Ping Me

Thursday, March 21, 2013
Malam itu suami menjemput saya di stasiun kereta seperti biasa. Sambil mengobrol santai, suami melajukan mobil perlahan. Suami saya memang orang yang ngga suka mengendarai mobil ugal-ugalan. Bahkan selalu di kecepatan 40 km/jam. Kata dia, mengendarai mobil dengan santai itu lebih menyenangkan. Terkadang saya gemes juga, saat saya pengen buru-buru tetep saja beliau ngga mau ngebut, bahaya katanya.

Sampai di perempatan Setiabudi, kita masih asyik ngobrol, ngomongin ngapain aja dia seminggu ini selama saya tinggal, sampe ngomongin lomba-lomba nulis yang saya ikutin. Suami emang suka banget nanya-nanya saya ikut apa, tapi ngga pernah baca tulisan saya. Sukanya diceritain, jadi biasanya sepanjang jalan saya bakal cerita isi tulisan saya, bla bla bla.

Work Without Passion is Poison

Wednesday, March 20, 2013
Tips Membagi Waktu Untuk Ibu Bekerja

tips membagi waktu untuk ibu bekerja


Pagi ini dapat mention dari mba leyla hana di FB tentang keheranannya dengan didriku dan para wanita pekerja lain yang siang ngantor, malam masih sempet nulis dan ngekuis, pagi udah bangun lagi buat kerja. " Pakai doping apa ya?"

Lucu aja bacanya. Kadang-kadang saya juga heran sih dengan kekuatan fisik ya, ( eeeaaaa ) yang bisa tahan sampai malam-malam buat nulis ( catet buat nulis) bukan buat yang lain. Bahkan pernah sangkin getolnya mau ikutan lomba dan lagi in Good mood saya pernah menyeret suami ke Dunkin DOnuts dekat rumah malam-malam. Kenapa harus ke Dunkin?, karena disana wifinya kenceng banget, kalau di rumah suka ilang timbul. Dan saya adalah type orang yang ngga afdol rasanya kalo nulis ngga tersambung sama internet. Kecuali nulis cerpen, masih bisa tapi kan saya jarang banget nulis cerpen. Jadilah dari malem sampai pagi kita nongkrong di gerai donut tersebut. Untungnya saat itu ada siaran bola jadi suami ngga bete nungguin saya.

Musik Untuk Hidup Yang Lebih Baik

Tuesday, March 19, 2013

Semua ciptaan Yang Maha Kuasa di alam semesta begitu menakjubkan, begitu indah dan begitu istimewa. Namun dari kesemuanya, manusia adalah ciptaan yang paling mencengangkan. Dengan segala kerumitan dan kompleksitas di dalamnya.

Jika manusia adalah ciptaan terbaik Allah ( menurut saya ), maka musik adalah ciptaan terbaik manusia. Banyak hal luar biasa yang ditemukan manusia, mulai dari bahasa, seni, ilmu pengetahuan, sampai temuan tentang rekayasa genetic. It’s very amaze. Namun, tidak ada temuan yang begitu universal dan dapat diterima di seluruh pelosok bumi kecuali musik.

Kita tidak perlu menjadi ahli musik untuk bisa mengatakan sebuah lagu itu enak didengar. Kita juga tidak perlu harus masuk sekolah khusus musik untuk bisa sekedar berdendang dan menyiulkan irama-irama. Walau saya tak tahu apa arti lirik yang dinyanyikan Fathin Sidqia di X Factor, saya toh bisa mengatakan bahwa lagu yang dibawakan Fathin sangat memukau. Pun saya tidak terlalu ngeh saat Bryan Adams menyanyikan I’ll be right here for you, tapi saya bisa terhanyut sedemikian rupa saat mendengarnya. Atau saya akan begitu bersemangat saat Izzatul Islam mendedangkan “ Mujahid Muda” nya, dan bisa menangis tersedu-sedu saat mendengar lagu “Mother How are you today” .Ya itulah musik, kamu bisa merasakan apa yang ingin disampaikan tanpa harus tahu artinya. Bahasa universal

