Ibuku adalah ............

Wednesday, December 21, 2011



Ibuku adalah …………………….. sebuah bentuk cinta yang tak masuk akal

Saat tetangga sakit, ibuku adalah orang yang dengan segera akan membangunkan ayahku di tengah malam untuk mengantar si sakit dengan kendaraan yang dimilikinya. Bukan kendaraan mewah, hanya sebuah kijang second yang semua orang di kampungku tahu, bahwa si empunya dengan suka rela akan meminjamkannya pada mereka.

Saat namaku terpampang di Koran, sebagai salah satu peserta UMPTN yang lulus, ibuku langsung mengadakan acara syukuran malam harinya. Aku ingat, saat itu aku tidak mau ada kenduri di rumahku, aku bilang, “ aku malu”, itu bukan hal luar biasa yang harus diumumkan ke semua orang. Tapi ibuku, selalu ingin berbagi saat rezeki sekecil apapun singgah di hidupnya.

Mengingatnya, ada ngilu di hatiku. Betapa aku sering tidak peka pada rasa bangganya.

Pun saat wisuda sarjanaku. Aku bersikeras tidak mau berdandan di salon, dan di foto di studio foto. Ibuku bilang itu akan jadi kenang-kenangan. Namun bagiku, wisuda bukanlah hal luar biasa yang harus diabadikan, karena semua orang juga mengalaminya. Jadinya, satu-satunya foto wisuda ku yang ada hanyalah foto yang diambil oleh fotografer universitas.

Ya, aku terlalu malas untuk berurusan dengan hal-hal seperti itu.

Ia hadir di setiap awal langkahku. Tak pernah ingkar sekalipun.

Ibuku selalu ada di setiap fase hidupku.

Ia bukan type penyemangat di balik layar. Pertama kali aku mengikuti test untuk mencari pekerjaan setelah lulus, ia mengantarkanku ke tempat ujian. Di luar dugaan ternyata ibuku menunggui sampai aku selesai ujian. Katanya, biar aku semangat. Ah ibu

Apa yang dilakukannya, terkadang tidak masuk akal bagiku.

Bahkan saat aku diterima bekerja di perusahaan tempat aku mencari nafkah sekarang, ibu lagi-lagi mendampingi di hari pertama kerjaku. “ Ibu takut kalau nanti penempatanmu di pelosok desa, kamu belum tahu tempatnya”, katanya

Saat itu usiaku…. 22 tahun, bukan usia yang pantas untuk diantar ke tempat kerja.

Tapi itulah ibuku dengan segala keunikannya.

Saat hati remajaku mengharu biru. Ibu tiba-tiba hadir di depan asramaku. Perjalanan delapan jam Medan-Sibolga tak menyurutkan langkahnya. Tidak ada nasehat panjang lebar seperti yang kuperkirakan. Tidak ada pertanyaan mengapa dan bagaimana. Yang dilakukannya hanya mengajak makan martabak mesir kesukaanku, Sorenya aku sudah bisa tersenyum manis lagi di depan teman-temanku.

Ibuku adalah …………… sebuah cinta yang tak pernah terucap

Entah sejak kapan tepatnya aku menyadari, ternyata aku tak pernah mengucapkan kata “ ibu, aku cinta kamu”. Aku lebih sering berkata “ ibu, aku rindu” untuk menggantikan kata cinta yang ingin keluar.

Dan aku lebih suka menunjukkan cintaku dengan berbuat hal-hal yang membuat sudut-sudut bibir ibuku tertarik beberapa senti ke belakang dengan binar bahagia di matanya.

Mungkin bagi sebagian orang, begitu mudah mengucapkan kata cinta. Namun, setelah kupikir-kiri lagi, bukan hanya kata cinta yang tak pernah kuucapkan, kata maaf pun baru berbilang angka saja keluar dari bibirku. Tepatnya saat lebaran tiba. Entah…..

