Jodoh Di Tangan Tuhan

Friday, March 10, 2017
Jodoh di tangan Tuhan?

Kalau Tuhan bilang dia jodoh guwe
Lo bisa apa?




Xixixi, mungkin ini meme pas banget yah diucapin oleh Haqy ke mantannya mba Selma.

Eaaaa, mau ngomongin yang lagi ngehits nih, mba Selma dan mas Haqy serta mantan yang ditinggalkan.

Duh sedih.

Cerita komplitnya mah baca sendiri yah disini :

http://www.hipwee.com/wedding/kisah-cinta-realistis-selmadena-haqy-rais-gimana-jika-ada-cowok-yang-berani-lamar-pacarmu-duluan/


Kok saya sedih. Iya sedih mikirin mantannya mba Selma. Mimpi apa dia, tiba-tiba jadi peran antagonis di kisah #HaqySelmaJourney.


" Pria punya hak memilih, namun wanita punya hak memutuskan"

Kalimat yang quotable banget nih dari mba Selma.

Benarkah demikian?

Well, benerlah masa salah sih.

Hai kalian para lelaki, terserahlah, koleksi seberapa banyak wanita yang kau inginkan, pilih sesuka hatimu. Tapi ingat, kami, wanitalah yang menentukan mau menjadikanmu MANTEN atau MANTAN, Lol.

We O We.

Yang menarik dari cerita viral ini adalah adanya dua kubu yang berseberangan. Yang satu mengelu-elukan mba Selma sebagai perempuan tegas, realistis, berani memilih, and so inspiring. Kubu lain menyebut mba Selma sang pengkhianat cinta, ealah

Seru deh.

Kalau menurut saya sendiri?

Hmmm, realistis? Yes

Inspiring? ehmmmm tunggu dulu.

Well saya ngga mau ngejudge si mba Selma ah. Hidup hidup dia ini. Serahlah mau ambil keputusan apa.

Dan jika saya ada di posisi mba Selma, mungkin (Mungkin ya) saya akan pilih Haqy. My realistic alter pasti pilih Haqy.

Tapi melihat usahanya yang begitu keras untuk menjelaskan ke publik alasan ia memilih menikahi Haqy dibanding menunggu sang mantan , setidaknya mengajarkan saya satu hal.

Bahwa sebenarnya untuk menunjukkan bahwa pilihan kita benar tak perlulah sampai melukai harga diri orang lain.

Apalagi orang lain itu adalah seseorang yang mungkin pernah mengisi mimpi mimpi kita. Mungkin orang itu adalah seseorang yang telah mengukir banyak jejak tawa di wajah kita.

Dan yang paling penting, seseorang itu harusnya jadi korban,lha napa bisa jadi penjahatnya.

Yes,menunjukkan bahwa pilihan kita benar tidak selalu berarti harus ada pihak yang salah.

Eh kalian pernah ga sih nonton drama korea . Saya ambil contoh serial Endless love yah.

Disitu ceritanya kan si kakaknya Ensu yang saat itu memiliki pacar akhirnya memilih Ensu dan meninggalkan pacarnya.

Si Ensu juga akhirnya meninggalkan Han Te Su karena memang dari dulu cintanya hanya untuk si Kakak.



Nah di serial itu kita sebagai penonton sama sekali ga menyalahkan Ensu atau kakaknya. Padahal disitu ada hati yg tersakiti yaitu pacar si kakak dan pacar Ensu yg ditinggalkan.

Kenapa?

Karena sang sutradara sama sekali tidak menggambarkan bahwa pacar mereka berdua memiliki kesalahan sehingga pantas untuk ditinggalkan.

Ceritanya hanya fokus bahwa akhirnya masing masing mereka memilih meninggalkan pacarnya dan memutuskan bersama kembali.



Sebagai penonton kita dibawa ke suasana yang membuat kita berfikir. Iyalah ga apa si pacar ditinggalkan. Toh En Su dan kakaknya saling mencintai. Kasihan si pacar tapi mau gimana lagi,namanya udah cinta.

Iyep, sama sekali ga ada digambarkan kejelekan si pacar, sehingga kita tidak diberi ruang  untuk mencibir si pacar " tuh pantes lu ditinggalin rese sih misalnya"

Tidak ada digambarkan mereka mencari cari alasan bahwa dia memilih EnSu dibanding pacar, karena si pacar begini begitu. Just, i love her, so i choose her.that' s it.

