.

Inget ya Selma belum jadi istri orang dan belum tunangan,jadi masih available sih statusnya.

Maka Haqi pantas mendapat applause. Apalagi disertai dengan memberi Selma pilihan. "Kalau mau, kita lanjut,kalau kamu tidak mau saya akan berhenti disini". Setidaknya dia mengembalikan pilihan ke tangan Selma. So good.

Bagaimana dengan mantan Selma?

Dia bisa banget menjadi seseorang yang innocent. Ngga bersalah dan ngga bisa disalahkan.

Ya gimana,namanya orang lagi kuliah ( hasil kepo ternyata doi lagi pendidikan Taruna, ya jelaslah ga bisa menikah saat ini), tentu punya pertimbangan sendiri kenapa ngga memutuskan menikahi Selma di saat itu.

Menuntut ilmu kan juga bagian dr mempersiapkan masa depan.

So cerita seharusnya, harapan penonton adalah , Selma tidak salah memilih orang yang memiliki kriteria sempurna untuk dijadikan pasangan hidup.

Ya iyalah ini Haqy gengs.

Haqi ga salah karena dengan gentle melamar seorang gadis,dan Senna sang mantan juga ga salah menuntut ilmu demi mempersiapkan masa depan bersama Selma yang waktunya sebenarnya pasti sudah terplanning namun tidak dalam waktu right time right now (napa gw agak dejavu ya xixixi).

Ngga ada yang salah.

Teman teman Cinta juga ga salah,eh.

Nah kalau begini kan jadi semua senang semua bahagia ya. Palingan kita cuma bakal puk puk mas Senna. Karena bagaimanapun benar kata neng Selma. Yang namanya patah hati itu pasti sakit,tapi akan sembuh seiring berjalannya waktu.

Dan neng Selma juga ga salah saat mengatakan bahwa cinta datang karena terbiasa. Witing tresno jarane seko kulino.
(Kalo saah dikoreksi,malas googling).


Bukankah itu sudah dipraktekkan dan dibuktikan orang orang sejak jaman dulu kala?

Palingan penonton cuma komen,yaaa yang datang lebih pasti sih. Udah paling gitu doang.

Namun cerita jadi ga asik,ga fair saat ada pihak yang pengen jadi si Cinta  di aadc sehingga harus menghadirkan sosok Banyu Biru yang entah gimana kok jadi dia yang salah.

Padahal ya its oke bangetlah memilih yg terbaik untuk teman hidup.

Its oke banget memilih sesuatu yang ada di depan mata ketimbang harus bersabar menunggu.

No problema

But napa harus membuat kisah yang berpotensi indah ini jadi cacat.

Napa harus playing victim.

Di caption ini nih. Harus banget pake capslock di beberapa kata.



Dengan captionnya ini penonton digiring untuk menganggap si mantan:

Tidak punya tujuan hidup yang jelas
Tidak memberi kepastian
Membiarkan wanitanya menunggu sia sia
Tidak beriman

Duh puk puk mas mantan.

Padahal simpel banget yah.

Kalau emang tujuannya dari dulu mau langsung menikah muda mencari lelaki yang to the point ngajak ke pelaminan mengapa menghabiskan waktu dengan pacaran,LDR an pulak. Plus ternyata si mantan adalah taruna yang pastilah udah diketahui dari awal berapa lama pendidikannya.

Kalau memang ngga suka menunggu, seperti kalimatnya yang quotable banget, "wanita berhak membuat keputusan". Termasuk keputusan untuk tidak menunggu seseorang yg jelas jelas lagi study.

Iyes itu bisa banget dilakukan sejak kapan tau, sebelum ketemu sama pangeran tampan berkuda putih. Tanya ke mas mantan, kapan mau nikahi aku. Kalau masih lama,ya putuslaaaah.

Lha ini kan udah sepakat LDR-an pacaran napa tiba tiba ada kata "terpaksa" dan "menunggu sia sia", " setengah hati".

