Showing posts with label financial. Show all posts
Showing posts with label financial. Show all posts

Financial Planning Untuk Para Ibu

Tuesday, January 12, 2021


Ibu-ibu sering nanya nih sama aku. Kalau mau mulai merencanakan keuangan keluarga mulai dari mana sih?

Mulai dari duduk berdua dengan suami ya buibu. Keuangan keluarga itu tanggung jawab bersama jadi buibu dan bapak-bapak

Para ibu memegang peran penting dalam financial keluarga, karena anak-anak pertama kali belajar uang dari orang terdekatnya. 

Seorang ibu yang melek keuangan dan bisa memanage keuangan keluarga dengan baik akan menjadi partner yang kuat untuk suami. Plus jika terjadi sesuatu pada suami maka keuangan keluarga akan berada di tangan yang tepat. 

Terkadang, banyak para ibu yang seolah-olah jadi manager keuangan keluarga, padahal prakteknya hanya sebatas kasir. Nah jangan sampai seperti itu ya buibu. 

Jika ibu tidak bekerja, maka yang menjadi penghasilan ibu adalah penghasilan suami. Jika ibu bekerja, maka penghasilan keluarga adalah penghasilan ayah dan penghasilan ibu.

Mulai Dari Mana?

Pertama kali membuat financial planning mungkin ibu bingung, mulai dari mana ya?

Mulailah dari membuat perencanaan keuangan keluarga. Tahapannya dari:

  • Menentukan tujuan bersama pasangan. Atau kalau ibu adalah single parent, maka buat dulu tujuan-tujuan keuangan yang ingin dicapai.
  •  Biasanya tujuan keuangan keluarga adalah dana darurat, DP rumah pertama, dana pensiun dan dana pendidikan anak.
  • Jika kondisi keuangan terbatas, tentukan prioritas tujuan yang pertama kali ingin dicapai. 
Peran istri : support suami agar karir dan bisnisnya bisa berjalan lancar, sehingga berimpact ke penghasilan keluarga.

Serahkan Pada Ahlinya

Walau kata orang, bunda-bunda adalah manajer keuangan keluarga, namun jika ternyata papa lebih jago ngatur keuangan tidak mengapa papa yang ambil alih ya bun, daripada bunda stress kok ga balance terus tiap bulan. Asal sama-sama dibicarakan, disepakati dan terbuka dengan jelas, sah-sah saja kok.

Namun siapapun yang pegang kendali, bunda harus tetap aware dan tau apa-apa saja yang dilakukan papa ya sebagai back up jika ada hal mendesak.

Misal : tau tagihan-tagihan apa yang harus dibayar.

Asuransi

Moms, jangan lupakan hal penting ini yah. Di dalam keuangan keluarga ada namanya risiko. Salah satu risikonya adalah mama bisa saja kehilangan sumber penghasilan keluarga secara tiba-tiba karena suami mama meninggal dunia dini.

Karena itu mama jangan lupa cek ya, si papa sudah memiliki asuransi jiwa atau belum. Kalau belum, bicarakan dengan si papah untuk membelinya. 

Mama bisa ikut bantu mencarikan asji yang tepat. Jika keuangan masih mepet pilih asji termlife aja mam.

Dokumen Penting

Mam, di rumah yang biasa nyimpen dokumen-dokumen penting siapa?

Walau mama lebih rapi, tapi biasanya papa nih yang telaten ngarsipin dokumen-dokumen penting.

Nah sebaiknya mam tau dimana dokumen-dokumen penting disimpan, termasuk di bank mana rekening tabungan, invest di mana, dan asuransi apa yang diikuti papa. 

Lebih praktis kalau dokumen-dokumen penting discan, lalu dikirim ke email or google drive sehingga mudah dicari saat diperlukan.

Harta dan Utang

Buibu harus tau, setelah menikah, jika tidak ada prenup, maka seluruh harta yang diperoleh selama pernikahan menjadi harta ibu dan bapak secara bersama, demikian juga utang. Jadi pastikan ibu mengetahui seluruh utang yang ada, karena kalau terjadi sesuatu dengan bapak, utang itu akan menjadi warisan ibu dan anak. Iya bu, utang diwariskan, jadi jangan sampe pas ngambil kredit bapaknya bawa ibu lain, pas bayar bawanya nama ibu ya. Canda, utang ya bun.


Dana Darurat

Mam, kadang kita ga bisa menghindari kondisi darurat di keluarga. Atap rumah bocor, Magic com dibanting anak, mertua datang tiba-tiba, maka always sediakan dana darurat, sebagian di rekening, sebagian kecil cash di rumah.

Jangan salah mam, kadang ATM bisa menghianati kita, jaga-jaga kalau mati listrik kaya di Jakarta beberapa waktu lalu, biar ga hectic kalau-kalqu mati listriknya lama dan semua ATM ikutan mati. 

Jika keuangan dihandle papa, maka sebaiknya mama juga pegang dana darurat di rekening mama sendiri. Bicarakan dengan papa ya.

Bunda, mama, ibu, tau ngga, kadang mama mengira mama adalah manajer keuangan keluarga, padahal mama hanya berperan sebagai kasir keluarga. 

