Showing posts with label lalitavistara. Show all posts
Showing posts with label lalitavistara. Show all posts

Celoteh Tara

Thursday, May 4, 2017


Hal yang paling bikin saya amaze sama Tara itu adalah kemampuannya berbicara. Iya Tara itu cepet banget ngomong. Sekarang usianya sudah hampir 4 tahun dan dia sudah pintar merangkai kalimat panjang.


Selain kelimatnya itu udah tersusun, Tara juga menurut saya udah mulai jalanlah nalarnya. Kadang cara berpikir dia bikin saya yang wow wow atau ngga malah ngakak bareng sama mas Teguh karena ga kepikiran anak usia segitu udah jalan logikanya.

Biar saya ga lupa, saya sering tuh di FB bikin status soal celotehannya Tara. Biar ga ilang saya rangkum ajalah disini .



Logika Tara

Kecil-kecil Tara udah jalan logikanya, dia udah tahu sebab akibat. Seperti misalnya kenapa ia harus sikat gigi tiap malam, biar giginya tidak busuk.

Jadi tiap malam tuh Tara suka makan coklat, dan entah gimana, dia tuh suka sok-sok minta ijin ke saya sekaligus menerangkan bahwa makan coklat malam-malam itu ga apa lho bunda.

" Bunda, Tara makan coklat, tapi nanti Tara sikat gigi, ya kan bunda, biar giginya ga busuuuuk"

Nadanya lucu deh.

" Oke deh, Tara bisa ngga sikat gigi sendiri"

" Bisa. Tara kan anak pintar, anak bunda "

Lol


Logika Tara 2

Tara dan adeknya itu saat ini minum susu formula. Nah di kemasannya itu berbeda tulisan angka sesuai range usianya.

"Bunda... Adek udah 3 tahun ya"

" Belum sayang, adek masih setahun"

" Udah 3 tahun bundaaaa.."

" Belum masih setahun"

" Iiih bunda ni lah"

Ga lama Tara lari ke dapur dan kembali membawa kaleng susu adeknya. Di kalengnya ada tulisan 3 tahun

" Ini lho bunda, adek udah 3 tahun, Tara udah 4 tahun. Bunda dan papa salah, Tara yang benar "

😂😂😂

Ya kali Tara susu anak 1 tahun kan memang rangenya di 1-3 tahun xizizi 


Tara si Manajer Keluarga

Setiap pagi tuh si wawak di rumah belanja di tukang sayur keliling. Tara suka ikutan belanja. namun karena hari Sabtu, dia ngga ikutan belanja, karena asik main sama saya.

Begitu si wawak selesai belanja, dan membawa belanjaan ke dalam rumah, Tara langsung interogasi sambil ngabsen belanjaan wawak

Tara :" Wawak, udah belanja cabe?"
Wawak :" Udah"
Tara :" Udah belanja sayuuuuur?"
Wawak :"Udah"
Tara :" Udah belanja ikaaaan"
Wawak:" Udah"
Tara :" Okeee, wawak pintar kayak Tara"


Wahahahahha. Gayamu Tara




Tara si anak Pengertian


Bundanya lagi gundah. Si wawak yang jaga Divya mau resign.

Saya:"Tara, Tara mau bunda di rumah aja atau kerja? Bunda di rumah aja ya? "

Tara:" Tak tak tak. Bunda boleh pergi kerja, adek biar Tara yang jaga " (logat upin ipin)

Xixixixi. Ga tau mau ketawa apa masygul.

Tapi Tara memang suka banget disuruh menjaga adeknya. Ini yang saya bingung, kadang tuh dia sayaaang banget sama adeknya, tapi ya kadang juga, kelihatan cembokur banget sama Divya, Anakku memang mood-moodan.



Tara si Pencari alternatif

Saya jalan berdua sama Tara, mau ke mall. Saya pakai baju ungu, celana item, jilbab ungu juga. 

Tara pake baju ungu juga. 

Nah di jalan ada boneka besar kayak ondel-ondel gitu, tapi sosoknya anak laki-lakilah dengan topi warna merah. 