Nah,kisah cinta Selma Haqy sebenarnya sangat bisa berakhir kayak endless love itu.

Sebagai penonton yang tiba2 disuguhkan cerita cinta yang katanya luar biasa ini,kita bisa banget jadi penonton endless love versi endonesia.

Tapi sayang, gagal sodara-sodara.

Yah kita harus puas disuguhi tontonan ala sinetron indonesia. Dimana si peeran utama trying too hard ingin muncul menjadi si peri baik, maka harus ada peran antagonis menyertainya.

Jadi di sinetron indonesia tuh ga bisa banget ceritanya,si pemeran utama baik,dan ga ada peran yang jahat.

Makanya ga heran ya kisah cinta SelQi ini pun ya akhirnya jadi seperti cerita cerita sinetron pada umumnya.

SelQi si pemeran utama yang happy ending,dan Senna si pemeran antagonis yang ketiban sial nerima komentar " Makanya jadi cowok jangan suka menggantung, kasih kepastian dong" lol

Padahal yah,cerita bisa banget lho dibuat ala korea gitu

Sini saya kasih skenarionya.

Pilihan mba S untuk memilih H dibanding Senna menurut saya super realistis.

Iyalah,ada cowok ganteng,anak orang terkemuka, mapan, soleh, plus kita punya perasaaan sama dia (walaupun cuma seujung kuku-bullshitlah kalo ngga) trus bilang cinta,ngajak nikah dan mau menjadikanmu ratu di istananya.

Ada setidaknya 6 K di diri Haqy yang ngga hanya Selma, mungkin perempuan lain pun sulit menolaknya : Kemapanan, Ketampanan, Kesolehan,Kepintaran, Keluarga, dan Kepastian

Wanita mana sih yang sanggup menolak paket kombo super komplit seperti itu.

Dicari-cari belum tentu ketemu, eh ini nongol mak ndudul di depan idung. Ya maulaaaah.

Dear mba Selma,percayalah . Siapapun wanitanya. Ngga cuma mba Selma pastilah langsung bilang yes kalau si Haqy nongol di depan mata.

Ngga ada yang salah sama sekali. Bukan sesuatu yang luar biasalah ini.

Wazaar banget.

Dari jzman Cinderella juga sudah terjadi.

So not inspiringlah.

Maka di posisi ini kita ngga boleh ngga setuju kalau bilang Selma adalah perempuan beruntung yang tepat dalam mengambil keputusan. No wonder.

Sip,Selma benar, Selma tidak salah. Selma hanya bertindak selayaknya wanita pada umumnya.

Not special.

Beda cerita kalau tadi doi menolak Haqy,judul cerita jadi " Seorang wanita cantik menolak lamaran putra Amin Rais demi kekasih yang sedang berjuang menyongsong masa depan" misalnya.

Nah kalau gitu mungkin ada nilai inspiringnya berupa KESETIAAN.

But, apa Selma Salah?

Off course not.

Haqi juga benar dan wajar wajar saja. Seorang pria mencintai Selma yang cantik, pintar dan dari keluarga baik baik.

Even Selma saat itu sedang berpacaran dengan seseorang. Yang penting janur kuning belum melengkung,cincin belum disematkan di jari manis. Menyatakan cinta kepada seorang gadis plus dengan berani memberi kepastian untuk menikahi harus kita akui adalah perbuatan yang laki banget, gentlemen.

Inget ya Selma belum jadi istri orang dan belum tunangan,jadi masih available sih statusnya.

Maka Haqi pantas mendapat applause. Apalagi disertai dengan memberi Selma pilihan. "Kalau mau, kita lanjut,kalau kamu tidak mau saya akan berhenti disini". Setidaknya dia mengembalikan pilihan ke tangan Selma. So good.

Bagaimana dengan mantan Selma?

Dia bisa banget menjadi seseorang yang innocent. Ngga bersalah dan ngga bisa disalahkan.

Ya gimana,namanya orang lagi kuliah ( hasil kepo ternyata doi lagi pendidikan Taruna, ya jelaslah ga bisa menikah saat ini), tentu punya pertimbangan sendiri kenapa ngga memutuskan menikahi Selma di saat itu.