Karena itu mama wajib melek keuangan. Tau bagaimana mengatur pengeluaran termasuk proteksi dan investasi. Biar mama juga turut andil dalam keputusan keuangan keluarga.

Mama ga harus ikut bekerja kok, jadi ibu rumah tangga juga ga masalah, tapi jangan berhenti untuk terus mengupgrade skill mama ya, sehingga jika terjadi risiko, mama selalu siap jika harus berganti peran dengan si papa.


Follow IG @winditeguh untuk edukasi financial lainnya.

Mengapa kamu tidak Disarankan menyiapkan dana pendidikan dengan Asuransi Pendidikan

Monday, January 11, 2021
Mengapa kamu tidak Disarankan menyiapkan dana pendidikan dengan Asuransi Pendidikan


Jawabannya karena memang ngga tepat.

Aku kasi tau dulu ya bedanya investasi dan Asuransi


Investasi

Tujuan : Dapat Return (keuntungan) di atas rate inflasi

Waktu : Tau kapan mau dipakai uangnya : setahun lagi, 5 thn, 10 thn , 20 thn lagi

Jumlah : Tau dengan pasti dana yang dibutuhkan :100 juta, 500 juta, 1 milyar, 10 milyar

Instrumen Investasi :Reksadana, obligasi, saham, properti, Equity Crowd Funding, emas,

Cara memilih produk yang sesuai : Berdasar jangka waktu, ketersediaan dana, profil risk.


Asuransi

Digunakan sebagai mitigasi atas risiko kehidupan yang tidak bisa dikendalikan. Tujuannya menempatkan sesuatu yang diasuransikan pada kondisi financial seperti sebelum terjadi risiko

Risikonya sangat mungkin terjadi tapi kita tidak tau kapan waktunya. Bisa besok, bisa hari ini, bisa setahun lagi. Sakit, kecelakaan, kebakaran, cacat tetap, kematian.

Saat risiko terjadi, impact terhadap keuangan akan sangat besar, berpotensi mengganggu keuangan.

Instrumen asuransi :

Asuransi kesehatan : utk mengganti biaya pengobatan

Asuransi jiwa: utk menggantikan penghasilan

Asuransi kebakaran : ut menggantikan kerugian akibat kebakaran

Asuransi kecelakaan: utk menggantikan kerugian akibat kecelakaan.




Nah sekarang, coba kita analisa, untuk menyiapkan dana pendidikan butuhnya asuransi atau investasi?

Tujuan : jelas , dana pendidikan anak.

Waktu pemakaian dana : diketahui, SD 6 thn lagi (kalau anaknya baru lahir). SMP 9 thn lagi, SMA 12 thn lagi, kuliah 15 thn lagi

Berapa dananya? : Bisa diketahui dengan mencari tau ke sekolah tujuan.

Bisa dilihat kan, kriterianya masuk ke investasi, maka menyiapkan dana pendidikan anak ya pakai produk investasi ya, bukan pakai asuransi.

Tapi kan kak bisa juga pakai asuransi pendidikan, supaya kalau ortunya meninggal dunia, ada UP cair sehingga anaknya bisa tetap melanjutkan sekolah?

Bener banget. Kalau memang yang menjadi tertanggung adalah orangtuanya.

Definisi di atas adalah kegunaan dari asuransi jiwa. Salah satu fungsi asuransi jiwa memang supaya kalau pencari nafkah di keluarga meninggal dunia. Maka akan ada UP yang cair, sehingga uangnya bisa digunakan anak untuk melanjutkan sekolahnya.




Tertanggung : orang yang diasuransikan. Artinya jika terjadi risiko meninggal dunia, maka UP (Uang Pertanggungan) akan cair.

Uang Pertanggungan : Dana yang cair jika tertanggung meninggal dunia.

Maka, di asuransi pendidikan, jiwa yang dilindungi bukan orangtua, tetapi anak. Artinya, UP meninggal dunia akan cair jika anak yang meninggal dunia, bukan jika ortu yang meninggal dunia.


Kalian pernah ngga melayat ke pemakaman anak teman kalian?

Saat anak meninggal dunia, apakah ortu butuh dana? Apakah ortu kehilangan atau terganggu financialnya saat anaknya meninggal?

Tentu tidak ya. Justru jika anak meninggal dunia, maka ortu ga butuh lagi dana pendidikan (ya kan anaknya udah meninggal). Maka ngga perlu tuh UP yang pertanggungannya adalah anak.

Yang butuh dilindungi itu ya jiwa ortunya. 

Maka dari itu, kalian ngga perlu asuransi pendidikan untuk menyiapkan dana pendidikan anak kalian. Pakailah produk investasi seperti reksadana saham obligasi, dsb

Lho lalu kalau ortunya meninggl dunia sebelum dana pendidikannya terkumpul gimana? Siapa yang melanjutkan investasinya?

Thats why selain nyiapin dana pendidikan anak, ya ortunya beli asuransi jiwa dong yah. Beli asuransi jiwa yang masa pertanggungannya sampai anak terkecil selesai sekolah. Sehingg kalau terjadi ortu meninggal dini sebelum anak tamat sekolah, akan cair tuh UP untuk mengganti penghasilan ortu yang hilang krn ybs meninggal dunia.

UPnya ini ya dipakai untuk neruskan investasinya. 