Nah saat melewati si boneka, Tara teriak-teriak. Iya karena selama ini kan cuma malam doang kesitu.

Trus si Tara teriak-teriak

"Bunda..... Bonekanya topinya red... "

" Oiya... Red ya. Red itu kayak apa"

Dia mikir sambil ngeliatin baju dia dan baju saya. Kebetulan ga ada samsek unsur merahnya.

" Merahnya kayak apa Tara"

" Kayak bibir bundaaaa"

👄👄👄👄 wahahahaha. Bundanya langsung mingkem





Tara si Anak Solehah

Bundanya lagi nyanyi

" Pelangi2 alangkah indahmu
Merah kuning hijau di langit yang biru
Pelukismu Agung, siapa gerangan
Pelangi2 ciptaan Tuhan"


Tara :" Ciptaan Allah bundaaaaa"

Tuhan itu Allah bundaaaaa.


Tara Sayang Bunda

Tara: " Bunda dicuntik ya.... bunda cuntik yaaa" sambil nyucuk2 kaki bundanya pake tangannya.

" Waaaah Tara mau jadi dokter ya kalo udah besar"

"Ngga mauuuuu bundaaa"

"Lho jadi mau jadi apa?" Bundanya heran denger jawaban anaknya

" Mau jadi kayak bundaaaaaaa"

T__________T terharu 😂😂😙😙




Tara yang sangat jujur

Lagi tiduran di kamar, Tara tiduran sambil minum susu dan pegang-pegang perut saya.

"Bunda.... Di perut bunda ada baaaaanyak adek. Ya kan ndaaa, pelut bunda becaaaal cekali"

T_________T

Bundanya nangis, ga komen apa-apa



Tara yang smart


Jadi suatu subuh dia bangun. sepertinya mau pipis, saya lihat dia bangun dan menuju pintu kamar. sambil ngantuk-ngantuk gitu, doi berusaha mencoba membuka pintu kamar tapi ga bisa karena pintu kamar dikunci.

Saya masih ngantuk berat, jadi cuma ngintipin dia mau ngapain.


Karena pintu ngga bisa terbuka, saya lihat dia cari-cari sesuatu. Ternyata dia nyari pampers. Saya masih melihat aja. Trus, it pampers dipakenya, lalu dia jongkok dan  pipis di pampers. Saya pikir oh, ya udahlah. Eh ternyata setelah selesai pipis, pampersnya dibuka lagi, kemudian dia pakai lagi celananya,trus dia bobo lagi.



Wahahahahaha, lucu banget lho pas ngeliatnya. Buru-buru saya bangun, gendong Tara dan bawa ke kamar mandi buat dicebokin. 



Tara yang Visioner


Bundanya pake baju tidur yang agak lucuan, bunga-bunga warna cerah.

" Bundaaa cantik sekali baju bundaa.... bunda buat sendiri yah, bunda jahit yah"

Wahahaha darmana dapat kosakata itu

Mungkin Tara bisa menerawang bahwa di kemudian hari bundanya jadi penjahit.




Tara si penyuka sayur

Menjelang tidur Tara nyanyi-nyanyi di kamar.

" Sayuuuur.... bayam....
sayuuuur.. bayam
sampai berjumpa pulang"


Awalnya saya bingung ni anak nyanyi apa.
Rupanya nyanyi sayonara, wakakaka.

Efek kebanyakan dijejeli emaknya sama bayam jadi, sayonara pun didengar Tara jadi sayur bayam, luv



Tara yang Taat Aturan


Saya lagi makan kerupuk sambil leyeh-leyeh tiduran di sofa. Tiba-tiba neng Tara negur bundanya.


" Bundaa... makannya duduk, ga boleh tidur bunda....."


Bundanya maluuu ditegur anak 3 tahun.


Tara yang Lebay

Suatu malam pas lagi main lego-lego, tiba-tiba Tara terdiam, seperti teringat sesuatu gitu,  Trus dia ngomong sambil teriak.


"Oh no Tara lupa beli cupi (yupi) bunda..."

xixixi.


Jadi begitulah anak saya yang bernama Tara. Sungguh membuat bundanya kesengesem setiap harinya.