Menuntut ilmu kan juga bagian dr mempersiapkan masa depan.

So cerita seharusnya, harapan penonton adalah , Selma tidak salah memilih orang yang memiliki kriteria sempurna untuk dijadikan pasangan hidup.

Ya iyalah ini Haqy gengs.

Haqi ga salah karena dengan gentle melamar seorang gadis,dan Senna sang mantan juga ga salah menuntut ilmu demi mempersiapkan masa depan bersama Selma yang waktunya sebenarnya pasti sudah terplanning namun tidak dalam waktu right time right now (napa gw agak dejavu ya xixixi).

Ngga ada yang salah.

Teman teman Cinta juga ga salah,eh.

Nah kalau begini kan jadi semua senang semua bahagia ya. Palingan kita cuma bakal puk puk mas Senna. Karena bagaimanapun benar kata neng Selma. Yang namanya patah hati itu pasti sakit,tapi akan sembuh seiring berjalannya waktu.

Dan neng Selma juga ga salah saat mengatakan bahwa cinta datang karena terbiasa. Witing tresno jarane seko kulino.
(Kalo saah dikoreksi,malas googling).


Bukankah itu sudah dipraktekkan dan dibuktikan orang orang sejak jaman dulu kala?

Palingan penonton cuma komen,yaaa yang datang lebih pasti sih. Udah paling gitu doang.

Namun cerita jadi ga asik,ga fair saat ada pihak yang pengen jadi si Cinta  di aadc sehingga harus menghadirkan sosok Banyu Biru yang entah gimana kok jadi dia yang salah.

Padahal ya its oke bangetlah memilih yg terbaik untuk teman hidup.

Its oke banget memilih sesuatu yang ada di depan mata ketimbang harus bersabar menunggu.

No problema

But napa harus membuat kisah yang berpotensi indah ini jadi cacat.

Napa harus playing victim.

Di caption ini nih. Harus banget pake capslock di beberapa kata.



Dengan captionnya ini penonton digiring untuk menganggap si mantan:

Tidak punya tujuan hidup yang jelas
Tidak memberi kepastian
Membiarkan wanitanya menunggu sia sia
Tidak beriman

Duh puk puk mas mantan.

Padahal simpel banget yah.

Kalau emang tujuannya dari dulu mau langsung menikah muda mencari lelaki yang to the point ngajak ke pelaminan mengapa menghabiskan waktu dengan pacaran,LDR an pulak. Plus ternyata si mantan adalah taruna yang pastilah udah diketahui dari awal berapa lama pendidikannya.

Kalau memang ngga suka menunggu, seperti kalimatnya yang quotable banget, "wanita berhak membuat keputusan". Termasuk keputusan untuk tidak menunggu seseorang yg jelas jelas lagi study.

Iyes itu bisa banget dilakukan sejak kapan tau, sebelum ketemu sama pangeran tampan berkuda putih. Tanya ke mas mantan, kapan mau nikahi aku. Kalau masih lama,ya putuslaaaah.

Lha ini kan udah sepakat LDR-an pacaran napa tiba tiba ada kata "terpaksa" dan "menunggu sia sia", " setengah hati".

Tambahan lagi si mas mantan dibilang ga punya tujuan hidup. Huhu sejak kapan study taruna dianggap tidak punya tujuan hidup.

Waah kalau dijembrengin bisa panjang banget nih.

Jadi ga heran sih banyak penonton kecewa. Kecewa karena si pemain sekaligus penulis cerita banyak ngelesnya.

Too hard to explain.

Bahkan pakai kalimat "semoga menginspirasi "

Menginspirasi di bagian mananya 😜

Seorang perempuan memilih menikah dengan pemuda dengan 6 K yang saya sebut di atas,mah biasa.

Beruntung , mungkin
Jodoh,iya
Realistis,banget.
Menginspirasi? 😳

Padahal sekali lagi ga ada salahnya memilih seseorang yang lebih baik dr seseorang yg menjadi pacar kita untuk dijadikan pasangan hidup.

Yaelah namanya juga nyari pasangan seumur hidup, ya harus sepaketlah sampai hati dan otak bilang yess. Until your both head and heart say yes kata mba jihan.

