Tentang Kompetisi Best Innovator BRI

Friday, November 17, 2017
Disclaimer : Postingan ini penuh dengan cerita muji-muji diri sendiri. Agak lebay dan sedikit norak. kalau kira-kira ngga suka model cerita seperti itu, plis close daripada nyesel, beneran.





Nyambung postingan sebelumnya nih , baca dulu yah : Air Laut (Biasanya) Asin Sendiri.

Di postingan kemarin saya cerita tentang penjurian lomba Brinovasi yang saya ikuti. Tapi karena kemarin saya merasa inferior parah jadinya isi postingannya hopeless banget, ngga bersemangat, bahkan ga pake ilustrasi dan foto apapun, sanking lagi downnya.

Nah karena sekarang saya udah ngga merasa inferior, jadi nyeritainnya bisa agak tenang nih, sekarang saya mau nyeritain tentang Kompetisi The Best Innovator BRI dari awal sampe akhir, hahahah biar ngga lupa.

Awalnya

Jadi sekitaran bulan Agustus kemarin, saat saya buka e-office kantor saya melihat ada pengumuman lomba gitu. Wah saya yang banci lomba langsung naik nih radarnya, tapi cuma sekedar " Eh ada lomba" udah gitu doang, bahkan suratnya ngga saya buka, karena lagi banyak kerjaan yang lain.

Trus saat saya sedang ngobrol via WA dengan sohib saya Deby, kepikiran lagi soal lomba itu, dan nanya-nanya ke doi. Eh ternyata dia malah udah ikutan, hahahah langsunglah saya semangat. Sama Deby malah dikomporin " Ayo gan, agan harus ikut, agan pasti punya ide "

Lomba The Best Innovator BRI itu maksudnya  kompetisi mencari ide-ide inovasi yang bisa diterapkan di BRI, skalanya untuk internal doang, khusus pekerja BRI. Ini acara rutin tahunan sih, tapi formatnya beda-beda tiap tahun. Beberapa waktu lalu lombanya bukan berupa ide bebas gini, tapi ditentukan segmen bisnisnya, kemudian kita kasih ide yang bisa dikembangkan. Saya ikutan, dan menjadi salah satu pemenangnya.

Nah tahun ini lebih menarik karena tema ngga dibatasi, jadi lebih bisa bebas gitu ngasih idenya, ah saya mah seneng banget kalo dikasih kesempatan beginian, xixixi.

Tapi pas lihat deadline, lho kok deadline tinggal 2 hari lagi, waaa waaaa panik mode on. Brb bikin konsep, didiemin semalaman, eh besoknya ngerasa konsepnya basi. Mikir lagi, sambil tiduran, tiba-tiba kayak dapet wangsit dan brb WA Deby lagi.

" Agaaan, ane punya ide nih, lalalalala jelasinlah dari A sampai Z, berapi-api" Via Wa jam 12 malam, ngoceh sendiri, padahal udah tau sohib saya ini pasti udah tidur, oke ntap, dasar orang reaktif ngga bisa nunggu besok ya bu, hahahaha.

Ngga bisa nunggu besok banget ya bu?
Ngga bisaaaaa


Besok paginya, dibaca doi, nanya-nanya gimana-gimananya, dan disemangatin lagi, ayo kirim gan, hari ini juga harus kirim, karena deadline ntar malam.

Kebiasaan ya sis, ikut lomba mefet deadline.

Abis ngerecokin Deby, ane ngerecokin grup WA geng Cinta. Minta dikoreksi dan divalidasi, ini penting karena saya pengen tau sebagai orang awam non pekerja bank, mereka bisa merasa bermanfaat ngga idenya saya itu. Kan ngga lucu ya, udah semangat ngirim ternyata tiada guna, halah.

Sama Icha, Gesi dan Nahla, terutama Icha dikritisilah dari segala sisi, sampe akhirnya saya bisa ngeliat kelemahan-kelemahannya dan diperbaiki dulu.

Setelah yakin oke, langsung isi form pendaftaran, dan Send. Huuuft, selanjutnya lupakan, hahahah gitu kan yah katanya.

Karena skalanya nasional, alias seluruh unit kerja BRI, maka tahap penilainnya berjenjang, mulai dari seleksi cabang, wilayah, sampe finalis nasional.