Jadi gitu ya. Pilih produk sesuai fungsinya. 

Nah sekarang, coba cek polis asuransi pendidikan yang udah kalian beli. Nama siapa yang tertulis sebagai tertanggung di situ? 

Nama anakmu? Atau nama dirimu?


Follow IG @winditeguh untuk edukasi financial lainnya.

Tolong Aku Ditipu Asuransi Pendidikan



“ Mba aku ikut asuransi pendidikan selama bertahun-tahun, kok pas aku mau ambil duitku kok jauh banget perhitunganku. Bukannya untung malah buntung”

Sering kan yah baca atau dengar keluhan orang seperti itu. 

Niat hati ingin menyiapkan dana pendidikan anak, apa dikata saat waktunya tiba, dana yang direncanakan tidak sesuai harapan.

Sebenarnya apakah para orangtua ditipu oleh asuransi pendidikan? 

Naini gaes, memang literasi keuangan masyarakat kita masih rendah banget, apalagi masalah asuransi. Mitos bahwa asuransi menipulah, judilah, dsb dsb. 

Apakah Ada Asuransi Pendidikan?

Bapak ibu sekalian, saat kalian membeli asuransi pendidikan, biasanya yang kalian beli sebenarnya adalah asuransi jiwa unitlink. Nama produknya macem-macem, hanya saja bahasa marketingnya sering disebut sebagai asuransi pendidikan.

Di Asuransi jiwa unitlink, uang yang kalian setor setiap bulan akan dibagi menjadi dua:
1. Asuransi Jiwa
2. Investasi di reksadana sesuai jenis yang kalian pilih.

Misal nih : Kalian beli asuransi pendidikan dengan premi Rp 1 juta sebulan. Biasanya agen asuransi akan bertanya ke kalian, berapa yang mau dialokasikan ke asji, berapa ke investasi. Karena para orangtua saat beli asuransi pendidikan niatnya untuk dana pendidikan, maka agen kemungkinan akan menawarkan porsi investasi lebih besar daripada porsi asuransi jiwa.

Misal : 400 rb untuk premi Asji dengan UP Rp 300 juta
600 ribu untuk investasi. Investasinya biasanya kalian akan dikasi pilihan : Risiko rendah (RD pasar uang). Risiko Sedang (RD Pendapatan tetap), Risiko Tinggi (RD Saham).

Jadi, setiap bulan dana yang kalian setor, ngga full ke investasi, tapi ada porsi asuransinya, plus jangan lupakan biaya akuisisi dan biaya administrasi

Kenapa kok uangnya di akhir periode malah berkurang?

Iyes, karena biasanya di tahun 1 sd tahun ke-5 kepesertaan asuransi, itu adalah masa akuisisi. Porsi dana kalian akan lebih besar ke asuransi daripada ke investasi dengan prosentase tertentu.

Maka, sudah pasti hasil investasinya ngga akan sesuai hitungan kalian.

Biasanya buibu dan bapak-bapak akan ngitung seperti ini : 

Rp 1 juta x 10 th x 12 bulan = Rp 120 juta.

Ini harapan minimalnya, plus return investasi tentunya. Tapi kenyataannya memang tidak seperti itu, 
Soale emang investasinya ngga bener-bener full 1 juta dalam 10 tahun. Ini lihat di polis aja berapa porsi investasi, berapa porsi polis asuransi. Plus tergantung juga dengan pilihan investasi kalian. Kalau milihnya saham, ya akan ngikut pergerakan saham. Kalau milihnya Pasar Uang akan ngikut suku bunga depo, kalau milihnya Pendapatan tetap akan ngikut Kupon obligasi.

Berarti ditipu kak?

Ngga ditipu. Tapi mungkin agen yang menjelaskan juga ngga ngerti, atau kaliannya juga ngga nanya detail. 

Kalau gitu rugi dong?

Iya rugi kalau tujuanmu beli asuransi pendidikan adalah untuk investasi dana pendidikan anakmu.

Karena produk asuransi memang bukan untuk investasi. Investasi di dalam produk asuransi tujuannya supaya kamu bisa bebas biaya premi saat nilai investasimu bagus. Jadi sederhananya, investasi dalam asuransi unitlink itu harusnya digunakan untuk membayar premi asuransimu di tahun ke-6 dst. Biasanya ini disebut cuti premi.

Jadi baiknya gimana kak?


Baiknya belilah produk yang sesuai dengan tujuan keuanganmu. 

Asuransi itu adalah proteksi. Produk yang digunakan untuk memitigasi risiko. Untuk sesuatu yang bisa saja terjadi tapi kamu ngga tau kapan kejadiannya, dan kalau kejadian, maka bisa menggerus hartamu. Contoh kematian, sakit, kecelakaan, kebakaran, cacat.

Pendidikan, adalah sesuatu yang bisa diprediksi, kamu tau kapan anakmu masuk SD, kapan kuliah, jumlah dananya pun bisa kamu prediksi, maka butuhnya bukan asuransi tapi investasi.

Produk Investasi itu : Saham, reksadana, obligasi, emas.dll

Bukan salah produknya, terkadang kitanya yang kurang cermat dalam memilih produk untuk tujuan keuangan kita. Belilah produk keuangan sesuai fungsinya. Asuransi untuk proteksi, sedangkan investasi untuk mendapatkan return atau keuntungan. Jangan terbalik-balik yah. 