Sampai ketemu di celoteh Tara berikutnya ya.

Oiya, saya punya instagram yang seru lhooo, saya suka sharing singkat-singkat ala mini blog gitu disana. Follow dong kakaaaa @winditeguh









#CelotehTara : Bunda Jangan Kerja

Monday, March 13, 2017
Sekarang Tara udah cerewet banget. Ngomongnya banyaaak banget. Dia bisa tahan ngoceh ngga berhenti-henti, padahal saya udah hampir setengah watt sangkin capeknya pulang kerja.

Iya, sejak beberapa bulan ini saya nyampe rumah selalu malam. Jadi ya terkadang udah capek pengennya lansgung bobo, tapi anaknya masih ngajak main.


Boong bangetlah yang bilang, kalau melihat anak di rumah, semua lelah langsung hilang.

Ngga..... bahagia iya.

Seneng iya melihat mereka.

Tapi yang namanya capek ya capek aja.

Oke, ini bukan postingan mau ngeluh sih ah.

Jadi weekend kemarin, seperti biasa saya selama dua hari yang maiiiin terus sama Tara dan Divya. Pokoknya weekend adalah haknya merekalah. 

Nah karena Tara udah pinter ngomong dan omongannya juga udah bermakna gitu, jadi kadang sering bikin mellow.

Jadi sekarang dia tiap saya pulang kerja, trus saya mau mandi, pasti langsung ngomong " Bunda ngga mana mana lagi kan siap ini, bunda ngga mana mana kan?, bunda di rumah aja kan"

Kalau lagi normal sih saya fine -fine aja dengernya.

Palingan dijawab

" Ngga sayang, bunda di rumah aja, kan udah pulang"

Tapi kalau pas PMS, huhuhu langsung mberebes mili dengernya.

Kemarin malam juga gitu. Abis mandi sore, saya makein baju Tara, trus sambil dipakein baju dia peluk-peluk saya gitu.

" Bunda... bunda jangan kerja yah, biar papa aja yang kerja, bunda di rumah aja jaga Tara sama adek. ya kan bunda... ya kan..."

Sesaat saya diem.

Pertama, wow saya kaget dengan kosakata Tara yang komplit dan teratur banget gitu.

Kedua saya speechless nih anak ngerti ngga sih apa yang diomongin. Kok bisa dia ngomong gitu.

Huhuhuhu makanya langsung mellow.

Trus saya jawablah 

" Bunda kan kerjanya cuma dari pagi sampai sore, malamnya kan kita tetap main. Boleh ya bunda kerja"

" Ehmmmm (sambil mikir dia, jari telunjuknya diketuk2an ke dagu, ala orang dewasa), ok deh bunda, tapi jangan lama-lama ya"


Tapi ada kalanya, dia yang fine-fine aja kalau lihat saya berangkat kerja , bahkan kadang ikut menyiapkan tas kerja saya.

" Bunda mau kerja ya"

" Iya... boleh ya"

" Boleh bundaa....ati-ati yah"


Nah itu kalau lagi bahagia dia, xixixi.


Ni inti ceritanya apa nih.

Ngga ada intinya sih. Cuma mau cerita aja.

Terkadang menjadi ibu bekerja itu tantangannya bukan karena tekanan pekerjaan, tapi ya yang gini-gini ini. 

Kalau kebetulan lagi mellow bisa kepikiran. Tapi seiring jalannya waktu, yah si anak kadang ngga peduli, kadang komplain sama ibunya.

Hmmm, begitulah namanya juga hidup.

Buat ibu-ibu bekerja di luaran sana. Stay strong, stay cool.

Saat perasan mellow melanda, jangan malu untuk terbawa perasaan. Mungkin akan muncul rasa bersalah, mungkin akan muncul rasa tidak tega.

Its oke. Hadapi saja, nikmati saja.

Besok-besok, saat anak kita lupa perkatannya, tetap selalu ingat bahwa ada anak kita di rumah yang selalu menunggu kepulangan kita.

Sini-sini yuk pelukan dulu, saling menguatkan.