Musik adalah satu-satunya hal yang meskipun kita menyebutnya dengan berbagai jenis nama, namun tetap bisa dinikmati oleh siapapun. Mau jenis pop, jazz, country,rock, it’s just a music. Musik juga adalah suatu hal yang bisa memacu panca indra dan anggota tubuh bereaksi hanya dengan mendengarnya. Saat sebuah lagu didendangkan, mulut akan ikut bernyanyi, kepala akan bergoyang, kaki akan menghentak, badan akan mengikuti irama, dan pada akhirnya tangan akan bertepuk. Seperti itulah musik.

Satu hal yang penting adalah, musik dapat menghubungkan banyak orang dengan berbagai ras, suku, budaya dan agama. Musik juga bisa menggambarkan perasaan, membangkitkan kenangan, dan melukiskan suatu keadaan. Tak heran , lihat saja di infotainmet atau acara-acara televise. Saat di layar menggambarkan seseorang yang miskin, yang berjuang dengan hidup otomatis lagu yang paling tepat untuk menggambarkannya adalah “ You Rise Me up “. Atau saat menggambarkan keadaan orang disabilitas, orang tak berdaya, maka akan mengalun lagu D’massive


“ Tak ada manusia yang terlahir sempurna


Seakan hidup ini tak ada artinya lagi….


Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah “ #nyanyi


Contoh lagi, saat di layar kaca muncul berita peperangan, lagu Michael Jackson “ Heal The World” begitu pas menggambarkannya. Dan semua orang pasti akan setuju dan terhanyut di dalam melodinya tanpa harus mengerti kata-katanya. Musik memang universal.


Maka menurut saya, apapun itu, jika disampaikan dengan musik, akan lebih gampang diterima. Makanya lihat saja, saat kampanye, ARB membuat jingle khusus untuk dirinya. Tujuannya? Tentu saja agar mudah diingat. Jokowi contoh nyatanya, lagu One Direction yang digubah membuat ia menjadi populer dalam sekejab. Saat suatu ormas atau golongan masyarakat berorasi, demo, pasti tak ketinggalan akan dibawakan sebuah lagu yang gampang, mudah diingat dan bisa dinyanyikan semua orang. Tentu saja hal itu dilakukan untuk membakar semangat. Produk-produk tertentu, seperti ayam goreng si kakek itu, dengan jinglenya yang terkenal membuat kesan yang mendalam di alam bawah sadar kita. Sehingga mendengar kata ayam goreng, otomatis akan tergambar di benak kita ya ayam goreng itu. Atau contoh lagi, sebuah provider telekomunikasi yang menciptakan jingle dan tagline yang begitu mudah diingat.

Terkait dengan semua itu,salah satu komoditi yang paling menguasai hajat hidup orang banyak saat ini yaitu bahan bakar pun perlu sosialisasi dengan pendekatan musik ke masyarakat.Jika selama ini masyarakat telah dinina bobokan dengan subsidi dari pemerintah dalam bentuk bahan bakar berjenis premium, sudah saatnya Pertamina sebagai produsen utama BBM di negeri ini mulai memprenetasikan kampanye penggunaan Pertamax untuk konsumsi kendaraan masyarakat sehari-hari.


Kalau hanya sekedar himbauan, kampanye, iklan layanan masyarakat, tampaknya belum terlalu mengena. Diperlukan program khusus yang menyelusup ke alam bawah sadar. Sehingga tanpa dipaksa pun, para pengguna kendaraan bermotor akan selalu berfikir. “ Ingat Isi BBM, Ingat Pertamax”.



Caranya?

Pertama, dengan menciptakan lagu atau jingle yang asik, yang gampang diingat, yang bisa menggambarkan keinginan untuk membeli Pertamax. Sama dengan produk-produk lain yang begitu kuat image. Seperti kalau menyebut pasta gigi, otomatis orang akan menyebut merk X, menyebut air mineral, tanpa berfikir orang akan otomatis mencetuskan merk Y.