Ingat, uangmu tanggung jawabmu. Keputusan keuanganmu kamu yang akan menanggungnya. Jangan malas untuk mencari tahu sebanyak-banyaknya sebelum memutuskan sesuatu.


Follow IG @winditeguh untuk edukasi financial lainnya.

Istilah istilah Pada Transaksi Saham

Wednesday, November 4, 2020




Yang baru nyemplung di dunia saham, saat pertama kali make aplikasi atau saat nonton live para expert, investor pemula kadang berasa beda server sama istilah-istilah yang ada. Mau nanya malu, ga nanya rindu (lho). Nah minimal beberapa istilah ini tau dulu ya.


BUY AND SELL

Buy itu beli, Sell itu jual

“Yeee itu mah gw tau”

Jangan sombong Ricardo. Ada berjuta-juta investor yang pernah salah klik. Mau jual kepencet beli. Mau Sell kepencet Buy. Ini Horor banget kalo sampe beli pas harga seharusnya take profit๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ .Jadi inget-inget ya. Kalau mau jual ya pencet SELL SELL SELL

BID DAN OFFER

Bid : harga yang dipasang investor untuk MEMBELI sebuah saham.

Karena harga beli maka, investor akan pasang harga serendah-rendahnya


Offer : harga yang dipasang investor untuk MENJUAL sebuah saham

Karena harga jual maka investor akan pasang harga setinggi-tingginya.


Agar saat transaksi kita langsung dapat sahamnya, maka :

Kalau beli : ambil harga offer

Kalau jual : ambil harga bid



MATCH DAN AMEND

Match
Saat orderan belimu harga dan lotnya ketemu dengan yang jual. Sebaliknya juga saat penawaran jualmu ketemu dengan order beli baik jumlah lot maupun harganya, maka transaksimu statusnya akan MATCH.

Amend
Nah kadang, saat mengisi order untuk transaksi, kita bisa saja salah ngetik, kayak yang di atas tadi tuh mau pencet Sell eh yang keklik malah Buy. Sepanjang transaksinya belum status MATCH, maka kamu masih bisa batalkan atau ganti transaksi, Istilahnya itu AMEND. Jadi menu Amend ini gunanya untuk mengubah atau membatalkan transaksi.


AVERAGE PRICE

Harga rata-rata saham sepanjang transaksi pembelianmu dari awal sampai sekarang.

Misal beli saham BBRI beberapa kali


Maka, saham BBRI yang kamu miliki mempunyai nilai AVG Rp 3.410/lembar saat ini.

Kalau kamu jual di harga 3500 misalnya, maka keuntunganmu = 3.500-3.410 = Rp 90/lembar


AVERAGE UP DAN AVERAGE DOWN


Average Up
Membeli saham yg sama pada saat harga saham naik dengan harapan harga saham tersebut akan naik terus sehingga keuntungan akan lebih maksimal.

Average Down
Membeli saham yg sama pada saat harga saham lagi turun, untuk menurunkan harga rata-rata saham tersebut, sehingga saat si saham naik, keuntungan akan lebih besar


BEARISH, BULLISH, SIDEAWAY

Bearish
Dari kata bear atau beruang yang jalannya nunduk. Kondisi saat pasar lagi turun dalam jangka waktu lama. Disebabkan volume penjualan lebih banyak dari volume pembelian

Bullish
Dari kata bull atau banteng yang jalannya nyeruduk ke atas .Kondisi pasar saat trend lagi naik. Terjadi karena volume pembelian lebih banyak dari volume penjualan

Sideaway
Kondisi pasar sedang datar. Biasanya saat pasar masih ragu, yang jual sama yang beli sama. Investor melakukan aksi wait and see


Saat kondisi pasar sedang bearish (turun), investor tertentu melakukan average down. Saat kondisi pasar Bullish, investor lain melakukan average up. Saat Sideaway, investor wait and see,biasanya melakukan avg down atau avg up secara bertahap, sambil menunggu apa yang terjadi.

POTENTIAL GAIN DAN POTENTIAL LOST

Dalam investasi saham, keuntungan dan kerugian yang ditampilkan pada aplikasi sifatnya masih unrealized, alias belum riil. Sepanjang kamu tidak menjualnya, maka kamu belum untung atau belum rugi.

Potential Gain
Nilainya positif, artinya kalau kamu jual kamu akan dapat untung sebesar angka yang terteraNilainya positif, artinya kalau kamu jual kamu akan dapat untung sebesar angka yang tertera

Potential Lost
Nilainya Negatif, artinya kalau kamu jual saham tersebut, maka kamu akan rugi sebesar angka yang tertera.



Nah itu dia tadi beberapa istilah dalam transaksi saham. Jadi minimal saat dengerin yutub atau live tentang saham, ngga cengok-cengok amat yah.

Kalau masih sering mendengar bahasa planet, gpp, tenang aja, kadang-kadang emang bahasanya aja yang kayak bahasa langit, padahal kalo udah tau artinya, oalah itu tho maksudnya hahahaha. Tiap denger istilah aneh, langsung googling aja, ntar lama-lama kamu juga bisa cas cis cus kayak yang udah ahli ngomongin saham hahaha.