Tambahan lagi si mas mantan dibilang ga punya tujuan hidup. Huhu sejak kapan study taruna dianggap tidak punya tujuan hidup.

Waah kalau dijembrengin bisa panjang banget nih.

Jadi ga heran sih banyak penonton kecewa. Kecewa karena si pemain sekaligus penulis cerita banyak ngelesnya.

Too hard to explain.

Bahkan pakai kalimat "semoga menginspirasi "

Menginspirasi di bagian mananya 😜

Seorang perempuan memilih menikah dengan pemuda dengan 6 K yang saya sebut di atas,mah biasa.

Beruntung , mungkin
Jodoh,iya
Realistis,banget.
Menginspirasi? 😳

Padahal sekali lagi ga ada salahnya memilih seseorang yang lebih baik dr seseorang yg menjadi pacar kita untuk dijadikan pasangan hidup.

Yaelah namanya juga nyari pasangan seumur hidup, ya harus sepaketlah sampai hati dan otak bilang yess. Until your both head and heart say yes kata mba jihan.

But ga mesti juga si mantan jadi pihak yang salah.

Ini ibaratnya, lu yang ninggalin gw, napa jadi gw yang dibilang kurang keimanan?.

Lu yang mendua hati napa gw yang disebut tidak memberi kepastian?. (Gw lagi pendidikan cuy)

Ah si mba, playing victim banget.

Apa susahnya bilang "Iya gw pilih Haqy karena dia yang terbaik untuk gw"

" Iya gw pilih Haqy, krn Haqy memenuhi semua syarat suami impian saya"

Titik habis.

Ibaratnya , mulia tanpa menjelekkan.

Jadi pahlawan tanpa ada yang jadi penjahat juga bisa lho.

(Tapi disini ga ada yang jadi pahlawan sih)

Memutuskan tanpa harus merendahkan.


So ladies, kalo saat ini kamu lagi menunggu seseorang trus tiba tiba ada orang lain yang menurutmu lebih baik drpada yang kamu tunggu, your head and your heart say yes,go ahead. Kendali hidup ada di tanganmu.

But jangan sampe ah melukai harga diri si dia yang mungkin saat ini menyesali karena tak bisa memililkimu.

Cukuplah dia merasa kehilanganmu seraya mendoakan kebahagiaanmu tanpa harus menjadi pihak yang dipaksa bersalah.

Ga semua film kok harus ada peran jahatnya.


Huuuft ga heranlah serial korea lebih asoy geboy dibanding sinetron kita.

Buat mas senna, stop being sad and be awesome instead.

Buat mba selma, selamat berbahagia yaaaaa.

Buat mas haqy, coba ngomong gini


Bagi para pria pria kesepian, udah ga perlu langsung buru buru mau nikung jodoh yang lagi dijaga orang. Kamu bukan mas Haqy, dan yang mau kamu tikung juga bukan mas Senna,jangan bikin perkara,😂😂😂

Ini tadi hasil kepo di IG,caption - caption dari sohib Senna sang mantan,inspiratif menurut saya.





Biar ga salah paham dengan tulisan saya ini,sepertinya perlu saya buat kesimpulan :

Bahwa menurut saya (dan ini ga penting sih,siapa gw), Keputusan Selma memilih Haqy itu TEPAT dan sangat REALISTIS.

Tapi, menjelaskan di publik secara panjang lebar sembari menyudutkan sang mantan disana sini seolah olah dia begitu karena si mantan yang tak kunjung memberi kepastian,tidak gentle dst dst itu sungguhlah seharusnya tak perlu dilakukan.


Btw kalian setuju ga sih,jodoh itu di tangan Tuhan?

( Baca : Tentang Jodoh )


Film Paling Bikin Baper

Wednesday, March 8, 2017

Hai haaaaai, hari ini GesiWindiTalk ganti banner. Wuwuwuwuwuwu excited banget, hahaha.

