Pilih Pilih Gendongan Bayi

Sunday, January 8, 2017


Tips memilih gendongan bayi.

Seorang bayi bernama Eric Matthews meninggal dunia ketika orangtuanya Marianne dan Robert mengajak berjalan-jalan untuk menenangkannya.

Eric Matthew meninggal karena tidak sengaja tercekik saat berada di gendongan ibunya. 

Selain Eric, penyelidikan tim Koroner mencatat setidaknya sudah enam anak tewas akibat gendongan di Inggris. Sedangkan 16 kematian tercatat di Amerika dan Kanada.

(sumber : http://health.liputan6.com/read/2032421/bahaya-kain-gendongan-bayi-5-minggu-meninggal-sesak-napas)

Wih, membaca berita tersebut, jantung saya rasanya mau copot.

Kebayang bayi dalam gendongan ibunya bisa mengalami bahaya yang menyebabkan kematian.

Padahal saya suka banget menggendong anak. Dan saya yakin banyak orangtua yang masih lebih suka menggendong anak ketimbang memakai stroller.

Tragedi di atas sekaligus mengingatkan kita para orangtua untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan keamanan dan keselamatan anak saat digendong.

Sebenarnya prinsip menggendong bayi itu ngga ribet sama sekali.

Makanya sebagai orangtua kita harus cari-cari info juga bagaimana cara menggendong anak yang benar dan aman, termasuk pilih-pilih gendongannya. Jangan asal mahal doang, atau asal lucu doang, atau malah pilih yang paling murah.

Karena namanya menggendong itu bukan sekedar membawa bayi tapi ada proses bonding yang menyertainya.


Manfaat mengendong bayi

Menggendong bayi itu banyak banget manfaatnya

Selain untuk memperkuat ikatan batin juga berfungsi untuk menenangkan bayi, karena saat kita gendong, posisi tubuh kita sangat dekat dengan bayi, sehingga ia bisa mendengar detak jantung kita. Dan itu, menyebabkan bayi seolah-olah merasa seperti masih dalam rahim kita dulu, aman, damai, sentosa.

Makanya ngga heran kan, melihat bayi nangis kejer, eh tiba-tiba mingkem cep saat digendong. Karena hangat tubuh kita, detak jantung kita, membuat ia merasa tenang.

Nah biar kita jadi ngga parnoan namun tetap hati-hati dalam menggendong anak, tentu harus tahu hal-hal yang harus diperhatikan dalam pilih-pilih gendongan. 

Apa aja sih yang harus diperhatikan kalau mau memiliki gendongan bayi?

Mungkin dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut ini , kita bisa memutuskan gendongan seperti apa yang cocok untuk untuk dibeli.


Gendongan Bayi Yang Bagus Yang seperti apa?

Hal pertama yang mungkin terlintas di benak ibu-ibu baru saat mau membeli gendongan untuk anaknya adalah pertanyaan ini.

Gendongan bayi yang bagus itu yang seperti apa sih?

Apa yang bagus bahannya.
Apa yang mahal harganya
Atau apa yang banyak direkomendasikan orang.

Kelihatan rempong ya, padahal mah prinsip utama menggendong itu saja yang kita perhatikan dalam memilih gendongan anak.

Pokoknya yang namanya gendongan itu harus memenuhi 2 syarat dasar berikut :

Aman untuk yang digendong
Nyaman untuk yang mengendong.



Untuk mengetahui gendongan mana yang memenuhi syarat di atas, pastikan aja beberapa hal berikut :

  • Pilih yang bahannya tidak panas, biar nyaman untuk bayinya. Bahan katun biasanya menjadi opsi terbaik.
  • Pilih yang jahitannya kuat. Ini ada hubungannya dengan keamanan si bayi yang digendong.
  • Pilih gendongan yang membuat berart badan bayi terdistribusi rata, sehingga ngga bikin nyeri bahu dan punggung yang gendong.
  • Pilih yang gampang digunakan, ngga ribet dan mudah dibersihkan
Kalau syarat itu sudah dipenuhi mudah-mudahan ngga akan ada cerita, abis nggendong anak, badan kayak mau patah-patah.


Nah setelah tahu prinsip dasar memilih gendongan bayi, lanjut ke hal berikutnya.

Bagaimana Posisi yang aman dalam menggendong?

Yup dengan mengetahui bagaimana posisi aman atau posisi alami anak, maka kita ngga akan salah dalam memilih gendongan dan mudah-mudahan anak aman selama berada di gendongan kita.