Kenapa Investor Pemula Hampir Selalu disarankan mulai dari Reksadana Pasar uang?

Tuesday, October 20, 2020




Sering dapet pertanyaan, “ Kak investasi apa yang cocok untuk investor pemula”

Walau udah dijelaskan berkali-kali, pertanyaan ini tuh kayak pertanyaan template ya, hahaha. Ga di aku, ya di beberapa postingan financial planner lain, pertanyaan ini eksis terus.

Jawaban paling gampang, mulai dari reksadana pasar uang.

Kenapa?

Karena reksadana pasar uang adalah instrumen investasi dengan risiko paling rendah.

Kenapa?

Karena di reksadana pasar uang, para manajer investasi menempatkan danamu dan dana investor-investor lain ke deposito dan ke obligasi-obligasi jangka waktu kurang dari 1 tahun.

Risiko menjadi rendah karena ya produknya deposito. Sistemnya deposito, kamu masukkan uang di bank, dapat bunga tiap bulan, kalao kamu pakai sistem Add on rollover, mka bunganya setiap bulan akan dimasukkan ke pokok lagi.



Di deposito, nominal 100 juta dengan nominal 5 Milyar akan mendapat bunga yang berbeda. Maka karena kamu masukin uang beramai-ramai bersama investor lain, walaupun duit yang kamu setor cuma 250 rb, maka return yang kamu dapat seolah-olah kamu nabung 5 milyar


Risiko di deposito hanya akan terjadi kalau bank tempat si manajer investasi naroh duitnya bankrut. Nah ini kecil kemungkinan terjadi ya jika bank pilihan manajer investasi merupakan bank dengan kondisi financial yang baik.

Jadi, berinvestasi di reksadana pasar uang, hampir tidak ada bedanya dengan kamu berinvestasi di deposito namun dengan return yang lebih tinggi dan modal yang lebih kecil. Sangat jarang, walaupun ada, reksadana pasar uang yang returnya turun. Kalaupun turun pasti karena ada kaitannya dengan kebijakan suku bunga.

Yaiyalah ya, namanya juga penempatannya di deposito, kalau deposito di bank turun yg kemarin 6%, sekarang jadi 4% ya udah jelas return akan berkurang, tapi sangat jarang menjadi negatif layaknya saham.





Makanya untuk investor pemula, jenis investasi ini dianggap paling pas, karena sebagai investore pemula biasanya kamu ngga suka kalau uangmu mengalami penurunan jumlah apalagi sampai minus Kamu nga bisa lihat nabung 5 bulan harusnya 1 juta kok sekarang malah cuma 800 ribu. Tapi kamu masih bisa mentolerir, kemarin dapet return 100 rb, kok bulan ini cuma 800 rupiah. Kamu masih bisa nih menolerir ini, asal pokok investasimu ngga berkurang aja.

Maka RD Pasar uang cocok untuk latihan, melatih disiplin menyisihkan uang setiap bulan, sekaligus melatih kesabaran dalam berinvestasi.

Jadi bagi para investor pemula, boleh mulai belajar dari reksadana pasar uang.

Saran Financial Untuk Mahasiswa

Wednesday, October 7, 2020


Kak kalau untuk mahasiswa, gimana ya cara ngatur keuangannya

1. Belajar Menghasilkan Uang

Kebanyakan mahasiswa itu sumber duitnya adalah dari kiriman ortu.
Tapi hey, itu mahasiswa jaman dulu. Mahasiswa jaman sekarang ngga kayak gitu.

Sumber penghasilanmu :
- Kiriman Orangtua
- Beasiswa
- Penghasilan sampingan.

Iyes, saran keuangan pertama untukmu, belajar menghasilkan uang.

Ada banyak alternatif pekerjaan sampingan untuk mahasiswa :
- Guru Private
- Asisten Dosen/Asisten Lab
- Dropshipper onlineshop
- Reseller atau jualan online
- Jastip Instagram
- Admin Sosmed
- Penerjemah
- Guru Bahasa Inggris orang kantoran
- Fotografer amatir di tempat wisata
- Driver Gojek/grab
- Freelancer sesuai bidang : Designer, fotografer, Event Organizer.
- Content Creator

Dengan terbiasa memiliki penghasilan tambahan, saat lulus kuliah kamu tidak akan sempat jadi pengangguran. Bahkan saat bekerja pun, kamu sudah terbiasa untuk selalu memiliki side income.

2. Belajar Membelanjakan Uang

Masih jadi mahasiswa yang di tanggal tua merana?

Akhir bulan yang biasa makan 3 kali sehari, jadi sekali sehari? Itupun nasi bungkusnya dibagi dua buat hari ini dan besok ghahaha.

Cmon gaes, mahasiswa jaman now, udah ngga musim kere di akhir bulan, jangan kayak pegawai kantoranlah.

Membelanjakan uang yang benar itu artinya kamu bisa membuat skala prioritas pengeluaranmu. Kewajiban - Kebutuhan - Keinginan

Kewajiban : Bayar uang kos, bayar uang kuliah
Kebutuhan : Makan, Transport, kuotas, groceries, investasi
Keinginan : Makan enak sama pacar, dugem, minum boba tiap hari, mke over kamar biar instagramable.