Sangkin excitednya , kita sampai ngga bisa mikir tema yang serius, ya udahlah bahas yang ringan-ringan tapi bikin baper. Lol



Ngomongin film memang ngga ada matinya. Karena film itu kalau dihayati dan diresapi ceritanya pasti banyak banget yang bisa diambil hikmahnya.

Baca Punya Gesi:


Saya sebenarnya bukan orang yang hobi banget nonton film. Nonton film itu bagi saya cuma sebagai hiburan doang, bukan hobi atau kegemaran. Jadi kalau pas senggang , ngga tau ngapain mungkin saya bakal nonton film. kalau ngga penegn ya ngga nonton.

Jadi saya bukan penikmat film kayak orang-orang, yang setiap ada film baru bakal nonton, atau merencanakan nonton film anu jauh-jauh hari. Nggaaaa, .

Tapi, walau demikian, ada beberapa film yang berkesan banget bagi saya dan sempet bikin baper berat. Huhuhu, bapernya ini bisa baper hepi, bisa juga baper sedih. Emak baperan, apa-apa bisa jadi baperlah, lol.

Ini berdasar tingkat kebaperan, makin ke bawah bapernya makin maksimal.


1. UP

Aaargh film ini bikin baper parah. Saya nontonnya sampe nangis (tapi ngga yang nangis bombay sih). abis nonton langsung mellow, nelfon suami, trus nangis lagi.

Film ini menceritakan tentang dua anak kecil carl and Ellie yang memiliki mimpi untuk berpetualang. Mereka sahabatan dari imut-imut sampai akhirnya menikah. Mereka menabung setiap hari demi perjalanan impian ke air terjun surga.



Seiring berjalannya waktu, si istri Ellie divonis dokter ngga bakal bisa punya anak . Duh pas bagian ini, hati saya mencelos, langsung keinget diri sendiri. Iya waktu nonton ini, saya udah beberapa tahun menikah dan belum ada tanda-tanda punya anak. jadi sambil nonton, berasa melihat diri sendiri.

Mereka menua bersama, sampai Ellie meninggal, dan Carl menjadi ya duda tua pada umumnya. yang suka marah-marah, ngga semangat, dan murung.

Hingga suatu hari, ia teringat akan mimpi-mimpinya bersama Ellie saat kecil dulu. Dengan berbekal sisa tenang tuanya, dan balon yang udah dipasangnya di atas rumah, maka Ellie terbang menuju air terjun surga.




Huhuhu ni film bikin sedih, bikin terharu, tapi bikin seneng, bikin kita merasa " Wah ternyata impina itu memang harus dikejar, jangan dibiarkan teronggok di sudut angan saja"

Meijing, betapa film animasi gini yang kelihatan ringan ternyata isinya berat boook. Yang belum nonton, tontonlah, rekomended banget.

Laaf



2. AADC 

Terbaper berikutnya adalah AADC. Huhuiiii iyalah, siapa sih yang ngga baper.

Nonton AADC itu saat kuliah. Lagi pacaran sama someone yang udah jadi mantan.

Kenapa baper?

Karena pas nonton, saya merasa seolah-olah jadi Cinta. Why oh why hahahaha.

Pokoke Cinta is me. I am Cinta.

Bagian paling baper adalah saat Cinta mutusin ngga berhubungan sama Rangga karena teman-temannya ngga suka Rangga.

Oh Shit, ini pernah banget saya alamin. Suka sama orang tapi teman-teman rese ngga setuju. Cuma satu kata yang bisa mendeskripsikannya

NELANGSA.

Pengen kelihatan pura-pura ngga butuh, padahal hati keinget terus. Kalau ketemu doi, pengen kelihatan " Aku ngga suka kamu, jangan dekati aku" , karena di sekeliling ada teman-teman kita, padahal dalam hati pengen teriak " I Miss You", huhuhu.



I feel You Cinta, i feel you , Lol

Iya ni film pokoke bikin baper.