Tips Menghentikan Tangis Anak

Monday, June 29, 2015
Tips menghentikan tangis anak


Tips menghentikan tangis anak


Yah namanya anak kecil pasti senjata utamanya saat keinginanya tidak diturutin adalah menangis. Minta permen, ngga dikasih nangis. Mau pencet-pencet dispenser, dilarang nangis. Gituuu terus.

Belakangan ini Tara suka sekali marah-marah. Apalagi kalau keinginannya tidak dipenuhi, bisa ngambek dia. Iya anak saya itu ngambekan banget orangnya. Persis emaknya.

Padahal kemauannya dia kadang agak-agak bahaya. Maunya manjat-manjat tangga tangki penampungan air, aiih. Kadang juga maunya dudukin si kucing di rumah. Kan saya takut ntar kucingnya balik nyakar. Paling sering main lompat-lompatan di kasur. Tempat tidur saya yang model pakai kepala gitu dan ada sentanya. Jadi Tara bakal naik ke senta, trus dari situ lompat ke kasur, dua.. tigaa….. katanya, hap. Gitu terus bolak-balik. Tak jarang saat lompat-lompat gitu sanking semangatnya malah jatuh ke lantai, duh.

Cichuuu Papa....

Sunday, June 28, 2015
Jam setengah lima pagi, Tara bangun. Langsung minta susu

“ Cichuuu papa…. Cichuuu “

Papa dan bunda masih nyenyak bobo. Bundanya sih dengar, Cuma karena yang dipanggil si papa, jadi ngga merasa perlu bangun.

“ Minta sama bunda ya sayang” Kata papanya

“ Hwaaaa, cichuuu papa… papa…., cichuuu” Nangis makin kenceng


Dan akhirnya si papa bangkit dari kasur, buatin susu Tara. Emaknya ngulet maning. Makasi Tara chayank, tahu aja bunda masih ngantuk.

Mirip Siapa Sih?

Saturday, June 27, 2015
Tara lagi suka banget nonton video Masha and the Bear.

Begitu saya sampai rumah pasti langsung nunjukin tab-nya minta diputerin videonya.
Baru aja saya buka, pilih menu, masih mencari-cari dimana tombol video, Taranya udah sibuk ikutan mencetin tab, ngga sabaran. Gitu terus, alhasil bolak-balik kembali ke home. Si anak kecil ngamuk ngga sabaran. Bunda juga kesal anaknya ngga mau nunggu.

“ Taraaa, kamu kok ngga sabaran banget sih naaak”
“ Yaa samalah kayak bundanya” kata papanya sambil lalu


Ghhhhr …grrrrhhhh

Niru Siapa Sih ?

Wednesday, June 24, 2015


Dari bayi, Tara punya kelakuan unik yang kadang masih bikin saya shock. Walau masih bayi, dia itu udah ngerti kapan saya benar-benar fokus ke dia, kapan perhatian saya sambil lalu ke dia. Pokoknya dia itu paling ngga suka dicuekin emaknya ini. Eh sifat ini mirip banget loh sama saya. Bahkan saya pernah nulis kalo benci banget dicuekin ini di profil saya, sekrang sih udah dihapus, ketahuan yang haus kasih sayang gitu.

Lebaran Kemana Kita Tara?

Tuesday, June 23, 2015


Kayak yang saya tulis sebelumnya, sekarang ini papanya Tara memang lagi hobi banget jagain si anak wedok. Ealah sayanya ketagihan banget. Pengennya apa-apa si papa aja lah yang ngurusin Tara. Jadi kepikiran juga, lebaran kali ini kayaknya saya ngga ikutan pulkam ke Jogja sama suami. Suami saya suruh pulkam dewean aja. Soalnya kan hamilnya ini masih muda banget, lebaran nanti baru masuk usia 4 bulan, masih was-was kalau harus naik pesawat. Lagian lebaran ini adik saya yang di Bandung juga bakal pulkam giliran lebaran di Medan dia, trus abang saya juga mau pindahan kerja ke Jakarta, jadi lebaran ini terakhir mereka sekeluarga di Medan. Yo wis, kayaknya mending saya ngga ikutan dulu pulkam ke Kutoarjo, kampung halamannya suami. Tapi terus kepikiran lhaaa kalau papanya pulkam berarti Tara bakal saya sendiri dong yang jaga, kan wawak yang ngurus Tara selama ini juga libur, dan galaulah emaknya ini. 