Saya bukan pencipta musik, jadi saya tidak akan merekomendasikan lagu tertentu. Karena sebaiknya adalah lagu baru, jingle baru yang bisa diperdengarkan di setiap SPBU. Diiklankan di radio, di televisi sehingga semakin sering didengar akan terbentuk pola di pikiran yang mendengar, bahwa bahan bakar ya Pertamax, bukan yang lain. Dan sebagai penariknya, lagu atau jingle tersebut dinyanyikan oleh grup musik terkenal, yang memiliki image positif dan disukai masyarakat. Hmm saya terfikirnya The Rock atau Nidji.


Kemudian, setelah jingle Pertamax dilaunching, adakan lomba untuk anak muda dengan Tema " Pertamax, untuk hidup lebih baik". Hal ini turut mengasah kreativitas anak bangsa, agar lebih banyak lagi kegiatan positif, dibanding harus ugal-ugalan di jalan, mending kan ikut lomba Pertamax, bisa dapet hadiah lagi.


Ketiga, lagu-lagu para pemenang lomba jingle tadi dijadikan CD kompilasi. Bisa dijadikan promosi, dengan minimal pembelian Pertamax berapa liter gitu, dikumpulin struknya, bisa dapat CD kompilasi tersebut.

Keempat, di setiap SPBU ,Jingle-jingle tadi harus diperdengarkan, sehingga melekat di ingatan konsumen.


Dengan begitu, musik tidak hanya berperan dalam hal-hal romantic, mellow, dramatis atau hingar bingar panggung hiburan. Tapi juga bisa digunakan untuk menciptakan hidup yang lebih baik. Karena dengan perantara musik sehingga orang tergerak menggunakan pertamax sebagai bahan bakar kendaraannya, begitu banyak hal yang tadinya buruk bisa diubah menjadi hal yang positif. Seperti lebih ramah lingkungan, lebih friendly untuk kendaraan, dan tentu saja turut meringankan APBN sehingga membantu pemerintah menghemat anggarannya dan bisa dipergunakan untuk hal lain yang lebih bemanfaat.


Kelima, bekerjasama dengan leasing atau dealer-dealer kendaraan bermotor untuk membundling penjualan kendaraan dengan voucher Pertamax sejumlah tertentu. Jika dari awal mesin kendaraan sudah memakai Pertamax dan pemilik kendaraan juga bisa merasakan keunggulan Pertamax, seterusnya akan lebih mudah untuk mengajak konsumen memakai Pertamax. Apalagi dengan keunggulan Pertamax yang


Oiya saya jadi inget dengan Kaskus. Tahu kan yah? itu sebuah website gaul, berisi berita-berita, jual beli, info-info sampai humor-humor segar. Nah disitu kalau kita bisa komen pertama kali otomatis kita bakal dapet predikat " PERTAMAX". Entah darimana asal muasalnya, tapi sebenarnya image di masyarakat itu, Pertamax itu adalah sesuatu yang eksklusif, yang susah dijangkau. Coba deh kalau ngga percaya, betapa susahnya kita menjadi komentator pertama disana dalam setiap postingan, makanya predikat Pertamax itu menjadi hal yang mahal. Nah image seperti itu tuh yang harus dihilangkan.


Dengan musik, sesuatu yang universal, yang dikenal orang, yang begitu mudah merasuki kita, kebiasaan menggunakan Pertamax akan tertular dengan sendirinya. Seperti irama yang menghentak dengan teratur, seperti itulah gerakan piston mesin kendaraan yang menggunakan Pertamax, teratur . Seperti semangat kita yang terbakar saat mendengarkan Akhmad Albar mendendangkan lagu "merah darahku putih tulangku" ( Ketauan saya umur berapa ), layaknya Pertamax sebagai pembakar pada mesin, penuh semangat dan memberi energy lebih dengan angka oktan yang lebih tinggi dari BBM biasa. Musik yang berkualitas membuat jiwa kita terisi, menghadirkan kreativitas dan merangsang otak untuk terus beraktivitas, sehingga ngga lumutan. Sama dengan Pertamax, yang menjaga mesin kendaraan tetap awet dan menjaga lingkungan lebih nyaman.