Dalam sebuah lagu, kasih ibu sepanjang masa, maka bagiku kasih ibu tak ada masanya.

Menjejaki hidup ibuku, seperti masuk ke dunia “ ah itu hanya ada di dunia sinetron “.
Selama 28 tahun aku menghirup udara dunia ini, hanya separuhnya kuhabiskan benar-benar berada satu atap dengannya. Selebihnya, aku lebih banyak berada jauh dari jangkauan matanya. Namun kasihnya tak terbatas gugusan pulau yang merentangi.

Darinya, aku mengetahui kata “ berjuang sampai titik keringat terakhir”. Bukanlah sebuah slogan, tetapi benar nyata dan benar ada.

Bagaimana pun sulitnya kondisi keuangan kami, pendidikan merupakan hal yang paling harus diperjuangkan. Tidak ada hal yang bisa menghalanagi cita-cita kami , keempat anaknya. Dengan terseok-seok, bahkan sedikit jatuh dan lebam disana-sini akhirnya di tangannya kami tuai keberhasilan.


Ibuku adalah……. Sebuah cawan kasih yang tak pernah kering.

Ibuku adalah…… Sebuah melodi yang tak pernah sumbang

Ibuku adalah…… Sebuah pelita yang tak pernah padam

Terima kasih ibu…………………..











Beda..... Siapa Takut !!!

Sunday, December 18, 2011
Bagaimana ya kalau dapet pasangan yang beda dengan diri kita?

Kalau mau lihat pasangan beda karakter, beda selera, beda gaya, ga usah susah nyarinya ( lihat aja pasangan dibawah ini).




Masih inget lagunya siapa tuh yang penyanyinya udah meninggal,yang liriknya gini nih
“aku suka singkong kau suka keju”

Nah kalo aku dan suamiku beda lagi. Kalu dibuat daftar kira-kira seperti ini :





Awalnya susah juga mengakomodir perbedaan-perbedaan. Kalau mau masak, bingung sendiri ( maksudnya yang bingung yang masakin, yang jelas bukan aku ), terpaksa masak dua jenis lauk yang berbeda, aku ga bisa makan tanpa sambal, dia…. Langsung mules kalo kena sambel.Di tambah lagi aku paling suka ikan laut, dia ogah banget. Belum lagi sayurnya, hadeh masa tiap hari makan pecel ( kalau gudeg ga ada yang bisa masaknya), padahal bagiku makan tuh paling nikmat kalau ada kuah gulainya atau minimal sayuran berkuah la.Tapi berhubung dia ga suka santan diambillah jalan tengah, sayur bening hehehe.

Bulan-bulan pertama, kita seperti dua orang yang berusaha keras saling mengklopkan diri. Susahnya kalau lagi jalan ke Mall, saat tiba waktu makan pasti riweh, dia maunya makan di KFC, aku ogah banget makan KFC kalau ga dalam keadaan darurat. Akhirnya kuputuskan, aku ga akan pernah makan KFC kalau ga sama suamiku. Jadi jangan harap akau mau makan di restoran cepat saji itu selain kalau lagi bersamanya. Hmm ralat deh , kecuali di tempat itu ga ada restoran yang murah, bolehlah si Jagonya ayam ini jadi pilihan, hahaha tetep aja intinya ngirit.

Satu-satunya selera makan kami yang sama adalah mie ayam. Thanks God, seneng banget waktu tau, jadinya kalau lagi ga ada kerjaan sore-sore, kita hunting mie ayam sampe ke ujung-ujung kampung deh.

Kalau masalah hobi sih ga ada masalah, karena dia hobinya tidur, jadi saat ia tidur aku puas-puasin deh baca buku. Dan kalau hari minggu dia ke bengkel, just drop me to gramedia. Asik kaan??