Tapi yang pertama doang yah, AADC yang kedua saya nontonnya biasa aja. Nonton sama suami, dan yah saya pikir saya udah cukup dewasa untuk ngga melakukan apa yang dilakukan si Cinta di AADC 2, wahahahaha

( Baca : Alumni Hati )


3. Kuch Kuch Ho Ta Hai


Hwaaa, fansnya Sahrul Khan mana suaranyaaaa.

Film yang kalau diitung-itung entah sudah berapa kali saya tonton.  Pertama nonton pas SMA, di ruangan Audio Visual Asrama . Iya saya anak asraman, asrama saya keren, ada ruangan bioskopnya hahahha.

( Baca : Warna-Warni Sekolah Kenangan )

Kenapa fil ini masuk film terbaper saya?

Karena, lagi-lagi pas nonton ini keadaan saya pas banget kayak si Anjali, wahahahaahha. yee ngaku-ngaku aja buuu.

Kan ada tuh adegan si Anjali mau nikah, udah pakai baju pengantin, Trus bimbang, gundah gulana, menentukan apakah dia akan menikahi Amman atau kembali ke pelukan Rahul, ooooooouch.

Adegan terbaper, gundah gulana,
Merasa inilah takdirku
aku akan merana setelah itu
Oh Tuhan beri keajaiban

Thanks God, ga jadi nikah sama dia ;)


Ngga sih, kondisi saya bukan sama persis mau nikah gitu, tapi di saat yang sama, saat itu hati saya sedang mendua. Lagi sama seseorang tapi pikiran ke orang lain.

Trus saat akhirnya, Amman menyerahkan Anjali ke Rahul, huhuhu saya nangis, terharu sampe baper kepikiran gimana kalau itu terjadi padaku. Gimana kalau pas aku mutusin nikah sama seseorang ternyata aku meragu. Meragu trus melihat si pujaan hati ada di depan mata, available, bisa dimiliki saat itu, tapi harus menyakiti hati seseorang yang udah pakai baju pengantin.

Ouch, baperlah.

Syukurnya itu ngga pernah terjadi di saya, hanya sekedar pertanyaan gimana-gimana.


4. Personal Taste

Maaf pemirsah, ternyata ngga banyak film yang membuat saya baper. Hanya tiga film itu doang.

Yang keempat ini, bukan film, tapi serial Korea. Yang main Lee Min Ho.

Aaak, nonton ini saat saya LDR an sama suami. Saya di Jakarta suami di Medan.

Ngga ada hubungan sih dengan LDR-annya, tapi karena nontonnya pasti pas malam, di kost-an , jadi bapernya lebih berasa.

Karena nontonnya udah lama, saya udah agak lupa ceritanya.

Adegan terbaper, saat si Cewek datang ke acara nikahan temannya, sahabatnya banget, yang tinggal serumah sama dia, yang ngerti segala-galanya tentang dia. Eh ternyata, pasangan si teman cewek adalah PACARNYA dia, huhuhu sedih banget.



Baper parah pengen nangis gila. bayangin kalau saya di posisi dia, udah saya cabik-cabik tuh sohib kayak gitu. And yes she did it. Di pesta pernikahan itu, si cewek ngamuk  hahaha.

Trus terbaper lagi, ya kelanjutannya. Saat si Lee Min Ho yang pura-pura gay, akhirnya jatuh cinta sama si cewek ini. Adegan-adegannya so sweet. Apalagi di bagian ehm ehm nya, so sweeeeet. Laaaf.


Ini adegan si cewek lagi kecewa gimana gitu sama pacarnya,
 trus min Ho datang dan langsung kiss si cewek, DISAKSIKAN sang mantan pacar, aaaaak.

Gara-gara nonton ini saya sempet bikin tulisan fiksi, hahahahaha, duh malu.

( Baca : Segores Rindu Untukmu )


Duh kayaknya cuma 4 film itu aja deh yang bisa bikin saya baper, sampai yang kepikiran, sampai yang kebawa ke hati. Sampe yang pas inget adegannya, saya bisa nangis, saya bisa nyesek, dan bisa ketawa bahagia seolah-olah saya yang ngalamin.

Cih, ternyata selera film saya ya begitu itu yah, hahahaha.