Posisi Menggendong Bayi 

  • Gendongan bayi harus cukup ketat sehingga cukup dengan dengan tubuh kita, tapi tetap pastikan bayi tidak sesak dan masih bisa bernafas wajar.
  • Wajah bayi harus terlihat dalam sekali lirikan ke arah bawah.
  • Kita bisa langsung mencium dahi bayi saat membungkuk, jadi posisinya dekat dengan dagu.
  • Pastikan ada jarak antara dagu bayi dan dada ibu, biar bayi mudah bernafas
  • Posisi perut dan dada bayi menghadap ke kita.
wajah bayi bisa terlihat dalam sekali lirikan ke bawah,
dan kita bisa mencium dahinya tanpa harus membungkuk
  • Kaki bayi membentuk huruf M
  • Kaki bayi tidak menggantung
Perhatikan posisi kaki bayi saat mengendong

Posisi yang benar, kaki bayi membentuk huruf M

Ini Berlaku juga untuk jenis gendongan sling.

Ini posisi yang Benar
Ini posisi yang salah



Posisi Menggendong sesuai usia

Menggendong bayi usia 3 bulan tentu berbeda dengan usia 1 tahun, karena itu kita juga harus tahu, posisi menggendong yang aman untuk tiap usia.



  • Untuk bayi usia di bawah 3 bulan, posisi tangan berada sejajar dengan ketiak yang menggendong, posisi kepala sebagian tertutup oleh gendongan untuk menjaga leher bayi yang masih lemah. Pada jenis gendongan tertentu, ada tambahan berupa bantalan untuk dudukan bayi guna memposisikan bayi agar tidak tenggelam di gendongan ( Boba punya tambahan dudukan)

Posisi menggendong untuk bayi 0-3 bulan

Posisi Menggendong Sesuai Arah Menghadap

Beberapa gendongan bayi, memberi pilihan untuk beberapa posisi. Bisa menghadap depan, samping maupun belakang.

Sebenarnya posisi paling baik adalah posisi bayi menghadap ke arah si penggendong, namun kalaupun mau menggendong dengan posisi berbeda, tetap aturan menggendong yang menjadi acuan.


Khusus untuk menggendong dengan posisi badan bayi menghadap ke depan (ke arah luar) maka yang harus menjadi perhatian adalah, distribusi berat badan bayi, jangan sampai dibebankan ke kemaluannya.

Beberapa gendongan yang dijual di pasaran , sebenarnya tidak support untuk posisi depan, namun karena ketidaktahuan, para orangtua dengan sembarangan menggendong bayinya dengan posisi hadap depan, padahal beban berat badan bayi ada di kemaluannya, dan itu tentu berbahaya untuk keamanan dan kenyamannya. (bayangkan aja kita duduk menggantung ke depan, seperti apa rasanya di selangkangan)

Jadi perhatikan petunjuk pemakaian dan baca-baca  rekomendasi untuk menggendong hadap depan.

Salah satu gendongan yang saya tahu aman untuk bayi hadap depan adalah i-angel, karena dia memang ada design untuk dudukan pantat bayi di dalamnya. (bukan endorse atau sponsored post).

Perhatikan tetap posisi kaki bayi dan dimana bokongnya diletakkan.


Nah, kalau posisi bayi di gendongan sudah sesuai posisi alaminya, mudah-mudahan bayi aman dalam gendongan kita.

Sekarang, masalahnya, gendongan yang mana nih yang bagus untuk bayi. Kan banyak tuh aneka jenis gendongan dengan berbagai merk di pasaran.

Sebagai ibu masa kini, tentu disamping aman, pengen juga gendongan anaknya stylish, modern dan bikin ibu makin kece, hahahaha.

Kalau saya pribadi sih, memang dari dulu suka banget menggendong anak. Kemana-mana Tara saya gendong, strollernya malah agak jarang dipakai.

Ada beberapa gendongan bayi yang pernah saya pakai.


Jenis Gendongan Bayi 


1. Gendongan Wrap

Gendongan jenis wrap ini super nyaman digunakan untuk bayi yang baru lahir sampai kira-kira usia 6 bulanan.

Saya dulu pakai yang merek sleepybaby. Enaak banget, dia bahannya lentur dan kayak karet, jadi ngga panas .

Kelebihannya, posisi anak bisa nemplok di badan kita, dan nyaman banget buat kita yang gendong. Ngga berat samsek. Saya jalan-jalan bawa Tara dengan gendongan ini pasti anaknya langsung bobok, mungkin berasa dipeluk kali ya sama saya.

Kekurangannya, makainya ribet. 