Jadi, siapa bilang beda karakter ga bisa bersama?
Justru perbedaan yang membuat kita lengkap kan? Like kunci and gembok, ato enzim dan substratnya ( yang ini harus diteliti lagi kebenarannya, biar keren aja)

Ada satu moment yang membuatku bahagia banget punya sifat cerewet dan hobi banget ngobrol.

Hari itu suamiku, test kompetensi di kantornya, hanya untuk evaluasi berkala. Waktu ditanya, apa yang membedakanmu hari ini dengan beberapa tahun yang lalu?

Setelah menjawab panjang lebar tentang kompetensi diri, kematangan berpikir dan bla bla bla , di akhir jawabannya dia bilang gini nih

“ Dulu saya sangat tertutup dan tidak berani berbicara di depan umum, namun sejak menikah dengan istri saya, saya jadi terbiasa berbicara dan lebih berani mengutarakan perasaan saya”.

Kenapa? Apa yang membuatmu jadi terbiasa berbicara?

Hmm, setiap saya pulang kerja,istri saya selalu minta saya cerita situasi di kantor, kalo ga dijawab dia ngambek, jadinya tiap hari saya harus nyeritain semuanya.

Wuih, keren banget kan jawaban suamiku, hehehe. Gimana gak ya. Dulu sempat frustasi dengan sifat pendiamnya. Ditanya mau makan apa mas?, jawabnya terserah. Capek-capek aku cerita panjang lebar, dia nya Cuma tersenyum. Pokoknya kalau dihitung jumlah kosakata yang dikeluarkan kita berdua dalam satu percakapan, 5 : 300 kata.parah ga tuh.

Ini ilustrasinya.
Suami baru pulang kerja, buka pintu.... kriiieeeet, rebahan di kursi

Aku : “ Capek mas?”, sambil nyodorin teh hangat
Suami: ‘ga kok”
A: tadi di kantor ada masalah ga mas, temen kerjanya ada yang ngeselin ga?”
S : Ga
A: Diem
S: Diem
Krik krik krik

A: Tadi ngapain aja mas, ada rapat ga, ato ada mesin yang rusak ya?
S: ya gitu
A: Gitu gimana,
S: ya gitu
Krik krik

A: Apel pagi mas ngomong apa, ngarahinnya apa. Ngasih semangat itu penting lo mas, biar anak buahnya kerja dengan senang hati
S: hmm, iya

*****

A: mas, kalau ngolah kelapa sawit tuh, setelah di masukin ke boiler trus diapain yah, gimana caranya kok bisa jadi minyak sih, jelasin dong mas prosesnya, biar ade kalau ditanya orang ngerti gitu lho ( ini sebenernya siapa yang sarjana teknik kimia ya )

S: kalau ade mau tau, ikut mas aja ke pabrik

Gubrak,…Hadeh, Gatot nih hari ini strategi membuat dia mengeluarkan minimal 20 kata dalam tiap buka mulut.

Aku harus ubah strategi pikirku, kalau dibiarin lama-lama aku bisa kehilangan perbendaharaan kata nih. Akhirnya aku ubah pola percakapannya jadi kayak gini,

A: Mas, ade tuh ya suka banget baca, nih buku kesukaan ade. “ Bidadari-bidadari surga’ karangannya tere liye. Tau ga mas ceritanya tuh tentang bla bal bla……………. ( 500 kata deh pokoknya).

S: bagus ya de ceritanya ( 4 kata)

Puih, jangan Tanya berapa kali pola pertanyaan kuubah, kukombinasi dan ku modifikasi.
Aku udah ga inget lagi, di minggu ke berapa pernikahan kami, suamiku akhirnya dengan ikhlas berbicara panjang lebar seperti yang kumau

Jadi….. beda karakter? Siapa takut







Nostalgia Dudul

Saturday, December 17, 2011
Iseng-iseng ngetik nama sendiri di google ( narsis dot com tingkat akut), eh ga tau nya nemu yang kaya gini

Apa rekasimu jika menemukan tulisan seperti diatas.