Sembari Pertamax bekerja untuk kendaraan, sambil menyetir kita bisa menyetel musik-musik yang menenangkan. Dengan mendengarkan musik, laju kendaraan juga akan teratur karena otomatis kita akan mengikuti iramanya. Memang musik bisa merasuki alam bawah sadar kita sesuai jenis musiknya. Perhatikan, kalau di toko-toko buku, di swalayan, pasti akan diputar lagu slow yang meloow, sehingga tanpa sadar kita akan berjalan perlahan, lambat, dan ujung-ujungnya bakal lama berada di toko tersebut yang kemungkinan juga bakal lebih banyak barang yang kita beli. Makanya ngga heran kalau udah ke mall ngga berasa tiba-tiba udah berjam-jam disana padahal perasaan baru sebentar.


Nah, itu juga bisa diterapkan saat berkendara. Dengan mendengarkan musik yang tenang, kita akan terhindar dari ngebut, yang pastinya berdampak tidak baik pada mesin. Kita juga akan santai, mengerem juga tidak mendadak sehingga bisa menghemat bahan bakar yang digunakan, karena pengereman mendadak dan kecepatan kendaraan yang tidak stabil merupakan salah satu penyebab boros bahan bakar. Apalagi ditambah pakai Pertamax yang angka oktannya tinggi, ya udah jelaslah keuntungannya berlipat-lipat. Hemat dan turut mengurangi polusi lingkungan tentunya.


Jadi, musik dan Pertamax itu bisa bersinergi secara kompak lho. Musik untuk hidup yang lebih baik. @PertamaxInd untuk hidup yang lebih berkualitas




Ini Ideku, #apaidemu??













Gambar : Dr Google, dimodif oleh windi ^_^

Pengaruh Ibu bergadang terhadap Bayi :)

Monday, March 18, 2013
Ternyata menurut buku Hypnobirthing (eh bener ngga yah nulisnya), pola tidur bayi ntu ntar ngikutin pola tidur emaknya. Waduh, gara-gara dikasi tau gitu sama adek saya yang baru mulai tekdung, saya jadi ngerasa bersalah ni sama my baby. Belakangan sejak hamil, entah kenapa, saya hobi banget bergadang. Ngga tiap hari sih, tapi minimal dalam satu minggu pasti ada 2 hari saya bergadang, tidur diatas jam 12 malem. 

Kenapa?

Soalnya diatas jam 10 malem tuh tiba-tiba otak saya langsung caiiiiir meleleh, dan ide-ide buat nulis berhamburan. Sayang kan kalo ngga dimanfaatin. Jadi, saat udah hampir merem melek di tempat tidur, tiba tiba TIING, AHA. Buru-buru saya bangkit lagi, ngidupin lepi trus mulai nulis. Dan ujung-ujungnya, nyambi ngeblog, saya buka FB, udah gitu buka youtube, udah gitu buka twitter, trus BW ke blog sahabat, and pas liat jam ow, udah jam satu aja.

Nah saya takutnya ntar pas lahiran, anak saya juga suka bergadang nih. Haduduh , apa yang harus saya lakukan. Tapi, suami saya itu kalau lagi nelfon, trus nanya " lagi ngapain dek". "lagi nulis" jawab saya. Langsung deh, dia mau nutup telepon. " Ya udah nulis dulu gih, biar banyak yang dihasilkan. xhxnsnshyam, dasar suami yang suka mengeksploitasi istri :)

Anyho, kasih resep dong gimana yah biar bisa nulis ngga malem-malem. Kalo subuh , saya lebih milih tidur drpada nulis. 