Soale kan kainnya panjang banget tuh, sekitar 2 meteran kira-kira, dan harus dililit-lilit.

Tapi sebenarnya kalau udah biasa mah, ngga ribet. Karena saya udah biasa pakai, jadi saya rasa ya ngga ribet.

Ini Sleepy Wrap


Harga yang merk sleepy wrap sekitar 500 ribuan.

Ada juga yang model-model orang Jepang gitu, merk Daiesu. Teman saya mak Annisa pakai yang model ini. Menurut blio sih enak dan nyaman, walau agak ribet juga. tapi, tetep kalau udah biasa ya jadi ngga ribet samsek.

Kiri : Meitai Daiesu
Kanan : ww Daiesu
Pinjem Foto mak Annisa Rangkuti



2. Gendongan Sling

Gendongan sling pernah juga saya pakai. Soalnya dia praktis banget, tinggal dikalungin aja ke leher.

Tapi saya ngga terlalu suka, karena berat bayi hanya bertumpu di satu bahu, dan itu bikin sakit. Jadi kalau untuk menggendong dalam jangka waktu yang agak lama, kayak jalan-jalan gitu, saya ngga rekomendasiin. Tapi kalau sekedar untuk boboin atau ngasih makan bolehlah. ( tapi sebaiknya makan ngga usah digendonglah, duduk aja, biar terbiasa ).

sumber gambar
Ini nana Ring Sling, aseli made in Indonesia



3. Baby Carrier

Nah, jenis gendongan baby carrier ini favorit saya.

Gendongan carrier sangat aman untuk bayi dan sangat nyaman untuk ortu yang gendong.

Beberapa gendongan rekomended yaitu merk Boba, Ergo Baby, Tula, I-Angle.

Gendongan-gendongan itu, sumprit enak banget, ngga bikin lelah, dan hands free banget, jadi yang gendong bisa sambil ngapain gitu walau lagi gendong bayi.

Kelebihan lain, makainya gampang banget, ngga ribet muter-muterin, tinggal pake kayak mau makai ransel.

Beberapa review gendongan Carrier sebagai pertimbangan :

Boba Carrier

Kelebihan

  • Makainya simpel
  • Ada foot strap, tempat kaki anak sehingga anak kakinya ngga lelah. Ini salah satu kelebihan boba dibanding carrier lain.
  • Penutup kepalanya bisa buka pasang, jadi kalau ngga mau pake, bisa dilepas.
  • Strapnya pas dibelakang, jadi lebih gampang makenya kalau menurut saya
  • Ada kantung untuk naroh hape atau duit di depan
  • Di bagian bahu, ada ceklekan untuk menahan tali tas biar ngga melorot-melorot
  • Bisa nahan berat sampe 15 kilo. Pokoke Tara udah usia 3,5 tahun 15 kilo masih bisa banget digendong Boba
  • Enak buat gendong belakang juga, dan bisa pake sendiri lho.
  • Harga ngga terlalu mahal sekitar Rp 1.4 juta (tahun 2013)




Ini dari jaman tara sampai Divya masih bagus, awet banget


Mamaknya mau makan mie ayam dan ga mau diganggu anak ;)


Kekurangan :

  • Agak bulky
  • Warna dasarnya item semua, jadi kurang girly, walau motifny lucu-lucu si tapi tetep kurang bervariasi.
  • Ngga bisa gendong hadap depan
  • Strapnya ada di belakang pas di pinggang, jadi pas makai, ya posisi tangan harus ke belakang. Kalau tangannya pendek, kadang ngga nyampe

Ergo Baby

Yang makai Ergo Baby yang saya tahu itu Gesi dan Icha. Saya juga pernah sih pake Ergo tapi ngga lama, karena ada Boba jadi Ergonya kasih ke adek.



Papa papa juga enak pakai Ergo
Ini Jege with Bebe, anaknya Annisast



Hasil ngepoin mereka nih soal kekurangan dan kelebihan Ergo Baby

Kelebihan :
  • Nyaman di bahu karena bantalan bahunya tebel
  • Berat bayi terdistribusi rata jadi ngga pegel di pinggang
  • Ada penutup kepalanya jadi bisa sambil nyusuin. Penutup kepala Ergo lebih lebar dibanding penutup kepala Boba, tapi penutup kepala Ergo ngga bisa dilepas pasang kayak Boba.
  • Kuat nahan bayi sampe entah berapa kilo. Bebe sekarang 2,5 tahun 12 kilo masih longgar dan nyaman.
  • Untuk bagian strap di pinggang, Ergo posisinya di samping, jadi lebih mudah dari Boba
Kekurangan :
  • Walau motifnya banyak dan lucu tapi ngga selucu Tula
  • Ngga bisa buat gendong depan kecuali yang model 4D
  • Harga lumayan mahal, Rp 2,5 juta (tahun 2013). Kalau mau murah nitip aja sama temen yang lagi ke US, karena disana cuma 140 dolar
  • Kalau kata Gesi, kekurangan Ergo, agak susah nyeklekin strapnya di belakang bahu. Jadi masih butuh bantuan orang lain buat makeinnya.
  • Kalau kata saya, karena udah jatuh cinta sama Boba, maka Ergo jadi nomor 2 hahahaha.