3. Belajar Membuat Budget

Karena keinginanmu tidak terbatas sementara duitmu sangat terbatas, maka belajar membuat budgeting agar uang yang dimiliki bia mengcover kewajiban-kebutuhan-keinginan.

Bagi pos pengeluaranmu

  • MakanTransport, Kuota, Groceries
  • Upgrade Otak
  • Dana darurat/Investasi/ tabungan
  • Biaya Kenakalan

Karena kamu anak kos yang 10 rb aja rasanya sangat berguna, maka bikin budget bulanan, breakdown mingguan, breakdown lagi harian. Kalau lebih masukin ke dana darurat.

4. Bangun Habit Menabung

Mengelola uang besar dimulai dari yang kecil. Kalau pas duitmu pas-pas-an aja kamu ngga bisa kelola, ya pas duitmu banyak juga bakal kesulitan. Usahakan menabung setiap bulan dari uang bulananmu. Kalau uangmu pas-pasan tetap usahakan. Bukan untuk dapat hasilnya tapi untuk membangun habitnya. Orang yang terbiasa menabung atau berinvestasi meskipun sedikit, ya pas penghasilannya nambah pun akan menyisihkan uangnya.

5. Investasi Kepala


Dari tabunganmu itu, gunakan untuk upgrade skill dan kemampuan. Aku sarankan kamu belajar produk-produk investasi mumpung masih muda banget. Dengan 50-100 rb yang kamu tabung, kamu bisa ikut seminar online tentang saham, beli buku tentang saham, reksadana, atau biografi Warren Buffet, Dale Carnegie, Atau Benjamin Graham.

Follow akun-akun self development, investasi, keuangan. Subscribe youtube Satu Persen jangan lupa. Follow akun @winditeguh jangan ketinggalan :)

Abis belajar, cobain, praktekin. Ngga usah banyak alasan, reksadana bisa dimulai dari 10 ribu lho. Saham bisa dimulai dari 350 rb utk bluechip. Semakin cepat kamu belajar, semakin
cepat kamu mula

6. Pilih Circle Pertemanan Yang Sehat

Pertemanan sehat bukan berarti hanya berteman sama anak pintar ya. Sama temen bobrok yang kelakuannya ajaib jjuga gpp tapi yang suka belajar. Belajar apa aja. Belajar nge-game ya gpp, belajar bikin akun tiktok supaya follower milyaran ya gpp. Belajar ngedit foto naik motor sendiri supaya ada yang bonceng di belakang ya cakep. Temenan sama orang yang suka belajar dan mencoba hal baru (tapi jangan nyobain narkoba ya), maka hidupmu akan bergerak ke depan.

7. Belajar Bilang Tidak


“ Eh nongkrong yok” padahal kamu baru pulang dari praktikum, badan capek banget, pengen tidur.

Ayo belajar bilang “ Tidak, aku mau bobo”

Eh temenin ke kosan gebetanku yuk”. Padahal kamu udah siap-siap mau dengerin podcastnya raditya Dhika “. Belajar bilang “ Tidak, lu sendirilah, cemen amat minta temenin”

(pantes aku ga punya temen dulu)

Belajar bilang tidak sampe akhirnya kamu terlatih untuk ngga merasa tidak enak kalau nolak sesuatu, akan menyelamatkanmu di kemudian hari.

Percaya kata kakak.

8. Jangan Takut Salah

4 tahun di bangku kuliah, bisa saja kuliahnya bukan minatmu. Gpp hidup memang kadang kayak kata mang oleh, anjyim banget. Fokus saja untuk menyelesaikan kuliahmu, hard skill kamu pelajari, jangan lupakan soft skill, seperti problem solving, creative thinking, adaptive and colaboratif4 tahun di bangku kuliah, bisa saja kuliahnya bukan minatmu. Gpp hidup memang kadang kayak kata mang oleh, anjyim banget. Fokus saja untuk menyelesaikan kuliahmu, hard skill kamu pelajari, jangan lupakan soft skill, seperti problem solving, creative thinking, adaptive and colaboratif.

Critical Point mahasiswa adalah usia muda dan kemampuan belajar yang cepat, maka jangan takut salah, belajar, praktek, salah, temukan solusi.

Biar jadi mahasiswa yang muda, gaya dan terencana ya.

Keuanganmu Acakadut? Mungkin Kamu Tidaak Memiliki Satu dari Kecerdasn Financial Berikut

Tuesday, October 6, 2020


Sering denger kan kalau type-type kecerdasan manusia itu banyak macamnya. Ada 9 type kecerdasan yang sering disebut, mulai dari kecerdasan linguistik, logika, sampe naturalis dan eksistensial.

Ada juga yang menekankan kecerdasan Intelektual, kecerdasan emotional, sampai kecerdasan spiritual.

Nah yang malah jarang disebut tuh adalah kecerdasan financial. Padahal uang memberi pengaruh besar di kehidupan kita.

Banyak orang ngga bisa mengelola uang dengan baik, bahkan ga bisa menghasilkan uang, bukan hanya karena nasib dan privilege yah, tapi bisa jadi karena tidak mengasah kecerdasan financialnya.

Makanya penting nih bagi kita mengasah kecerdasan financial kita. Apa saja itu?