Terpesona

Saya bukan orang yang gampang memuji sesuatu, menyukai sesuatu atau lebih ekstrim lagi terpesona akan sesuatu. Maka jika ada hal yang memang bisa membuat saya berdecak kagum, tak henti-hentinya saya akan mengaguminya. Seperti beberapa foto dbawah ini yang membuat saya terpesona dan terdiam sejenak saat melihatnya. Terkadang dari hal-hal sederhana bisa mengirim berjuta pesan yang sampai ke dalam hati.

Lets check it out

My simPATI My Style

Sunday, March 17, 2013

Saat dipindah tugas oleh perusahaan ke sebuah kota Kabupaten di Sumatera Utara,saya sempat khawatir bakal terisolir dari dunia luar. Maksudnya,dunia maya yang selama ini menemani saya, baik FB,twitter, terutama kegiatan ngeblog yang sudah mendarah daging. Kalau di Jakarta, selama ini saya pakai simPATI sebagai provider untuk hape saya. Dan karena keperluan pekerjaan dan pertimbangan kemudahan,fasilitas, serta fitur-fitur yang saya butuhkan dalam sebuah handphone maka saya memakai Blackberry. Kenapa?. Bukan mau gaya-gayaan tapi memang smartphone yang satu ini sangat mendukung pekerjaan saya yang mobile. Sebagai seorang bankir yang memiliki job sebagai account officer praktis waktu saya hampir 85% berada di luar kantor. Saya butuh gadget yang bisa mendukung kegiatan mobile saya, kayak nerima email, kirim email, chatting dengan bos,berkirim foto dengan nasabah (agunan ), sampai tetap menjaga silaturahmi dengan teman di berbagi penjuru Indonesia dan tentu saja nasabah saya yang selalu mau dilayani setiap saat.

Yamaha Xeon RC, Motor Impianku

Saturday, March 16, 2013

Tadi sore di kantor iseng saya mengadakan survey kecil-kecilan kepada  rekan kerja yang kesemuanya pria berusia 23-30 tahun. Mereka adalah pengguna berbagai merk motor. Pertanyaan yang saya ajukan adalah, “ Kalau kalian ingin membeli motor, apa yang menjadi pertimbangan utama?”

Dan ternyata jawaban mereka hampir semua sama, berdasarkan urutan seperti ini:
  • Merk
  • Keiritan Bahan bakar
  • Model 
  • Mesin
  • Harga

Toko Online Pertamaku

Friday, March 15, 2013

Sebenernya udah dari beberapa bulan yang lalu saya pengen banget buka usaha apaa gitu. Jaga-jaga kalau suatu saat keadaan memaksa saya harus resign dari kantor, jadi sudah punya usaha sampingan. Mengingat sempitnya waktu luang yang saya miliki, sempat berunding dengan sohib saya untuk buka OL Shop. Maunya sih jualan yang gampang , ngga ribet, barang yang ngga pasaran dan laku dijual sepanjang masa. Karena teman join saya itu adanya di Jakarta sedangkan saya di Medan, kayaknya OL Shop memang pilihan paling masuk akal. Karena bisa dioperasikan bersama walaupun jarak kami berjauhan. Hanya saja, saya dan sohib saya itu agak gaptek dalam hal dunia per-website-an. Padahal pengennya kita punya butik online yang keren, eye catching dan gampang dicari oleh para calon pelanggan. Akhirnya keinginan itu padam juga di tengah kesibukan yang menggunung. 

Oh My God

Thursday, March 14, 2013
Barusan dapat telepon dari telkomsel, udah geer aja, kirain menang apaan gitu. Lah padahal ngga ngerasa ikut lomba apapun yang berhubungan sama operator ini. Ada apakah gerangan??