Kalau kalian, ada ngga film yang bikin kalian baper banget. Baper yang sampe ikut merasa kalian adalah si pemeran di film itu., Lol.

And kalau ada yang punya rekomendasi film yang bisa bikin saya mendalami sampai menusuk ke hati, tolong kasih tau akuuuuuuh.




#GesiWinditalk:Tentang Nama Beken (Ft SassyThursday)

Thursday, September 29, 2016


Menurut kalian, penting ngga sih punya nama yang menjual di dunia maya? Apakah seharusnya kita tetap pakai nama asli pemberian orangtua saja, atau cari nama yang lebih eyecatching biar mudah diinget. Personal branding istilahnya.

Storks Movie Its Not Kids Movie. Its All About Parenthood

Monday, September 26, 2016


Kemarin bersama Mas Teguh dan Tara kami nonton film anak-anak yang berjudul Storks. Tertarik nonton ini karena lihat trailernya di youtube yang kayaknya lucu aja, soalnya ada baby-babynya, dan ada burung bangaunya. Lagian namanya juga mau nonton sama Tara ya pastilah yang dicari film anak-anak.

Karena letak theater XXI nya cuma selemparan batu dari rumah, jadi datanglah kami mefet jam tayang. Biasanya mah kalau ngga ada film yang lagi ngehits, datang mepet juga oke-oke aja. Ealah lupa kalau Warkop DKI reborn masih tayang. Jadilah saat kami nyampe bioskopnya antrian udah ngular sampai luar theater. Udah hampir sama pas masa-masa ngantri AADC2 ajah.

Lupakan Aw Karin, Ini 8 Akun Instagram Abege Yang Harus Kamu Follow

Saturday, July 23, 2016
Lupakan Aw Karin, Ini 8 Akun Instagram Abege Yang Harus Kamu Follow



Di Time Line lagi rame soal selebgram abege yang baru putus sama pacarnya.

Waah saya ternyata kudet selama ini, belum follow akun dese. Ya iyalah ya secara masa emak-emak kayak saya ini memfollow akun-akun abege. Buat apaaaa cobaaa, ayo jawab buat apa.

Catatan Dari Film Untuk Angeline

Friday, July 22, 2016


Masih ingat dengan kasus kekerasan anak yang terjadi pada bocah kecil bernama Angeline beberapa waktu yang lalu?

Kasus kematian Angeline menyedot perhatian kita selama berminggu-minggu. Kasus ini juga menjadi perhatian serius Komisi perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Hal ini membuat sutradara Jito Bayu dan produser film Duke Rahmat dan Niken Septikasari berinisiatif untuk memvisualisasikan kisahnya dalam sebuah film. Tapi catatannya yah, film ini bukan menceritakan kronologis pembunuhan Angeline, tapi memang terinspirasi dari kisah Angeline.

Walau diangkat dari kisah nyata yang sudah banyak kita tahu ceritanya,ada hal baru yang diangkat di film ini yang selama ini tidak terekspos. Yaitu cerita dari sudut pandang ibu kandung Angeline.

Ibu Eni dan Ibu Kartini

Saturday, June 18, 2016
Bu Eni dan Bu Kartini


Kasihan kamu bu, nasibmu sudah mirip dengan ibu kartini yang tidak pernah minta dijadiin ikon emansipasi wanita, tapi dihujat sejuta umat dan dikorek-korek keburukannya. Mulai dari soal antek Belanda sampai soal istri keberapa, dst dst.

Sama juga dengan bu Eni ini.  Padahal Dia sama sekali tidak minta disumbang. 

Akankah Nasib Eno Sama Dengan Junko Furuta?

Saturday, May 21, 2016
Junko Furuta, seorang siswi SMA di Jepang bertahun silam telah disiksa selama 44 hari hingga meregang nyawa.