Bangga….????
Seneng ….???
Berasa keren gitu ………….

Whehehehe, sebenernya malu juga waktu bacanya. Tulisan diatas dipost-kan oleh salah seorang teman SMU ku yang bernama Umi Salmah di website angkatan. Coba perhatikan baik-baik

“Aku bukan WIndi Windiastuty, cewek cantik, pinter,anak UA yang jadi inceran cowok-cowok”,

Ckckckck ternyata keren banget yah gw dulunya. Tapi……………….ih kok ga ada satu katapun yang nyerempet-nyerempet akhlak ku sih.

“Inceran?”, sialan banget, berasa kaya buruan aja gw

Nah lho ketauan banget kan, jaman nya SMA dulu cowok-cowok tuh sukanya sama atribut-atribut gak penting gitu. Cewek-cewek juga ngirinya sama hal-hal gak mutu gitu. Padahal waktu itu aku dah berjilbab lho, kok ga ada kata-kata, solehah, alim, pinter ngaji. Heghhh, nostalgia…… parrraaah.

What the hell lah,

Pernah nonton serial jepang “Proposal Daisakusen “ ga?.



Nah Soundtracknya tuh keren gila…. Judulnya CHIISANA KOI NO UTA

Ga usah aku share bahasa Jepangnya yah, kalo di translate kira-kira gini nih lagunya


In this wide universe, there is
A big world in a blue earth
A small memory of love will reach
You who are living in a small island

Time has passed since I met you
The letter with my piled up feelings increases
Without us realising, it is already echoing between us
Sometimes we’re full of intensity,
sometimes we’re
full of sadness


These feelings echoes distantly
This gentle love song will change the world
Look, the person who is important to you
Is right beside you
I just want you to receive
This echoing love song
Listen, listen, listen to this echoing love song

You’ve realized even when we walked
In the dark, the moonlight will shine on us
I won’t let go of you hand
I swear that these strong feelings will last for eternity
In the depths of forever, I’ll definitely say

These same words without any change of feelings
Even if it’s still not enough, it’ll change into tears
And it’ll change into joy that I can’t put into words
I’ll just hold you, I’ll just hold you

If it’s a dream don’t wake up, if it’s a dream don’t wake up
The time I’ve spent with you will become an everlasting star

Look, the person who is important to you
Is right beside you
I just want you to receive
This echoing love song
Listen, listen, listen to this echoing love song


Ceritanya tuh tentang seorang cowok yang udah lama bersahabat dengan seorang cewek yang diam-diam sangat dikaguminya. Namun karena ketidakberaniannya mengungkapkan perasaan, maka akhirnya si cewek menikah dengan orang lain. Nah pada hari pernikahan si cewek, si cowok merasa nyeseeeel banget kenapa dulu ga pernah bilang cinta sama si cewek, akhirnya dia mohon sama Tuhan untuk diberi kesempatan balik ke masa lalu agar bisa mengungkapan perasaannya ke si cewek. Singkat cerita Tuhan mengabulkan permohonanannya dan dia kembali ke masa mereka SMA, namun walaupun sudah ada kesempatan tetep aja dia ga berhasil nyatakan cinta, yang bisa dilakukannya hanya memperbaiki kenangan si cewek akan dirinya sehingga semua yang dulunya dia bikin si cewek kesel berubah menjadi kenangan-kenangan manis. Hmm so sweet banget lah filmnya

Ngerasa ga dulu kayak gitu, waktu seakan berhenti sejak ketemu si Dia, berasa ketemu belahan jiwa dan seluruh waktu yang dihabiskan bersama yakin banget bakal berakhir dengan happy ending. Pokoknya semua kata-katanya terngiang-ngiang siang malam. Semua yang dilakukannya manis banget, dan dia adalah the most important person yang selalu ada kapan pun , dimanapun, hehe.