Ternyata oh ternyata, mereka memberitahukan bahwa pemakaian pulsa saya di bulan Februari kemarin berkisar 1 juta lebih. O My God. Pantesan aja, perasaan rekening gaji kok cepet banget amblesnya. Dan untuk bulan ini sampai hari ini sudah mencapai 300 ribu rupiah # tepok jidat. Heloooo, gw ngapain aja selama ini, sampai kebabalasan gitu. Padahl tiap hari ngaktifin TM On loh, terus kalo malem, yang nelfon juga suami. Ni gara-gara modem saya rusak, jadi internetan pake hape yang dijadiin modem, oalaaaah

Duuh, kenapa juga ya si operator pake ngasi-ngasi tau segala. Padahal kalau ngga tau saya tenang-tenang aja. Tapi gara-gara udah dikasi tau gitu jadi pengen jedutin kepala ke tembok. Huhuhu uang segitu kan bisa beli baju hamil, beli coklat segerobak, sama beli buku sebakul.

Dan ujung-ujungnya saya ditawarkan agar memakai Halo saja. Karena katanya lebih hemat, apalagi saya ditawarin paket Halo sebesar 80 ribu sebulan. Dapet bonus 80 menit bicara ke sesama telkomsel ditambah 20 menit bicara ke lain operator. Plus bonus 80 sms ke sesama telkomsel. Tanpa pikir panjang, saya iyakan aja. Mudah-mudahan bulan ini bisa mengurangi pengeluaran untuk pulsa.

Ini ceritaku, mana ceritamu.

#bukan untuk lomba :)

Gara-Gara Valentine

Tuesday, March 5, 2013
Sudah lah yaaaa, maklumin saja sifat Pride dalam diri saya.

Sore ini saya ketawa ngikik-ngikik di kantor. Pasalnya, barusan buka FB, ada pengumuman lomba yang mencantumkan nama saya sebagai pemenangnya. Yang bikin saya geli bin lucu, ini adalah lomba ketiga yang saya ikuti di bulan Februari tentang Valentine dan menang lagi. Padahal , dari semua tulisan itu, tak satupun yang mengatakan saya mendukung valentine. Semuanya, saya tulis bahwa valentine itu ngga harus tanggal 14 Feb.

Read More

Walau sudah ngeblog lama di blogspot ini, ternyata saya gaptek banget sama fitur-fitur yang ada. Sampai ada beberapa blogger yang mampir di blog ini ngasih saran ini itu. Contohnya, katanya postingan saya tampilannya kepanjangan, mending dikasi read more gitu. Dulu sih udah pernah pasang apaaa gitu biar muncul readmore, tapi lama-kelamaan saya lupa caranya, soalnya ada yang dicopy gitu, alias readmore manual.

Syukurlah kemarin diingetin lagi sama temen. Dan kali ini saya baru tahu ternyata di blogspot ada fitur untuk membuat readmore otomatis. Itu tuh jump break yang ada di menu entry-an. Wkwkwk kemana aja saya selama ini. 


Jadi, dimana kita mau potong tulisan, disitu kita klik ikon insert jump break. Jadi ntar tampilan di beranda kita, cuma sebagian ajah. Pasti para blogger udah tahu lah. ni biar postingannya lengkap ajah.


Nah jadinya tampilan blog lebih ringan, dan lebih simpel. Pengunjung blog juga langsung bisa lihat postingan yang lain dalam satu halaman.

Buat blogger senior, tambahin dong tips nya. Buat yg baru bikin blog, bisa dicoba nih, semoga membantu.

Gifts From Blogging

Monday, March 4, 2013
Sudah masuk Maret nih, udah 3 hari malah. Dan selama 2 bulan ini, alhamdulillah rezeki masih ngaliiiir terus. Beberapa lomba yang saya ikuti, meraup untung. Dan hadiahnya sudah tiba dengan selamat di kediaman saya. Herannya yah, ngga satu pun hadiah-hadiah tersebut datang saat saya ada di rumah. Jadi selalu suami yang nerima, beuugh berasa dia aja yang dapat hadiah.