But ga mesti juga si mantan jadi pihak yang salah.

Ini ibaratnya, lu yang ninggalin gw, napa jadi gw yang dibilang kurang keimanan?.

Lu yang mendua hati napa gw yang disebut tidak memberi kepastian?. (Gw lagi pendidikan cuy)

Ah si mba, playing victim banget.

Apa susahnya bilang "Iya gw pilih Haqy karena dia yang terbaik untuk gw"

" Iya gw pilih Haqy, krn Haqy memenuhi semua syarat suami impian saya"

Titik habis.

Ibaratnya , mulia tanpa menjelekkan.

Jadi pahlawan tanpa ada yang jadi penjahat juga bisa lho.

(Tapi disini ga ada yang jadi pahlawan sih)

Memutuskan tanpa harus merendahkan.


So ladies, kalo saat ini kamu lagi menunggu seseorang trus tiba tiba ada orang lain yang menurutmu lebih baik drpada yang kamu tunggu, your head and your heart say yes,go ahead. Kendali hidup ada di tanganmu.

But jangan sampe ah melukai harga diri si dia yang mungkin saat ini menyesali karena tak bisa memililkimu.

Cukuplah dia merasa kehilanganmu seraya mendoakan kebahagiaanmu tanpa harus menjadi pihak yang dipaksa bersalah.

Ga semua film kok harus ada peran jahatnya.


Huuuft ga heranlah serial korea lebih asoy geboy dibanding sinetron kita.

Buat mas senna, stop being sad and be awesome instead.

Buat mba selma, selamat berbahagia yaaaaa.

Buat mas haqy, coba ngomong gini


Bagi para pria pria kesepian, udah ga perlu langsung buru buru mau nikung jodoh yang lagi dijaga orang. Kamu bukan mas Haqy, dan yang mau kamu tikung juga bukan mas Senna,jangan bikin perkara,😂😂😂

Ini tadi hasil kepo di IG,caption - caption dari sohib Senna sang mantan,inspiratif menurut saya.





Biar ga salah paham dengan tulisan saya ini,sepertinya perlu saya buat kesimpulan :

Bahwa menurut saya (dan ini ga penting sih,siapa gw), Keputusan Selma memilih Haqy itu TEPAT dan sangat REALISTIS.

Tapi, menjelaskan di publik secara panjang lebar sembari menyudutkan sang mantan disana sini seolah olah dia begitu karena si mantan yang tak kunjung memberi kepastian,tidak gentle dst dst itu sungguhlah seharusnya tak perlu dilakukan.


Btw kalian setuju ga sih,jodoh itu di tangan Tuhan?

( Baca : Tentang Jodoh )


50 comments on "Jodoh Di Tangan Tuhan"
  1. Aku jadi pingin pukpuk Senna.. :D Mba Sel terlalu banyak dan panjang ngasih alasan dan penjelasan yg gak perlu sih mnurut aku.. Agak bingung jg komitmennya gimana pas ngejalanin hubungan sama si mantan itu.. Sbg yg pernah ngalamin LDR 6 taun lbh pas masih kuliah sampe kerja, komitmen emang penting dan gak ngerasa sia2 jg sih ngejalaninnya.. :D Beda org, beda pilihan dan pemikiran ya.. Aplgi yg tiba2 dtg Mas H.. :D

    ReplyDelete
  2. Sebagai org kurang lebih pernah berada di posisi Selma, aq mengerti dg keputusannya. Yg aku ga ngerti itu kenapa dia kudu bersusah payah bikin klarifikasi ?

    Kalo dia udah pede sampe bikin quote "wanita yg memutuskan" ya monggo "hadapi kenyataan dan resiko dari keputusan itu" tanpa harus mencari kambing hitam.

    Ga ladies banget !
    *gentle utk cowok*

    ReplyDelete
  3. Setuju mba, ga terlalu istimewa karena gampir bisa dipastikan setiap wanita kalau mengalami hal yg sama kyk dek selma jg melakukan hal yg sama. Tibake awake dewek wae piye, kalau ada lelaki soleh ngganteng sugih lan anak pejabat kayak mas haqy ngajak nikah kita. Bibit bebet bobotnya ga diragukan lagi yaqin keluarga pasti 1000% ngedukung kita jg jd kesemsem kan... Ah yaweslah, wong uda takdirnya begono... Jgan ada dusta diantara kita aja sih pokoknya wkwkwkwk...