Dan hal yang terparah dari semuanya adalah janji-janji konyol yang sempat terucap saat malam perpisahan.

“ aku janji, 10 tahun ke depan ( kalo kurang panjang bisa ditambah jadi 15 tahun ato 20 tahun ) aku bakal jadi orang sukses dan kita bakal ketemu lagi di tempat ini”

Norak abis…..hmm walau gitu tetep aja pengen senyum-senyum sendiri kalo ingat masa-masa super duper konyol itu. Seperti kata obi mesakh

‘ tiada masa paling indah, masa-masa di sekolah’
Tiada kisah paling indah, kisah-kasih di SMA’

Banyak orang bilang masa SMA masa yang tak terlupakan, baah aku malah pengen banget ngilang dari masa-masa SMA. Biar ga ada cerita sama si X, Y ,Z. Bikin rusak pasaran aja di mata suami.












Antara Rokok, Indonesia, dan Suamiku

Saturday, November 19, 2011



DILARANG MEROKOK!!!!

Percuma rasanya tulisan tersebut terpampang besar-besar di setiap sudut tempat ini. Tanpa malu-malu asap rokok mengepul dari mulut-mulut egois yang tak peduli dengan sekitarnya. Dengan tergesa kukeluarkan tissue dari tas tanganku untuk melindungi paru-paruku dari racun mematikan itu.

“ Perhatian, mohon kepada para pengguna bandara untuk tidak merokok pada tempat-tempat ber-AC, perlu diketahui bahwa ruangan ini dilengkapi dengan alat detector asap”

Terdengar suara lembut mendayu-dayu dari speaker , dan hei lihatlah, bukannya mematikan rokoknya ,mereka malah tertawa-tawa sambil menghembuskan rokok semakin beringas. Biarlah, mungkin sudah terlanjur, pikirku sambil berharap itu adalah sisa isapan terakhirnya. Tapi wow ternyata aku terlalu berposistif thinking, setelah habis satu batang, masih berlanjut dengan yang berikutnya. Hhuuuft, aku hanya bisa mendesah pasrah, memandangi mereka dengan pandangan paling mematikan di dunia.

Pemandangan ini pasti bukan aku saja yang pernah melihatnya, betapa slogan-slogan, famplet, himbauan pemerintah dan pengelelola tempat-tempat umum untuk tidak merokok di sembarang tempat, tak pernah diindahkan oleh para perusak udara ini. Kenapa sih mereka tidak cukup meracuni tubuhnya sendiri tanpa harus mengkontaminasi orang lain, umpatku dalam hati.

“ Kenapa mba?, sebel ya sama rokok “, aku terkaget mendengar suara di sebelahku.
Tanpa menunggu jawabanku, ia melanjutkan celotehannya.

“ Mba tahu tidak, perokok pasif itu lebih berbahaya lho daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko perokok pasif, aktiflah merokok.”

Whehehe, udah sinting kali nih orang di sebelahku, Malas aku menanggapinya. Bukannya bikin tenang, malah menambah emosiku saja nih orang pikirku.

“ Oh ya, mungkin mba tidak tahu juga ya, merokok itu menghindarkan dari perbuatan jahat lho. Kenapa saya bilang gitu mba?, coba deh mba perhatikan , tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok kan ?.” Sambungnya sambil tersenyum.

Hmm aku mulai terusik dengan analisa sembarangan pria di sampingku ini.

“Disamping itu mba, merokok bisa mengurangi resiko kematian, coba cek deh dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok. Bener ga mba ?”, lanjutnya sambil tertawa.

Diam-diam aku tersenyum juga dalam hati. Meski agak sedikit nyeleneh, nih orang bener juga pikirku.

“Lagi pula mba, bagi kami pria, rokok itu baik untuk basa-basi
,kalau ketemu orang misalnya di Halte kita bisa tawarkan rokok. Kalau basa-basinya nawarin uang kan boros, hahahaha”
Trus ya mba, rokok itu juga bisa menjadi indikator kesehatan, biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok itu pasti orang sehat."