44 hari yang lebih mengerikan dari neraka. Ia disiksa dengan teramat sadis. Diperkosa lebih dari 400 kali, dijatuhi barbel di perutnya, jari tangannya dihantam dengan benda keras sampai gepeng. Tak cukup sampai disitu, kemaluannya dijadikan asbak rokok, dimasuki segala benda dari yang kecil sampai batangan besi. Anusnya dimasukkan petasan dan disulut. Hingga akhirnya ia dibakar, dimutilasi, dimasukkan ke dalam drum, disemen dan dibuang begitu saja di Tokyo.

AADC2, Antara Ekspektasi dan Realita

Sunday, May 8, 2016


AADC hadir 14 tahun lalu di kehidupan saya, saat saya sedang kuliah di Semarang. Romantisme AADC membius saya kala itu, karena alasan yang sangat klise, saya nontonnya bareng si mantan, uhuk.

Tak kurang dari 15 kali, mungkin saya sudah menontonnya, sampai hapal seluruh dialognya, sampai hapal gerak-gerik cinta, sampai mungkin saya berhalusinasi jadi si Cinta, tapi saya gagal untuk menghadirkan tokoh Rangga di kehidupan asmara saya, halah.

Tentang Suami Selingkuh dan Istri Yang Minta Dimengerti

Monday, May 2, 2016
Belakangan lagi heboh meme-meme dear mantan dear mantan. Aaaah kayaknya gara-gara AADC nih, jadi pada mau dear-dear-an sama mantannya. Udah mantan ngapain jugaaa di dear-dear in.

Sonya Depari dan Polisi yang Dibenci Sekaligus Dirindu

Friday, April 8, 2016
Polisi yang dibenci sekaligus dirindu itu yang kayak mana?

foto pinjam dari IG bang Benny R
Nah ini mungkin masuk nominasi, hahaha. E tapi saya bukan mau ngomongin dia kok. Huuuuuuu penonton kecewa. ^_^

Baca berita soal Sonya Arman Depari yang ditilang polisi, jadi inget kalo saya juga pernah beberapa kali ditilang polisi dan ngeles supaya ga ditilang, lol.

Ngeles saat ditilang polisi itu tricky banget. Bisa berhasil atau malah bisa bikin polisinya tambah marah. Apalagi di Medan, hmmm susah diprediksi apa maunya.

Sebenarnya kalau mau jujur, kebiasaan bawa-bawa nama pejabat saat ditilang polisi itu dah biasa bangeeet. Saya sering denger yang kayak gitu. Bukan cuma abege labil. tapi bapak-bapak ibu-ibu kantoran, banyak yang melakukannya. Makanya walau syebel liat si abege yang attitudenya parah banget itu, tapi tetep dalam hati menggumam. " Ah dek, sedang sial kau, kebetulan ada yang merekam".

Steve Harvey, Jokowi dan Tere Liye

Wednesday, March 2, 2016


Wajah Miss Kolombia, Ariadna Gutierrez bersinar bak purnama saat namanya ditasbihkan oleh MC menjadi Miss Universe 2015. Mahkota disematkan, gelar diselempangkan, buket bunga diserahkan.

Sesaat  kemudian, belum hilang euforia kebahagiannya,  sang MC Steve Harvey tiba-tiba meminta permohonan maaf. Yup, baru pertama terjadi di ajang paling penting bagi wanita-wanita cantik seluruh dunia, MC salah mengumumkan pemenang.

5 Akun Instagram Wajib Follow Buat Ngilangin Stress

Sunday, January 24, 2016

Kalau kemarin Mak Icha nulis di blog tentang 10 akun IG artis yang wajib di follow, kalau saya mau ngasih tau akun IG yang wajib difollow buat bikin kamu ketawa-ketawa doang, alias buat lucu-lucuan. Karena akun-akun berikut ini ngga memberi nilai tambah sih kalau difollow, cuma lumayan banget buat bikin ngikik-ngikik kalau lagi bengong.

Iyaaa, kalau saya sih sampai saat ini bersosmed itu ada tujuannya masing-masing.