    ReplyDelete
  4. aku pernah loh dalam posisi kayak Selma, punya pacar (bukan orang kaya) terus aku tiba-tiba dilamar (anak prang kaya), beneran pernah... tapi kedua-duanya enggak ada yang jadi suami... wkwkwkwkwk...

    itu, bener kayak AADC... kasihannnnn

    ReplyDelete
  5. Sebenarnya kasian juga mantannya Selma ya. Mudah2an aja cepet move on dia, haha.

    ReplyDelete
  6. Aku menyayangkan sikap Selma ini sih Mbak. Apalagi semakin kesini semakin gencar melakukan klarifikasi yang berisi pembenaran. Padahal saat kenal langsung anaknya dia orang yang enak dan nggak sok. Cuma, untuk sikap ini, aku pun terganggu karena kok kaya memojokkan mantannya. Padahal udah bareng-bareng tiba2 sebulan kemudian ditinggal nikah sama diginiin. sediih

    ReplyDelete
  7. Aku g bisa nyalahin selma, krn aku ngalamin jg dulu mba hihihi :p. Aku pacaran lama ama ex ku yg sblm suami, tp kmudian kenal ama suami yg skr, dan dia jauh lbh menjanjikan drpd pacarku wkt itu, yg kuliah aja g jelas kpn selesai krn sibuk ama urusan komunitas mahasiswanya. Logika aja, aku kan pgn nikah yaaa. Jelas aja aku milih yg udh mnjanjikan dpn matalah :D. Dan pilihanku g slh.. Intinya dengerin kata hati dan pakai logika lah :). Makanya aku sih malah fine aja ama keputusan selma ini.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lhaa aku juga ga ada nyalahin Selma kok.

      But why harus memojokkan mantannya di oubkic. Yo wis toh. Milih haqy ya gpp. Realistis aja. But napa si mantan jd seolah2 yg salah, hahahaha lucu sih

      Delete
    2. Lhaa aku juga ga ada nyalahin Selma kok.

      But why harus memojokkan mantannya di oubkic. Yo wis toh. Milih haqy ya gpp. Realistis aja. But napa si mantan jd seolah2 yg salah, hahahaha lucu sih

      Delete
    3. Oh iyaa.. Kalo yg ttg mojokin mantannya aku jg ga setuju.. Lbh bgs dia diem2 aja gt kan.. Toh kalo udh dpt yg dianggab better, ya sudah toh yaa.. Ga ush nambahin skit hati sang mantan :D.

      Delete
  8. aku gak seberapa ngikutin tp iya juga ya, knp mantannya dijelek2in. Kalau emang mantannya itu kyk gitu ya diem2 aja napa, kasian kan udah patah hati terus dijelek2in mantan, double kill :D

    ReplyDelete
  9. Ini mah beneran realistis jadi perempuan. Mayoritas cewek klu pacaran itu pasti ujungnya menikah dan menikah itu adalah komitmen !

    ReplyDelete
  10. mba Win pemikiran kita sama, ngikutin ini dan mbatin "laah kok ini lama-lama jadi ada unsur menjelekkan mantan siik mba'e!"
    semoga sang mantan cepet move on dan dapet jodoh yang terbaik.

    ReplyDelete
  11. Saya juga setuju sama Mbak Windi, kasian mantannya itu sudah ditinggalin eh sekarang malah kesannya dikambing hitamkan.
    Mungkin Selma playing victim karena banyak yang ngejudge dia cewek matre, penghianat dan sejenisnya.
    Doa yang terbaik saja wes buat semuanya, aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, setuju nih sama komen ini. Kalau diliat alasan yang mungkin sih begini. Selma ngasih klarifikasi & playing victim itu ya mungkin karena takut (atau udah sih) dijudge kayak gitu (matre & pengkhianat). Aku juga mau nulis ini tapi belom selese2, keburu basi lagi ������

      Delete
  12. G masalah pas baca ceritanya dari awal,mulai dari di hipwee sampe di ig Salma.tapi agak kecewa pas baca postingan tanya jawab diatas, emmm...jadi kasihan sama mantan.