TV LCD 32 In dari Sharp. Ini saya dapat sebagai hadiah pertama lomba blog competition AC Plasmacluster ion yang diadain oleh Sharp. Tulisan saya judulnya "Sharp Plasmacluster Ion Pahlawanku ". Lumayan banget, soalnya TV yang ada di rumah gambarnya udah burem-burem ngga jelas gitu.

Potret Papa dan Anak Laki-Lakinya

Saturday, March 2, 2013
Awalnya mau nyeritain hubungan suami saya dengan anak kecil. E tapi setelah saya kulik-kulik fotonya entah dimana. 

Kalau ngomongin anak-anak saya pasti langsung teringat sama ponakan saya yang bernama Fadlan. Anak laki-laki dari adik perempuan saya. Fadlan tuh montok banget. Hobinya makan. Kalau udah liat dia makan, pengen ketawa terus soalnya mulutnya bakal monyong-monyong. Kalau ngga dikasi apa yang dia mau pasti ngambek.

Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim

Setelah hampir 8 tahun tinggal di Sumatera, baru nyadar ternyata suami saya belum pernah sekalipun ke Berastagi. Daerah Puncaknya Sumatera Utara yang terkenal dengan Bukit Gundalingnya. Kalau di Jawa ya mirip-mirip Kaliurang atau Tawangmangu. Daerah bukit dengan udara yang sejuk. Rasanya kok Mesake banget si mas belum pernah ke daerah wisata kebanggaan orang Medan ini. Jadi, setahun yang lalu, saat ponakan saya Fadlan berulangtahun kami pun berbondong-bondong sekeluarga besar merayakannya di Berastagi. Kami menyewa sebuah villa yang  besar untuk menampung 4 keluarga.

Saya sendiri, terakhir ke Berastagi sudah beberapa tahun yang lalu. Soalnya kalau liburan mau kesana, sudah bisa dipastikan macetnya poll, persis keadaan lalu lintas kalau mau ke puncak saat libur panjang. Karena sudah lama ya memory saya masih merekam kondisi Berastagi beberapa tahun yang lalu.

Nasehat-Nasehat Dalam Hidupku

Friday, March 1, 2013
Walaupun saya ngga percaya dengan yang namanya horoskop, tapi berdasarkan pengamatan dan penelitian selama bertahun-tahun, saya melihat banyak persamaan-persamaan sifat pada orang-orang yang dinaungi oleh zodiak yang sama. Kebetulan atau tidak, teman-teman saya banyak yang ternyata satu zodiak dengan saya, dari mulai saat SMP, saat saya mulai heboh ngintip ramalan bintang di majalah Gadis, sampai SMA dan kuliah. Tapi waktu kuliah saya sudah tidak mempercayainya, karena langganan saya kuliah itu majalah Annida, yang ngga ada ramalan bintangnya.

Cuma Ada di Medan


Kalau kemarin saya pernah cerita tentang sinamot dan printilan pernikahan ala Medan, sekarang saya pengen cerita tentang kebiasaan yang pasti ada di setiap pesta pernikahan di tanahnya orang Batak ini.

Yup, pasti sudah pada mahfum kalau orang Batak itu hobinya bernyanyi, dan ngga usah disangsikan lagi kemerduan suaranya. Hobi bernyanyi itu, akan menemui jodohnya si acara-acara pernikahan.

Di kampung saya dulu, setiap malam minggu ga pernah absen acara kawinan yang pastinya nanggep keyboard. Itu tuh hiburan di pesta dengan alat musik keyboard yang bisa dipastikan penyanyi asli bawaan si tukang keyboard ga sempet nyanyi, karena diborong semua sama tamu undangan dan orang dapur.  Iya, jadi kalau ada yang pesta, satu persatu tamu akan diminta menyumbangkan lagu, mulai dari teman si pengantin wanita, pengantij pria, tetangga sampai orang yang masak-masak atau sering disebut dengan orang dapur.

Custom Post Signature