Seleksi Cabang, saya keluar jadi juara 1, seneng dong yah, tapi masih biasa.

Seleksi Wilayah, menang lagi juara 1, mulai seneng nih, hahaha. Akhirnya terkumpul 1675 ide seluruh Indonesia.

Masuk Finalis

Sebulan kemudian, dapat surat dari Kantor Pusat, bahwa saya masuk jadi 21 finalis The Best Innovator, dan diundang untuk presentasi ke Kantor Pusat di Jakarta, aaak seneng banget. Seneng karena masuk jadi finalis berarti semakin dekat untuk jadi salah satu pemenang, dan seneng kedua, karena berarti bisa jalan-jalan dong ke Jakarta hahahah. Karena biasanya kan ke Jakarta beneran urusan dinas yang serius gitu, yang ada ujiannyalah, kalau kali ini kan acaranya walau serius tapi bisa dibawa santai.



Pas lihat agenda acaranya juga ngga padet-padet amat, jadi malah bawa anak sekalian.

Pengarahan Direksi

H-1 penjurian, ke-21 finalis yang berasal dari Sabang sampai Merauke dikumpulin dulu nih di Kantor Pusat, dikasih pengarahan materi seputar inovasi oleh Direksi. Wah seneng banget, karena biasanya direksi BRI tuh kalo ngasih wejangan suka keren-keren banget. Saya selalu yang terbakar semangat kalau mereka ngomong, yaiyalah ya kalau ngga gitu ngga mungkin dong yah mereka jadi direksi.

Nah, materi si bapak juga keren abislah. Intinya bahwa BRI tuh berharap bahwa yang namanya inovasi itu bukan hanya sekedar menjadi ajang lomba tahunan tapi harus menjadi DNA para insan BRI, karena dengan semakin cepatnya perubahan yang terjadi , selalu dibutuhkan ide-ide dan terobosan baru untuk mengikuti kebutuhan nasabah.

Oya FYI, memang di BRI sendiri budaya kerjanya udah diubah lho, sekarang ada point inovasinya. Jadi lomba best innovator ini bukan sekedar ceremonial tetapi diharapkan ya jadi budaya kerja bagi para pekerja BRI, laaaf.

Materinya keren banget, ntar saya tulis terpisah deh, karena kalian wajib tahu biar saya ngga sia-sia dapet wejangannya, hahaha.

Abis Pengarahan dari Bapak Indra Utoyo (Direktur DBT BRI)
Bersama 21 Finalis



Kunjungan ke BRI Inovation Center

Selesai pengarahan dari direksi, ngasi ucapan selamat ke para finalis, pemberitahuan jadwal penjurian yang akan dilakukan besok hari, kriteria penilaian lalalala, foto bersama, trus para finalis diajak mengunjungi Inovation Centernya BRI.

BRI Innovation Center ini letaknya persis di Kantor Pusat BRI. Bagi orang-orang Kantor Pusat tiap hari mah bisa ke sini ya, bagi saya yang notabene penempatan di Medan, dapat kesempatan gini ya hepi banget. Langsung pencilakan di dalam, penasaran gimana sih di dalamnya.

Ternyata emang keren banget ya. Jadi saat masuk, kita bakal disambut dengan layar gede dimana disitu akan diputar film pendek sejarah BRI mulai dari berdiri. Jadi ceritanya BRI itu dulu awalnya dari kas Mesjid di Purwokerto lho. Berawal dari gagasan Raden Bei Aria Wirjaatmadja untuk mengentaskan kesulitan masyarakat pribumi kala itu yang hidupnya njomplang banget dengan Belanda. Maka dimanfaatkanlah kas mesjid untuk dipinjamkan ke masyarakat secara bergilir. Abis dibayar dipinjam orang lagi, begitu seterusnya.  Lama-lama jadilah bank dengan nama De Poerwokertosche Hulp En Spaarbank en Inlandsche Hoofden. Atau Bank Bantuan dan Simpanan Purwokerto.

Videonya bikin terharu deh, karena bekground musiknya mendayu-dayu gitu.