    ReplyDelete
  13. Hahahaha... itulah kenapa ada semboyan "Hidup tak seindah drama korea mbak"

    ReplyDelete
  14. Witing tresno jalaran soko kulino, Mbak. Setahuku gitu.Kalo jarane itu kudanya. Hehee... Jaran di Jawa artinya kuda.

    Saya sbg single LDR hanya bisa berharap ditemukan kepastian. Iya sih kalo cowoknya paket komplit trus ditekan dengan kapan nikah, yaaa ambil aja emas di depan. Semoga emasnya tetep jadi emas di tanganku.

    ReplyDelete
  15. Dan di ig ada hastag #teamSenna untuk kasih dukungan ke mas Senna :D
    Saya pro terhadap keputusan mbak Selma. Tapi iya sih baiknya diam aja ya ga perlu koar2 kasian sang mantan :-)

    ReplyDelete
  16. Baru tau dari tulisannya Kak Windi loh kalo nama mas mantan itu Senna haha. Namanya ternyata agak mirip yaak. Selma Senna tapi kemudian ditikung Haqi. Aduhh suka banget sama tulisan ini, bikin adem. Emang itu sih yang jadi penyebab pro kontra. Bukan karena mbaknya milih cowok yg lebih ato apalah. Manusiawi banget. Ketika kemudian dijadikan drama macam begini, ini nih yang bikin pedih :D

    ReplyDelete
  17. Ga ngerti lagi tapi emang setuju sama Mbak Windi. Awalnya kupikir iya nih Selma inspiring, tapi menyakiti hati mantan menurut saya bukan sebuah bentuk 'inspiring' hehe. Jadi kasian sama mantannya yah Mbak, mudah mudahan mah Senna will find his true love lah

    ReplyDelete
  18. Siapa tau mantannya emang salah. Gimana kalau dibalik, mantannya udah ditunggu tunggu eh malah nikah sama orang lain juga. Soal mengapa dia harus mengumbar itu di IG, mungkin karena mau berbagi inspirasi aja buat yang sesama nasib. Nasib digantung, maksudnya. Apalagi umur 25 itu bagi sebagian wanita sudah masuk usia warning. Kalau gak nikah juga nanti dibilang perawan tua. Atau bisa juga si Selma update di IG ini utk menjelaskan ke orang2 yg selama ini kenal dia & tau dia pacaran sama siapa tapi kok nikahnya sama siapa. Kita aja yg gak kenal tapi sok tau xixi... Aku tim Selma lah pokoknya. Nggak suka sama cowok yg cuma bisa kasih janji pacaran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xixixi masa lg pendidikan dibilang menggantung. Pendidikan kan udah tahu berapa lamanya. Kalau memang ga mau digantung,ya putus dr kemarin2, cari yg lbh pasti.

      Bukan skrg pas dpt yg lebih, trus seolah2 si mantan yg salah.

      Just say, yes i choose haqy,cause dia yg terbaik. Selesai

      Delete
    2. yah mbak selma itu umur 23 tahun, berarti kalo pacaran dari sma wajar lah lama.. lagipula senna lagi pendidikan.. mosok dibilang ga jelas..kalopun dia mau nikah duluan kena mutusin mau LDR ..kenapa ga dari dulu2.. mungkin karena sekarang baru dapet haqy.. yang jadi permasalahan adalah.. dia menjelek2an mantannya..

      Delete
  19. Gemes deh, banyak yang gagal paham sama tulisannya mbak Windi, haha.

    Aku juga mbatin, ini udah ninggalin, kenape malah die jadi kayak yang tersakiti. Duh, keluar deh julid eyke, :D

    ReplyDelete
  20. Hehehehe... debatin masalah yg ini pasti ngga akan pernah habis mba.. semoga waktu yang akan memberi solusi terbaik bagi keduanya.. baik yang berbahagia menjadi lebih bahagia.. dan yang kecewa akan di berikan kebahagian lebih sebagai ganti kekecewaan..

    ReplyDelete
  21. Hati aku jg ngilu mba kalo ingat Wonbin. Tuh orang gk pernah main drama lagi sejak aku putusin.