“ orang aneh”

“Tambahan lagi, perokok itu membantu shooting film keji, biasanya rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yg terikat di kursi… "hahaha penderitaan itu pedih Jendral..!!!"

Aaaarghhh, semakin ngaco aja nih orang. Tampaknya dia masih punya seribu satu alasan yang membenarkan para perokok. Tidak bisa dibiarkan nih.

“Wah, bener juga ya mas, kalau boleh saya tambahkan nih ya,
merokok itu juga membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya merokok bisa menyebabkan impoten, bener ga mas?” tanyaku sembari tersenyum manis.

“Uhuk.. uhuk…, ehmm bener juga sih mba”

Tampaknya ia tidak siap dengan serangan balikku.

“Trus ya mas, setahu saya merokok bisa membuat awet muda, karena konon orang yang merokok berat belum sampai tua udah mati duluan kena kanker paru-paru. Fakta lain …sekitar 30% orang meninggal di dunia adalah perokok. 70%-nya bukan perokok..!! Maka merokoklah agar masuk ke golongan yg lebih sedikit itu, setuju mas?”

Ia melongo menatapku.
Hahaha , akhirnya aku tak tahan juga untuk tidak terbahak.
………………………………………………………………………….


“ Indonesian is crazy. Look at them , xixixixi “

Sekonyong-konyong aku mendengar cekikikan asing di sebelah kananku. Sontak kulihat. Dan guess what?,
dua bule sedang menenteng kameranya sambil tertawa-tawa geli merekam orang-orang yang merokok dengan santainya tepat di depan tulisan “NO SMOKING”. “tepok jidat, tutup muka ,pura-pura gak lihat”.

Oh bangsaku, bagaimana mungkin kita mau bermartabat di mata dunia, untuk urusan kecil saja sudah dilanggar, gimana lagi peraturan-peraturan besar lainnya.
Jadi jangan terlalu cepat telunjuk-telunjuk kita arahkan ke pejabat negeri ini, ke pemerintahan negeri ini. Jangan-jangan kita punya andil dalam kekacauan yang ada.

Saya jadi teringat dengan kisah di sebuah kerajaan antah berantah.

Tersebutlah sebuah kerajaan yang rakyatnya hidup dengan makmur, karena begitu berlimpah sumber daya alam yang mereka miliki. Kerajaan tersebut subur, dengan udara segar yang bisa dihirup setiap harinya. Namun karena rakyatnya tidak menghargai apa yang mereka miliki,senang merusak alam, beberapa puluh tahun kemudian, kerajaan tersebut mengalami krisis energy, udara tercemar dimana-mana, sehingga untuk bernafas pun mereka harus berhemat.

Menyadari keadaan yang semakin memburuk, para ilmuwan pun membuat alat berupa kubah raksasa yang mampu menutupi seluruh wilayah kerajaan. Kubah raksasa ini dilengkapi dengan mesin-mesin canggih yang bisa mengeluarkan udara bersih untk menyuplai kebutuhan oksigen rakyatnya. Mesin –mesin ini membutuhkan bahan bakar minyak untuk beroperasi.

Maka keluarlah titah raja, agar setiap keluarga menyumbangkan bahan bakar minyak yang ada di rumah mereka. Maka ditentukanlah hari dimana mereka harus mengumpulkan minyak yang ada. Minyak tersebut akan dituang ke dalam corong raksasa.

Salah seorang rakyat, sebutlah namanya Abdul berfikir, “ kalau kuserahkan minyak yang ada di rumahku. Besok-besok keluargaku masak pakai apa”. Akhirnya ia punya ide untuk mengisi cangkir tempat minyak dengan air biasa. “ Ah kalau hanya satu cangkir air pasti tidak akan ketahuan” pikirnya.