Abis nonton, kita dibawa masuk dan ditunjukin semacam bank Hybird. Jadi ada meja gde, trus ada semacam kartu-kartu yang ada kategorinya (pinjaman, simpanan, teras, investasi, layanan prioritas, dll) yang kalau kita letakkan di meja maka akan berpendar trus wups muncul deh tulisan-tulisan yang bisa disentuh trus muncul info lainnya. (mirip kayak yang ada di Art Science Museum Singapore )

( Baca : Tiga  Hari Di Singapura )



Trus, ada bilik tempat kita mengemukakan ide-ide kita.

Jadi di bilik ini ada kameranya. Kita bisa merekam sendiri sambil ngomong apa saja ide yang mau kita sampaikan ke pihak manajemen. Ntar setiap bulan, Divisi Transformer banking akan menyelekasi ide-ide yang masuk dan dipilih ide terbaik yang akan mendapatkan hadiah. Selain itu ide-ide yang bisa diaplikasikan akan dibuat BRSnya untuk diusulkan ke Divisi terkait. Cool yah.

Lalu kami dibawa ke ruangan lain yang isinya layar lebar lagi. Berbeda dengan pas masuk tadi, dimana isi video adalah sejarah BRI, maka di sini videonya menunjukkan gimana ntar BRI masa depan. Wih canggih bangetlah, dimana bener-bener ntar segala transaksi itu tanpa batas banget, dan based on technology, digital, dan sangat modern. Aamiin semoga segera nyampe ke sana.

Nah, gitu deh kira-kira isi Brinnovation centernya BRI. Jadi memang budaya menciptakan inovasi itu bener-bener lagi ditumbuhkan ke para pekerjanya. Wow, bahagia deh melihatnya.

Foto Lagilah buat rame-ramean :)


Setelah acara kelar, saya balik ke hotel.

Penjurian

Besok paginya adalah jadwal penjurian. Ke 21 finalis dibagi menjadi 3 kelompok. Ada kelompok Incremental, Adjacent, dan Breaktrough.

Kategori Incremental itu untuk ide-ide yang merupakan re-engineering business process dari yang susah ada.



Adjacent itu untuk ide-ide yang merupakan existing produk tapi marketnya baru.

Sedangkan kategori breaktough untuk ide-ide yang new product, new market, dan disruptif.

Dan ternyata ide inovasi saya masuk kategori Breakthrough, hahaha, kusenang.

Coba lihat pengertiannya yuk kenapa masuk kategori Breaktrough


Inovasi disruptif (disruptive innovation) adalah inovasi yang membantu menciptakan pasar baru, mengganggu atau merusak pasar yang sudah ada, dan pada akhirnya menggantikan teknologi terdahulu tersebut. Inovasi disruptif mengembangkan suatu produk atau layanan dengan cara yang tak diduga pasar, umumnya dengan menciptakan jenis konsumen berbeda pada pasar yang baru dan menurunkan harga pada pasar yang lama.
Nah memang ide saya itu sesuatu yang baru sih, beberapa regulasi bahkan agak dilanggar, makanya saya deg-degan banget pas mau presentasi, takut dipatahin karena ada yang melanggar ketentuan yang selama ini sudah ada. Tapi, saya ngga bisa nyeritain apa idenya secara detail di blog, karena ya kan lahacia. Tapi yang pasti bukan sesuatu yang wow banget tapi saya rasa bakal membantu nasabah dalam bertransaksi.

Ok lanjut.

Penjuriannya dibagi 3 tim dengan masing-masing tim terdiri dari 4 juri. 3 orang dari internal BRI yaitu Kadiv, satu orang dari eksternal.

Salah satu Kepala Divisi yang nguji saya tuh Kadiv TSI, wow seru kan, karena blio pasti langsung bisa menilai soal implementasinya secara system. Dan yang dari pihak eksternal, seperti yang saya ceritain di post sebelumnya, dari Tokopedia cuy. Saya excited banget.

Ini CV Jurinya gan, Kece parah kan yah


Karena ya Tokopedia itu kan bergerak di ekonomi digital banget kan, jadi pas dengan ide saya yang inline sama 3 pilar ekonomi jaman now yaitu Digital economy, sharing economy, dan keuangan inklusif.

Pas penjurian tuh, saya yang semangat banget menjelaskan. 3 Kadiv yang dengerin juga banyak nanya ini itu. Nanyain kalau begini gimana, kalu begitu gimana. Ini ada risikonya nih, mitigasi kamu gimana, lalalala, seru deh.