Promo BRI McDonald Super Hemat

Tuesday, December 8, 2015
Pengen makan di McDonald dengan harga anak kos bisa lo karena ada promo BRI McDonald setiap hari Selasa.

Yeaaaay, Selasa memang penuh asa.

Kayaknya memang bener deh. Hari Selasa itu memang hari yang penuh asa, karena kita sudah berhasil melewati Senin yang hectic dan bakal melangkah ke hari rabu yang menggebu.

Nah, biar Selasa makin berasa, saya mau bagi-bagi info soal promo BRI McDonald yang diadakan oleh BRI, bank kesayangan saya, ihiiiir.

Serba Serbi America's Next Top Models Cycle 22

Monday, September 7, 2015
Siapa disini yang suka nonton America's Next top Model yang cycle 22 ini?

Saya...saya

Di musim yang ini banyak peserta yang unik-unik ya. Kayak Nyle yang Tuna Rungu. Hadassah dan Mame yang juga kontestan ratu kecantikan. Devin yang aneh dan over percaya diri, Courtney yang cengeng sampai Bello yang sifatnya irian banget.


Di setiap episodenya banyak banget lho hal-hal yang bisa membuat kita merenung. Kayak kemarin tuh waktu mereka di makeover sama Tyra. Seluruh kontestan di ubah gaya rambutnya. Devin dipotong cepak. Rambut Mame yang keriting makin dikeritingin, Ashley dipotong pendek ala Tyra. Dan yang paling dahsyat si Hadassah rambutnya dicukur samping. Hadassah yang di kompetisi itu berlagak bak Putri shock, bahkan sampe nangis-nangis dan niat mengundurkan diri saat rambutnya mau dicukur. Jujur saja yah, kalau saya jadi Hadassah saya pun pasti bakal galau seperti dese. Tapi ternyata dunia modelling itu beda banget. 

Saya ingat dulu di America's Next Top Model season awal-awal ada juga kontestan yang bersungut-sungut saat dirias yang ngga sesuai dengan kemauannya. Oleh Tyra dia dinasehati, " Bahkan kalau sapu pun client minta diletakkan di kepalamu, kamu harus nurut, karena itulah tugas model. Haduh kesian amat yak.

Nah si Hadassah pun kemarin dinasehatin sama panel juri. Santai aja, di dunia modelling segalanya berubah cepat, cuma masalah rambut aja ngga boleh membuat seorang model sampai ngga mood. Gitu kira-kira.

Tapi ye dasar si Hadassah, teteeep aja ngomel-ngomel, sampai si Nyle yang tunarungu komen (pakai bahasa isyarat dan menggunakan tulisan di henpong OPPO), dia bilang begini " Kalian terus saja mengeluhkan hal-hal sepele, seperti masalah rambut. Coba kalian seperti aku, aku bahkan tidak mengeluhkan bahwa aku tidak bisa mendengar"




Nyesek banget ngga sih dengarnya. ya ampuuun Nyle jadi langsung pengen meluk kamu deh. 

Itu yang dikatakan si Nyle itu nyata banget yah terjadi di hidup kita sehari-hari. Kita sibuk ngeluhkan anak yang rewel, anak yang lasaknya minta ampun,, padahal di luar sana banyak banget pasutri yang merindukan rumahnya diacak-acak buah hatinya.

Kita sibuk mengeluhkan gaji yang tak kunjung naik, lelahnya dikejar deadline, atasan yang ngga asyik, padahal di luar sana jutaan orang masih berjibaku memperebutkan apa yang tengah kita jalani.

Kita sibuk mencaci maki pemerintah, mengeluhkan jaringan internet yang lemot, perang urat syarat masalah ASI vs Sufor, Daycare vs ART. Wueeeeh, coba kalau si Nyle yang ngomong langsung di muke kita tuh, persis seperti yang dibilangnya ke Hadassah, muka mana muka, mau ditaruh dimana cobaaa???

Bisa jadi apa yang kita keluhkan saat ini adalah mimpi orang lain sejak dulu. 

Benar yak benar..