    Hahahahaha

    Ngayal!

    ReplyDelete
  22. Ahh semoga senna segera menemukqn solmet sesudah lulus taruna yaa aamiin

    ReplyDelete
  23. Dari awal aq baca kisah ini aq udah gimana gtu, tapi hidup2 dia ya urusan dia lah. Cuma udah ninggalin pun msh berkoar-koar pulak. Gk perlu ngejelasin panjang lebar. Apalagi penjelasannya kontradiktif bgt, yg katanya mau memulai dari nol lah. Klo sama Haqy mah gk dari nol kali. Sok ngartis aja dianya. Eh tapi cerita di ig nya udh dihapus semua, komen juga dihapus semua, kapok mungkin dia haha.

    ReplyDelete
  24. Klarifikasi nggak akan muncul kalo tanpa asap. Menurutku sih klarifikasi muncul karena ada yg menyalahkan Selma, menjudge dll. Ya itu sih opiniku aja sih,bisa bnran itu alasannya ato ada alasan lain kenapa Selma akhirnya memutuskan menjelaskan via sosmed. Kita kan nggak tahu aja jgn2 ada yg neror dia dll(tambah drama). Cm MMG responnya bisa jadi menunjukkan dia masih blm dewasa dlm menghadapi hal2 ky gitu.mestinya sblm memutuskan ya udh tahu konsekuensinya bakal dicap penghianat dll. Nah soal Senna ngasih kepastian ato GA, keimanannya bagaimana , dll ,org luar GA tahu, yg tahu cm mereka berdua sm Allah, hoho,kita kan cuma menduga2 aja. Analisa Mba Windi oke sih bnrnya, saya sepakat soal sebaiknya ga usah mengumbar kejelekkan mantan.

    ReplyDelete
  25. Aku setuju banget sama mbak Windi. Si mbak selma terlalu trying too hard to explain kenapa milih mas Haqy, jadi jatohnya gengges. Lagian itu kehidupan dia, mau milih siapa juga terserah dia. Kayaknya lagi tren ya mbak, orang nikah terus ngejelasin kenapa milih pasangannya? Hahaha lucu...

    ReplyDelete
  26. Mbak Windy, bisa aja deh. Sekarang kalau di balik si cewek yg ditinggal merid gimana ya? Sakit nggak yaaaaa, ngomongin pilihan karena cowok lain lebih mapan edebrei edebrei sih biasa, tapi setia menanti itu yg susah.

    ReplyDelete
  27. Ya kali sbg cewek milih yg pasti, sesuai kta mas Haqy hidup ini pilihan, soo kita liat aja mampukah selma dan haqy bertahan dngn pilihannya masing2??

    ReplyDelete
  28. Buat mamas-mamas yg lagi merintis di luar sana... Semangat ya mas!
    Nanti kalo udah settled barulah mikirin pasangan hidup (settled lho ya, bukan tajir :D)
    mba Windi aku share yaa.

    ReplyDelete
  29. Wkwkkwkwk setuju mbak, IMHO mungkin playing victim krn deep down tau mreka salah, secara klo sesuai keimanan, dalam Islam jelas2 nikung dilarang. Jadi kalo ada orang pacaran tujuan untuk menikah,taaruf, apalagi sudah tunangan maka sampai cewenya nolak/putus setau saya laki2 lain tidak boleh melamar cewe ini lho... So ya aneh aja sih kalo pake alasan keimanan, malah bikin malu orang Islam seolah2 dalam Islam boleh ngerebut calon istri orang....

    ReplyDelete
  30. Malah Mba windi yang inspiring tulisannya, xixixi. Enak dibaca dan logis. Kalu dibuat Drakor sih kayaknya bakal seru, abeezzz..
    Tapi kalo dibuat sinetron di Indonesia, gak deh mending jadiin FTV. Sinetron mah mening liat Dunia Terbalik ama Preman Pensiun, bisa ketawa and kaga bosen, hehehe..

    ReplyDelete
  31. Aku setuju sama Mbak Windi dari awal sampe titik terakhir. :D

    mau kutulis mana yg paling ngena, ini ngena semua tulisannya.