Pas di bagian pemaparan sosialiasasi ke masyarakat, saya kan ngusulin ntar pake jasa influencer, ya blogger, selebgram, youtuber, sekalian saya sebutin nama-nama influencer yang bakal saya gandeng plus rate yang harus dikeluarin BRI, kenapa mereka, gimana mekanismenya, briefnya gimana lalalalala, ya fasehlah kan ane nyemplung disitu ya kaka, hahahahahaha.

Nah, si Ibu Kadiv langsung tertarik gitu, dan komen " Wah ini bisa jadi satu makalah sendiri nih soal influencer ini" xixixi.

Saya nyamber dong yah " Oh kalau ini usah pernah saya jadiin makalah bu dua tahun lalu, pas lomba call paper BRI, dan kebetulan jadi pemenang juga, dan saat ini udah diimplementasikan kok walau belum maksimal.

Kan kan, seru kan yah penjuriannya. Saya dong jadi tambah semangat.

Tapi ada satu juri yang dieeeem aja, ya si bapak Tokopedia. Doi sibuk ketak ketik di laptop macbooknya yang kece (orangnya juga kece), saya sampe membatin, " Ini ngga mau nanya atau gimana yah"

Saat akhirnya slide presentasi saya abis, barulah dia nanya.

Kalimat pertamanya " Hmmm, ide kamu ini beautiful banget lho kalo sampai diimplementasikan"

Yes , kata saya dalam hati



" Tapi ada yang ngga sinkron disini"

Deg-degan

" Coba kamu sampaikan ide ini dalam satu kalimat, intinya aja"

Wets saya diem sesaat, karena agak kaget. tapi ya udah lah ya saya jawab.

Trus dia lanjut " Ini bisa banget dilaksanakan tapi ngga match, ada beberapa hal yang nabrak antara ide dengan tujuan, antara tempat dan sasaran nasabahnya, lalalalalala"

Yang semuanya yang dia bilang itu bener banget, ngga kepikiran sama saya, dan sepertinya juga baru kepikiran sama juri lainnya.

Saya langsung pengen kempis dan menghilang. Ngerasa " Duh iya ya, kok gw bego sih, kok ngga mikirin itu sih, kok kelupaan sih, kok kok yang lain"

Tapi yah namanya lagi presentasi, tetep dong yah berargumen, ngasi penjelasan, ngasi solusi lalalala, tapi intinya ya dia bener dan gw salah.

Saya ngakui banget, makanya langsung sedih.



Trus juri yang lain melihat saya yang mukanya mungkin berubah gitu langsung kasih semangat

" Lho mba, kamu jangan patah semangat, namanya ide itu memang harus divalidasi terus, ada yang salah kita perbaiki, ada yang ngga pas kita cari yang pas gimana, lagian namanya ide ngga harus langsung diimplementasi lho, bisa dikembangkan dan nemu formula yang pas nantinya"

Huhuhu, iya deh paaak, saya laaf dengan kata-kata bapak, tapi saya jadi merasa butiran debu.

Akhirnya waktunya habis, dan saya pamit keluar. yang tadi pas awal masuk udah niat pengen foto bareng langsung ambyar, males banget.

Dan yah gitu, pulang dari situ, saya balik hotel, males-malesan, curhat sama Debi dan geng gong, menyesali kebodohan diri sendiri. Dihiburlah sama Deby " Gan, paling semua peserta digituin gan, namanya juga juri, biasa itu gan " . tapi tetep sedih, ya udahlah capcus pergi ke Bandung, mau jalan-jalan aja sama Tara biar ngga kepikiran lagi.

Lupakan lupakaaaan.


Pengumuman

Nah saya beneran udah ngelupainnya kan. Karena tiap keinget saya langsung sedih, hahahaha, saya agak lebay karena saya bener-bener pengen ide saya diimplementasikan, makanya sedih.

Udahlah, mulai nyusun rencana Trip bareng sohib saya Gesi dan Icha. Itu cuma jarak seminggu banget soalnya. Pulang ke rumah, besoknya balik kantor, nyelesain kerjaan yang ditinggal 3 hari, trus nyiapin koper untuk holidey yeaaay.

Eh malam sebelum pergi holidey, tiba-tiba dapet pengumuman di grup Innovator, kalau saya masuk jadi 10 besar, wohooooooo. Kusenang banget.