Trus banyak lagi lho yang bisa dipelajari dari ANTM itu. Salah satunya berbagai karakter mereka yang mungkin mewakili kebanyakan orang.

1. Si Tukang Iri

Yup padahal mereka semua punya kelebihan masing-masing tapi adaaa aja yang irian. Hadassah iri sama Mame menganggap Mame over confidence, padahal dia sendiri juga gitu. Bello iri sama Devin mengganggap Devin ngga pantas ada di antara mereka, nyatanya Devin memenangkan foto terbaik.
.

Pokoknya si tukang iri ternyata kalah sama yang diirin. Hadassah malah berkali-kali masuk 2 terbawah dan Mame melesat memenangkan kamar suite Tyra. Kasihan kan ngelihatnya


2. Si Sok Paling Keren

Itu tuh si Sefano Ya ampyuun dese emang soka paling keren dari awal. Di awal tayangan dia udah membully salah satu peserta cewek, Alexa. Ngata-ngatain si Alexa cuma modal boobs gede doang. Ih sampe sebel lihatnya. Pas foto couple Stefano dipasangin ke Ava, Dese sok nasehatin Ava supaya mengikuti perintah dia, karena dia lebih berpengalaman. 



Hasilnyaaa... yeee si Ava fotonya keren banget die malah habis dikritik juri. Di episode selanjutnya Stefano masih aja sombong, nganggap dirinya paling keren. eh pas di penjurian masuk 2 terbawah dan akhirnya dieliminasi. Yaaah sombong sih yah.

3. Si Ratu Drama

Ya si Courtney lah . Setiap pemotretan adaa aja yang menimpa dia. Yang perutnya sakitlah, yang kakinya gemetaranlah, dan dia ini tukang ngadu, cengeng. Duh bikin pusing kali yah kalo dapat teman sekamar model Courtney.


4. SI Tukang Ngatur

Siapa lagi kalo bukan Hadassah. Awal masuk rumah karantina dia udah belagak ngebossy. Ini ngga boleh, aku ngga suka begini, aku ngga suka begitu. Xixixi pengen dijitak nih orang.

Tapiiii ternyata memang yah kita ngga boleh ngejudge orag segampang melihat penampilannya doang tanpa tahu latar belakangnya.

Kayak si Hadassah itu, ternyata dia dari kecil udah diringgal-tinggal sama ortunya. Dia dirawat sama pengasuh bukan karena dia sok Princess atau sok orang kaya, tapi karena ortunya memang ngga ngurusin dia. Sedih kan. Walau tetep aja dese itu orangnya arogan sih menurut saya.

Dan saya salut sih sama si Devin walau diremehin, diketawain,dianggap aneh tetep aja dia kalo foto all out banget. Kayaknya dia punya prinsip anjing menggonggong kafilah berlalu. Makanya Bello makin kesel sama dia hahaha.

Makanya yah kita tuh jadi orang jangan suka ngeremehin orang lain, jangan suka sok merasa paling hebat, jangan ngeluhkan hal-hal sepele, jangan kebiasaan ngejudge orang. Karena kita ngga pernah tahu apa yang akan terjadi. #ambil kaca.

Heheh ini postingan ngga penting banget yah, ngomongin ANTM hahaha. Ya ga apalah ya.

Betewe saya paling suka sama Lacey, dia tenang, fokus ngga ngurusin masalah orang lain. Yang kayak gini ini biasanya yang sukses.




Kalau kalian jagoin siapa nih jadi pemenang ANTM 22.

Go Fatin Go Fatin

Friday, May 24, 2013

Yeaaaay akhirnya X Factor muncul juga . Udah dari tadi pagi ngga sabar mo nonton. 

Seperti yang saya tulis di status FB saya tadi pagi 


Ngga ada yang memungkiri kalau Novita Dewi punya suara yang cetar banget, tinggi dengan teknik yang sudah matang. Ditambah pengalaman dan mental juara yang sudah ditempa, tidak diragukan Novita Dewi pantas menjadi pemenang. 

Custom Post Signature