    ReplyDelete
  32. Tulisannya bagus mba :) makasih shaaringnya :)

    ReplyDelete
  33. Setuju mba, Drakor lebih seru xixixi.setuju juga kalau jodoh di tangan Tuhan. Tapi ya setuju juga harusnya mba S ngga perlu bikin klarifikasi dengan kata-kata yang kayak begitu. Cian mas mantannya.

    ReplyDelete
  34. Menarik bacaannya mbak, ada 6K pada diri Haqy, kalo utk Kesolehan saya pikir mbak blm bisa menilainya seperti itu krn kt tdk tau hati dan kepribadiannya, sedangkan 5K yg lain sdh jelas nampak. Walaupun seseorang memiliki 5K tsbt, sy pikir tanpa K yg satu ini bakal sia2. K yg satu ini udah mbak sisipkan, well yups KESETIAAN. Semua itu bakal lengkap kalo dibungkus KESETIAAN, yg mbak sebutin tadi cuma bumbu, kalo semua wanita menerima seorang pria dng kriteria 6K dng alasan "realistis" tanpa adanya KESETIAAN?? ehmm silahkan mbak nilai sdr.

    ReplyDelete
  35. bener sih poin terakhir.. semua ga ada yang salah, dan semua udah ditakdirkan seperti ini..

    mungkin saatnya yang single banyakin doa biar nemu yang kayak Mas Haqi yang suami-able banget :3 *mupeng ahaha

    ReplyDelete
  36. saya masih ldr. beda negara pula. jarak 11.000 km ++. udah 7 tahun ldr dari 10 tahun hubungan. dan insya allah kita masih komit. toh kita ldr ini juga buat menyongsong masa depan yang lebih baik (sama sama kuliah). iya jodoh di tangan tuhan, tapi kewajiban kita buat ngejaga komitmen dan memperjuangkannya sekuat tenaga. ortu saya dulu backstreet 7 tahun sebelum menikah karena selama 7 tahun hubungannya nggak direstui, sampai nyokap udah dijodohin ama orang lain dan bokap hampir nyerah. tapi nyokap keukeuh dan ngeyakinin bokap buat bertahan. so, I think you must fight for your jodoh karena ini bukan cerita plinces ala ala Cinderella

    ReplyDelete
  37. Biasanya yg nulis dan komen spt ini emak2 hehehe....si Eneng mah apa baru jg memutuskan n menjalani perkawinan pengen menginspirasi....hehehe,kyknya dia perlu bicara dulu ama emak2 atau nenek sebelum nyetatus n posting caption di IG

    ReplyDelete
  38. kalau diliat sih orang yang melakukan klarifikasi seperti itu melakukan pembenaran..ini pembenaran karena dia memilih orang lain dan bukan paarnya..dengan membuat alasan" ini itu..
    gampangnya kayak orang pacaran trus ada cowok lain deketin trus biasanya si cewek curhat ke temennya bawa" kalau pacarnya tu kurang ini kurang itu dibanding si cowok yg lagi pdkt..
    mas mantan kayaknya juga bersedih gak lama, secara doi cowok apalagi berseragam walaupun masih pendidikan..sante mas besok kalau seragammu sudah warna warni cewek ya bakal dateng sendiri..kebanyakan sih malah cewek" cantik

    ReplyDelete
  39. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  40. Keapus.... maap...

    Maksud saya, this is very well said. I couldn't agree more.


    ReplyDelete
  41. Hmm bener juga yah.
    Bahwa sebenarnya untuk menunjukkan bahwa pilihan kita benar tak perlulah sampai melukai harga diri orang lain.

    bener banget inii bener banget mak windii..

    Apalagi tanpa sadar ukhti ukhti ini digiring buat nikah muda. Wkakaa.

    Yaampun itu caption rekan senna menohok banget yah wkwk pake hashtag #teamsenna segalaa

    ReplyDelete
  42. haloo mba windi, nama kita sama nih hehhee...

    mampir sini gegara ada yg naro link tulisan mba di detikforum gosip, haha..
    lagi seru bgt bacain kisah ini,,,, dan telat baru tau skrg, hahaha

    btw emg korea mah indehoy bgt atuhhh, jangan samakan dengan sinetron di tv burung terbang, xixixxii

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Tinggalin jejak dong biar saling kenal :)

Custom Post Signature