Senang karena udah ngga berharap sama sekali lagi. Udah nganggap ide saya kemarin sampah bangetlah. Makanya langsung norak bikin status hahahaha. ga apa ya, saya kan gitu, ada apa-apa nyetatus xixixi.

Urutan pemenang belum tau sih, baru dikasih tau 10 besar secara acak, ntar pengumuman resminya pas ultah BRI Desember nanti.

Kalian tau kenapa saya hepi berat?

KARENA HADIAHNYA KECE PARAH

Saya berdoa aja semoga panitia ngga berubah pikiran soal hadiahnya hahahaha.

BRI ngga main2 ngasih hadiah hahahah


So, begitulah, saya lagi hepi berat. Ntar pas ultah BRI ke 10 finalis bakal diundang gala dinner di kantor Pusat dan diundang di acara ultah di Kantor Pusat juga, yang artinya SPJ lagiii horeeeee, hahahah norak parah.

Saya udah ngga deg-degan soal urutannya sih, mau juara berarapun saya udah hepi aja.

Dan ini bener-bener ngga lepas banget dari dukungan sohib-sohib kesayangan saya Debi buat. dan geng gong yang udah bersedia saya recokin di WA dan samsek ngga nganggap ide saya basi atau cemen. i laf yu lah pokoke.

Btw, plis plis doain gw masuk 3 besar dong fren, hahahaha.

Ayo semangat Brinovasi







18 comments on " Tentang Kompetisi Best Innovator BRI"
  1. Aku doain semoga kakak berangkat ke eropa. Aamiin... Selamat ya kak windi....

    ReplyDelete
  2. Wow! Semoga sukses Windi 🙏👍👍

    ReplyDelete
  3. Wah.. Sukses mbak Windi. Cuma aku bingung juri externalnya dari tokopedia apa traveloka ya?

    ReplyDelete
  4. Aakh... Dirimu memang hebring gan.
    (Latah manggil agan)
    Wakaka
    Goodluck ya mba win, moga menang, trus bisa ikut ngerasain implementasi idenya.

    ReplyDelete
  5. Kak Win, hadiahnya keceee banget. Waaaaa.. Ku ikut semangat lihat hadiahnya. Semoga masuk 3 besar ya Kak. Aamiin :)

    ReplyDelete
  6. seruu ceritanya! dari mepet deadline sampe masuk 10 besar. Semangat mba! semoga dpt yg terbaik, krn rejeki ga pernah tertukar :)

    ReplyDelete
  7. Seru banget baca ceritanya. Selamat ya mbaaa.. kamu keren sekaliii ��

    ReplyDelete
  8. Baca ini berasa lagi tiduran bareng,dengerin kamu cerita mbk haha.....semoga masuk 3 besar ya,Aamiin

    ReplyDelete
  9. Mba Windi kece WOW! 👍 Doaku semoga Mba Windi yg jadi juaranya, aamiin 😇😇

    ReplyDelete
  10. Keren banget mb Windi. Ikut bangga dan senang. Semoga juara 1 Yaaa

    ReplyDelete
  11. keren bangettt mba windi! semoga juara 1 supaya hepi nya berkali-kali lipattt, eh kalo juara 1 boleh kali ah bikin giveaway di blog hahaha lol tjandaaa, selamatttt yaaa btw!! :)

    ReplyDelete
  12. selamat mak windi, barakallah, hadiahnya bikin ngecessss

    ReplyDelete
  13. Windi Teguh keren paraaaahh

    JUARA 1 YESSS

    ReplyDelete
  14. Keren bangettt mbak! 10 dari ribuan ide lho!👍👍👍

    ReplyDelete
  15. Salut sama Windi deh.Ng bisa w sampaikam dgn kata2 . Semangat trus baca blognya.Apalagi yang berlabel financial 😀😁 Senang juga akhirnya bisamasuk 10besar n dapat jjs ke singapur 😂 Selamat ya...

    ReplyDelete
  16. Finding the best healthcare research paper services and Healthcare Essay Writing Services is not easy unless one is keen to establish a professional healthcare assignment writing service provider & healthcare homework help online.

    ReplyDelete
  17. Business coursework writing services are essential for business assignment writing services and Business Essay Writing Services seekers.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga senang yah main kesini :)

Custom Post Signature