Maka pada hari yang telah ditentukan, berbondong-bondonglah rakyat di kerajaan itu menyerahkan persedian minyak mereka. Beruntung bagi Abdul, dia berhasil lolos dari pemeriksaan penjaga sehingga air di cangkir yang dibawanya ikut bercampur ke dalam corong raksasa.

Setelah semua minyak terkumpul di dalam corong, maka raja memerintahkan untuk mulai menghidupkan mesin pembuat oksigen itu. Semua orang menahan nafas, antusias menunggu saatnya mereka bisa menghirup udara bersih lagi. Saat dinyalakan tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari mesin tersebut krosak krosak grhhhh , nnggenng shhhh. Alih-alih menyala, mesin raksasa itu malah rusak dan mati. Raja sangat marah, rakyat kecewa, ilmuwan terheran-heran.

APA YANG TERJADI??? APA YANG SALAH???.

Tahukah kalian ??.
Ternyata bukan hanya Abdul yang menukar minyak di cangkirnya dengan air. Hampir seluruh rakyat di kerajaan itu melakukan hal yang sama dengan Abdul.

Can you imagine that ?

Hal kecil yang dilakukan berjamaah, maka dampaknya pun akan universal.

Nah kembali ke masalah diatas. Aku rasa mungkin hal ini lah yang sedang melanda negeri ini. Dimana setiap orang tidak peduli, merasa apa yang dilakukannya hanya hal kecil yang tidak akan berpengaruh. Bisa kita bayangkan bagaimana kalo 200 juta penduduk Indonesia merokok di sembarang tempat, apa yang terjadi?. Atau 100 juta saja dari kita membuang sampah sembarangan. Bisa dibayangkan berapa ton sampah yang akan menumpuk.
Seberapa pun kecilnya andil kita dalam melakukan kebaikan, itu akan berpengaruh besar terhadap kesehatan negeri yang sedang sakit ini. Bisa kita analogikan , kalau satu orang saja menyisihkan uang jajannya sebesar Rp 2000 sehari untuk fakir miskin, dikali 100 juta orang ( anggap 100 juta sisanya orang miskin tersebut), maka dalam sebulan terkumpul RP 6 trilyun rupiah. Dan jika hal tersebut dilakukan secara terus-menerus, tidak mustahil dapat menciptakan lapangan-lapangan kerja yang nantinya bisa menjadi sumber penghasilan bagi mereka. Kemiskinan pun bisa kita usir jauh-jauh dari negeri ini.

Nah lho, tiba-tiba saja aku sudah menjelma seperti politikus yang sedang berorasi berusaha memenangkan hati calon pemilih.

*******************

Ting nong ning nong

“Perhatian perhatian, para penumpang pesawat udara dengan nomor penerbangan JT 323 tujuan Denpasar, silahkan masuk ke pesawat udara”

Kembali terdengar suara merdu itu memenuhi udara yang telah sesak dengan gas karbon dioksida bercampur nikotin.

Wah tak terasa ternyata aku sudah berceloteh panjang lebar, sudah saatnya berangkat. Kurapikan laptop miniku yang dengan setia menjadi tumpahan uneg-unegku. Hegggh dengan berat kulangkahkan kaki mengikuti antrean penumpang lain. Tapi hei dimana suamiku dari tadi ya. Hmm kelihatannya harus kutambahkan satu lagi daftar pengaruh rokok dalam listku, dapat menyebabkan seorang istri lupa akan keberadaan suaminya, hahaha.

But seriously, where is he ? . Ku tolehkan kepalaku kanan kiri mengitari seluruh ruangan ini mencari-cari sosoknya.

Ibarat kata pepatah, “ Kuman di seberang lautan tampak di depan mata, Gajah di pelupuk tidak terlihat”.