1. Kemampuan Menghasilkan Uang


Orang disebut cerdas secara finansial kalau bisa menghasilkan uang.

Menghasilkannya ga harus kerja di kantor, bisa berdagang, freelancer, penyedia jasa, kontraktor, designer, pialang, broker, you name it.

Sepanjang mampu menghasilkan uang maka kamu sudah memiliki kriteria pertama cerdas finansial.


2. Kemampuan Membelanjakan atau Mengalokasikan Uang

Ini terkait financial planning.


Uang yang sudah dihasilkan jika tidak dikelola dengan baik maka tidak akan bisa memenuhi kebutuhan kita.

Orang-orang cerdas finansial akan berfikir dengan pertimbangan logis bukan dengan emotional dalam membelanjakan uangnya. Bisa membedakan mana kewajiban, kebutuhan, keinginan.

Upaya untuk mengembangkan kecerdasan ini :

⁃ Membuat skala prioritas

⁃ Budgeting pengeluaran

⁃ Membuat plan tujuan keuangan


3. Kemampuan Melindungi Uang

Uang kalau udah di tangan kita sudah pasti akan memiliki risiko. Risiko hilang, risiko nilainya turun karena inflasi, dan risiko habis dalam sekejab saat ada kondisi darurat di keuangan kita.

Orang yang cerdas finansial mampu melindungi hasil kerjanya agar tidak hilang karena hal-hal di luar kendalinya.

Upaya untuk melindungi uang :

⁃ Memilih tempat menyimpan uang yang aman : di bank, bukan di bawah bantal

⁃ Memilih produk keuangan yang returnnya di atas inflasi dengan produk-produk investasi.

⁃ Menyiapkan dana darurat sebagai bemper dana cadangan untuk kondisi urgent mendesak.

⁃ Membeli produk asuransi untuk risiko kehidupan : sakit, cacat tetap, meninggal dini.


4. Kemampuan Mengungkit atau Mengembangkan Uang

Cerdas secara financial artinya bukan hanya mampu menyisihkan uang untuk ditabung. Tapi bagaimana caranya agar uang yang disisihkan bisa berkembang secara optimal sehingga bisa menghasilkan cashflow atau penambahan nilai (capital gain)

Upaya mengasah kemampuan ini :

⁃ Belajar produk-produk investasi

⁃ Mengetahui strategi berinvestasi.

⁃ Memiliki target keuangan yang jelas sehingga tidak salah dalam menempatkan uang sesuai tujuan

⁃ Mengerti perhitungan suku bunga sehingga bisa menghitung biaya utang dan potensi return


5. Kemampuan Mengolah Informasi


Naini penting banget. Cerdas finansial artinya kamu juga mampu mengolah informasi yang beredar agar tidak salah dalam memgambil keputusan dan tidak terjebak investasi bodong.

Misal : Mengetahui informasi suku bunga BI saat ini berapa. Dari informasi ini kamu tau berapa return layak instrumen investasi di periode saat ini.

Saat ada kebijakan ekonomi global yang baru diluncurkan, bisa menghubungkan korelasi antara satu kejadian dengan hal lainnya sehingga bisa cepat mengambil keputusan. Misal saat pemerintah mengumumkan pertumbuhan ekonomi negatif, maka kita bisa menganalisa ada kemungkinan terjadi resesi, imbasnya BI akan menurunkan suku bunga, maka investasi yang berpeluang positif ada di surat utang. Kemungkinan emas akan meroket, IHSG akan turun.


Dsb dsb. Kemampuan mengolah informasi ini tidak susah dilakukan, berbekal kepo dan penasaran aja cukup, karena semua informasi dengan mudah bisa didapat.

Upaya Untuk Mengasahnya :

  • Aware dengan isu-isu terkini
  • Rajin membaca dan mau melakukan analisa
  • Berpatokan pada data


Kecerdasan financial dibutuhkan agar kita bisa memanage uang dengan bai.k. Hasil akhirnya akan menjadikan orang-orang cerdas financial memiliki 3 hal yaitu, knowledge, skill dan wisdom.Bagaimana?. Apakah saat ini kamu sudah memiliki 5 kecerdasan financial tersebut?

Kalau belum, ngga apa-apa ayo dilatih, biar bisa menghandle uang dengan baik.



Menjaga Kesehatan Gigi Di Tengah Pandemi dengan Sasha, Pasta Gigi Halal, Pencegah Gigi Berlubang

Monday, May 18, 2020


Kemarin di instastoryku ada yang nanya, apa hal-hal yang aku rindukan sejak social distancing, apakah aku suka the new normal yang ada saat ini atau rindu balik ke kondisi sebelum pandemi.

Well jujur aja ya, walau aku merasa kondisi saat ini tuh bukan kondisi yang kita impikan, namun the new normal yang terjadi sekarang bisa banget dinikmati. Anjuran di rumah saja yang bolak balik disuarakan itu membuat kita sadar yah, bahwa ternyata sebagai manusia tuh kebutuhan hidup kita yang paling utama adalah kesehatan dan rasa aman. Ngumpul bersama keluarga dengan makan seadanya pun udah cukup banget, asal SEHAT dan ga ada yang sakit. Karena sakit di kondisi pandemi gini kayak buah simalakama ya. Mau ke rumah sakit takut tertular, di rumah aja ya butuh berobat.