Papa dan Anak Gadisnya

Friday, June 19, 2015
Hari ini usia kandungan saya udah 12 minggu, horeeee. Ngitung kehamilan kali ini lebih mudah karena saya inget pas periksa pertama itu pas hari Jum'at, jadi ngitung minggunya ya pas Jum'at juga. 

Kata orang hamil yang kedua pasti lebih gampang dari hamil yang pertama. Uuugh, tapi kayaknya itu ngga terjadi sama saya. Hamil yang kedua ini lebih berat karena bawaan saya lapeeer terus. Beda banget sama pas hamil Tara. Waktu hamil Tara, saya baru yang jadi pemakan segalanya itu di usia kandungan 5 bulan ke atas. Tapi yang iniiiih, dari awal ketahuan hamil sampai sekarang maunya makaaan terus. Ngeri bayangin berat badan finish nanti, hii. Tapi untungnya sih sama kayak waktu hamil Tara, yang ini juga minim drama xixixi, tapi bawaannya males ngapa-ngapain. Jadi kalau udah nyampe rumah pengennya tidur-tiduran sambil mainan hape aja. Sebenarnya ngga ada yang istimewa-istimewa juga sih yang mau diceritain soal kehamilan kali ini, ya iyalah ya masih dua bulan juga, trus kan udah pernah juga, jadi so so lah, kayak yang udah ahli gitu.

Tiba-Tiba Punya Kulkas Baru

Monday, May 4, 2015
Tiba-tiba tersadar kalau tanggal 28 April kemarin usia Tara udah 23 bulan, yeay bulan depan berarti Tara sudah genap dua tahun. Bohong banget kalau saya bilang ngga kerasa ^_^. Wong selama 23 bulan ini saya ngga pernah lagi merasakan yang namanya tidur nyenyak tanpa interupsi. Pegel-pegelnya masih terasa disini (tunjuk punggung) disini (tunjuk pinggang) disini  (tunjuk kepala) hahaha. Tapi memang rasanya waktu cepat sekali berlalu. Dulu masih ditimang-timang sekarang sudah lari sana lari sini.

I Love You Tara

Tuesday, October 8, 2013
Dear Putriku tercinta.........

Sabtu kemarin tanggal 28 September 2013  genap empat bulan usiamu, yang artinya sudah empat bulan ini dirimu menjadikanku resmi menyandang status sebagai seorang ibu. Dulu kupikir memiliki anak itu kerjaannya cium-cium bayi, main-main sama kamu, ngajak jalan-jalan, trus asik belanja-belanji baju-baju lucu untukmu.

Ternyata tidak segampang itu. 

Being A Mother

Wednesday, June 19, 2013
Akhirnya bisa posting lagi di blog ini, hampir sebulanan ini rasanya waktu itu ngga cukup buat ngapa-ngapain, padahal ya ngga ngapa-ngapain juga ;)

Alhamdulillah, tiga minggu lalu tepatnya Selasa 28 Mei 2013 pukul 22.39 WIB telah lahir putri pertama kami dengan berat 3,3 kg , panjang 49 cm secara normal. Pengalaman yang ngga mungkin saya lupakan seumur hidup. Setelah lima tahun menanti kehadiran si dede, rasanya semua terbayar lunas ngga pakai ngutang. 



Untuknya kami beri nama Pramodawardani Lalitavistara, Kebahagiaan yang selalu tumbuh dan rezeki yang berlimpah, begitulah makna namanya. Sesuai harapan kami sebagai orangtua. Semoga putri kami ini selalu membawa kebahagiaan dimanapun ia berada, bukan kebahagiaan sementara tapi kebahagiaan yang selalu bertunas, mengakar dan tumbuh besar. Selain itu, karena selama kehamilannya rezeki seolah mengalir bagai ditumpahkan dari langit pada keluarga kecil kami, maka begitulah juga yang kami harapkan akan terjadi padanya.

Custom Post Signature