Di kejauhan kulihat seorang pria yang dengan santai sedang bersandar di dalam ruangan bertuliskan;


,sambil menghisap entah sudah batang yang ke berapa.
Ooooh suamiku, ampuuun deh.


Cat: Beberapa kalimat bersumber dari joke2 di internet cuma ga tau siapa yang nulis

My Lovely Wedding

Wednesday, April 20, 2011
Tamu undangan sudah pulang. Handai tolan sudah raib, Gegap gempita perhelatan sudah berakhir Aku tersenyum-senyum sendiri. Teringat prosesi akad nikah tadi pagi. Aku tidak menyangka dia membawakanku 20 tangkai mawar. Ya 20 adalah angka keramat kami, cincin pertunangan kami beli pada tanggal 20, dia melamarku di tanggal 20 dan kami menikah di tanggal 20. Dan mawar itu aku pakai sebagai hiasan di jilbabku. Ah ternyata dia romantis juga.

Dari pagi hingga malam ini dia terus mengenggam tanganku. Seperti takut kehilanganku. Duh seneng banget.


Dan ehm.......... ini dia, masuk ke kamarku. Kami saling menatap. Dia tersenyum-senyum sendiri, sepertinya salah tingkah. Tapi sungguh aku sendiri tidak tahu apa yang harus kulakukan. Lalu dia mengajakku berwudhu.. Ah dia kan laki-laki yang shalih. Pasti ia ingin mengajakku solat berjamaah.


Tentu itu yang akan dilakukannya. Maka akupun mengikutinya, berwudhu dan sholat berjamaah di belakangnya. Ketika selesai sholat dan ia berdoa, aku bergumam mengaminkannya.

Ada yang nyesak di dada ini, Tangiskah ? Mungkin. Ia berdoa untukku,agar aku menjadi istri yang shalehah, ia berdoa semoga kami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah, ia juga berdoa semoga kami dikarunia keturunan yang sholeh sholehah.. Aku benar-benar terharu, meskipun terselip sedikit takut. mampukah aku menjadi makmum yang taat?

Lalu setelah ia berdoa ia meletakkan tangannya di atas kepalaku.
Ya Allah, aku tak tahu apa yang kurasakan. Rasa takut, bingung, bahagia , dan entah apa lagi, bercampur.Sepertinya aku tidak mampu lagi mengidentifikasi perasan-perasanku.

Setelah itu kucium tangannya, dan ia mencium keningku, ah indahnya.


****

Hari ini 3 tahun sudah kita bersama. Hmmm aku lebih suka mengatakan baru 3 tahun kita bersama.

Tiga tahun yang sangat berwarna.

Warna kuning saat kau uring-uringan terbakar cemburu, warna merah saat kau marah karena aku tak mengangkat teleponmu, warna biru saat kita saling merindu, warna hijau saat kita galau memutuskan langkah kedepan, dan warna-warna lain yang melengkapi lukisan keluarga kecil kita.

Semakin aku mengenalmu, semakin dalam syukurku kepada-Nya.

Aku kadang bertanya, mengapa kau memilihku ? ah.. kita tidak perlu tahu mengapa kita dicintai ,bukan ? cukuplah prasangka baikmu tentang aku, menjadikan alasan dicintai.

Ternyata jatuh cinta itu lebih mulia dari yang aku kira. Sebab orang-orang yang mencintai karena Allah akan memandang cinta sebagai sebuah jalinan pengabdian dan penyemangat kebaikan. Bukan keterpaksaan apalagi sekedar roman picisan.

Baru tiga tahun kita bersama, masih panjang perjalanan yang harus kita lalui. Kuharap kau tidak letih berjalan bersamaku. Namun bila kau mulai lelah, cepat katakan padaku, akan kusiapkan air dingin untuk menyegarkanmu. Dan bila kau lihat aku mulai terseok-seok, pegang lah tanganku.Karena genggamanmu akan menguatkan kita bersama


Happy Anniversary suamiku.

Custom Post Signature