Pas banget, kemarin tuh jadwalnya Tara dan Divya periksa gigi. Anakku kan punya masalah gigi ya, ada beberapa giginya yang berlubang. Setiap bulan sebenernya udah rutin kontrol, dan bulan Maret itu disuruh dokter gigi Tara buat rontgen gigi, karena ada perawatan gigi yang mau dilakukan. Rontgen udah dilakukan , eh ndilalah terjadi outbreak corona. Dokter-dokter gigi praktek pada tutup, jadi ya ga bisa dilanjutkan perawatannya.

Untungnya dokter gigi Tara masih bisa dihubungi via WA, jadi lumayan masih bisa konsultasi, gimana biar gigi anakku bisa tetap dirawat menunggu ntar kalau dia sudah buka praktek lagi. Sarannya sih ya memang perawatan sehari-hari gigi itu harus diperhatikan dengan bener, dimulai dari kebiasan baik sikat gigi sebelum tidur dan sesudah makan, dan menggunakan pasta gigi serta sikat gigi yang tepat.



Gara-gara anakku giginya bermasalah, aku tuh jadi suka baca-baca tentang pasta gigi. Aku baru tau kalau alkohol di pasta gigi itu bisa menyebabkan korosi pada gigi. Terus, karena alkohol sifatnya menyerap air, sehingga adanya pasta gigi yang menagndung alkohol di gigi bisa menyerap air di sekitar mulut, akibatnya mulut jadi kering.

Nah itulah yang bikin aku mulai cai-cari lagi pasta gigi lain. Karena ini kan juga bulan puasa ya. Mulut juga agak bau-bau gimana gitu, kalau ditambah kering pula lagi, kan jadi repot.Nyari-nyari info soal pasta gigi yang ga mengandung alkohol ketemunya merk Sasha.

Nah si Sasha pasta gigi pencegah gigi berlubang ini ternyata ga hanya bebas alkohol, tapi juga mengandung siwak asli dan halal.

Mengenai siwak ini menarik banget sih. Karena kalau denger kata siwak tuh aku langsung inget sama kebiasaan nabi bersiwak. Jadi kebetulan banget, sambil mantau anakku sikat gigi aku tuh sempetin nyeritain sejarah nabi.

" Tara tau ngga pasta gigi ini kandungannya apa, ini ada siwaknya lho"
"Siwak itu apa bunda"
"Siwak itu yang digunakan nabi untuk sikat gigi pada jaman dulu, dia dari akar pohon gitu Tara"

Wah si Tara antusias banget sampai harus buka youtube buat nyari pohon yang bisa digunakan untuk bersiwak hahaha. Biar kalian tau juga aku bagi infonya yah.



Ternyata siwak itu berasal dari dahan pohon arak yang memiliki nama latin Salvadora persica. Fungsi umumnya adalah membersihkan mulut, gusi serta gigi. Ukurannya kecil, tampak seperti belukar dan bercabang-cabang. Warna batangnya putih jika dikelupas dan terdiri dari banyak serat. Akarnya berwarna kecokelatan, beraroma mirip seledri, persis sih kayak pasta gigi Sasha ini, ada aroma-roma seledrinya dikit.

Aku kasih tau ke Tara bahwa hukum bersiwak itu sunnah karena merupakan anjuran dari nabi Muhammad. Bersiwak termasuk pekerjaan ringan namun memiliki banyak faedah, baik keduniaan maupun keakhiratan. Keduniaannya adalah mendapat kebersihan mulut, kesehatan gigi serta menghilangkan bau mulut. Sementara faedah keakhiratan ialah ittiba’ pada Nabi dan mendapat ridha Allah.

Kandungan dalam siwak sendiri sangat beragam. Di antaranya adalah pottasium, klorida, sodium bicarbonate, silika, fluoride, sulfur, trimethyl amine, vitamin C, tannins, salvadorine dan aneka mineral lainnya. Semuanya memiliki fungsi dalam membersihkan, menyehatkan serta memutihkan gigi.

Selain mengandung siwak, pasta gigi Sasha juga mengandung floride yang fungsinya untuk membersihkan bakteri, mencegah plak sdan mencegah gigi berlubang.



Abis dongengin Tara soal siwak, jadinya kalau mau sikat gigi tuh gampang nyuruhnya hahahaha. Mayanlah ya di bulan puasa gini ada bahan dongengin sejarah yang berhubungan sama nabi yang ngga itu-itu aja.

Semogalah dengan pakai pasta gigi Sasha gigi anak-anakku dan gigiku serta suami bisa sehat-sehat terus. Dan semoga juga niat baik untuk memilih produk halal termasuk pasta gigi bisa jadi amal ibadah ya. aamiin.

Selamat puasa semuanya, jangan lupa ya walau puasa tetap jaga kesegaran dan kesehatan mulut dan gigi plus pilih produk yang bikin adem kayak Sasha pasta gigi yang halal dan ampuh mencegah gigi berlubang.

Oya buat kalian yang mau membeli pasta gigi Sasha bisa ke https://bit.ly/SashaHalalPencegahGigiBerlubang

Custom Post Signature