Pognae Carrier

Nah kalau carrier yang ini dari Korea. yang make si Halo Terong, Nahla.


Kelebihan :
  • Enak dan nyaman buat gendong depan
  • Ngga pasaran, motifnya banyak, lucu-lucu
  • Kelebihan lain mirip sama Ergo dan Boba
Kekurangan

  • Ngga enak buat gendong belakang
  • Agak bulky
  • Kalau kita duduk, agak mengganjal, sehingga harus dilepas dulu sebelum duduk.
  • Harga sekitar 2,5 juta sampai 2,8 juta

I-Angel


I-Angel ini yang make teman kantor saya

Kelebihan :

  • Pungung dan pinggang ngga sakit
  • Anaknya nyaman untuk posisi gendong depan karena ada dudukannya
Kekurangan :
  • Agak ribet makainya
  • Harga  sekitar : 2 juta sd 2,7 juta tergantung modelnya

Lhaaa kok mahal ya harganyaaa.  Ga punya budget segitu maaaaak, huhuhu.

Tenang ibu ibu sekalian, saya tahu keresahan kalian. Makanya saya Kasih lagi nih merk gendongan lain yang bersahabat harganya.

Bobyta Wrap

Yang makai bobyta wrap ini teman kantor saya,namanya mba Maharani Dewi.

Nah kalau yang di atas atas tadi adalah gendongan merk luar maka bobyta adalah merk lokal,  jadi tentu lebih murah.

Untuk wrapnya,  bobyta ini lebih tebal dari sleepy wrap milik saya, saya pernah sih nyobain punya temen.

Selain lebih tebal dia juga ngga lentur banget kayak sleepy wrap.  Sleepy wrap iyu yang lentur banget sampe kadang anaknya terlalu ke bawah,  nah bobyta menurut saya lebih Bagus, jadi lebih menahan berat bayi.

Harga bobyta wrap setengah dari harga sleepy wrap alias Rp 250ribu.  Lumayan kan.


Untuk baby carriernya Bobyta juga punya. 

Dia ini replikanya Boba,  jadi modelnya mirip sama Boba,  termasuk ada tempat untuk kaki bayinya,  jadi samalah sama boba tapi harganya jauh lebih murah,  sekitar Rp 575 ribu. 

Hampir sepertiganya Boba ya bu ibu. Jadi bersahabatlah sama dompet,  dengan kualitas yang kurleb sama. 



Nah, itu beberapa gendongan bayi yang udah dipakai dan pengalaman orang-orang yang makai.

Kalau menurut saya, gendongan bayi itu investasi ( halah), jadi bolehlah nabung buat beli yang bagusan, tapi memang kualitasnya bagus, aman untuk yang digendong dan nyaman untuk yang menggendong. Kemudian karena bahannya bagus, jadi awet sampai bertahun-tahun, bahkan sampai anaknya udah gede.

Rata-rata pendapat teman-teman saya di atas, sama dalam hal kenyamanan, ngga pegel makainya walau menggendongnya dalam waktu yang lumayan lama.

Kayak saya tuh jalan-jalan ke Jogja seharian, alhamdulillah fine-fine aja.


Wokeh, semoga artikel tips memilih gendongan bayi ini membantu buat para mami-mami yang lagi pusing mau beli gendongan yah. Dan ingat-ingat selalu perhatikan petunjuk pemakaian demi keamanan buah hati tersayang.


Foto : Dokumen pribadi, sudah atas izin pemilik foto
14 comments on "Pilih Pilih Gendongan Bayi"
  1. data anak meninggal krn gendongan bikin deg2an ya mbak, terkesan remeh temeh tapi kalau kita ngak perhatikan cara pakai yang benar atau salah pilih gendongan bisa bahaya. saya sebenarnya lebih suka gendongan tipe wrap karen meskipun sudah cara pakainya tapi lebih cocok buat saya. infonya lengkap thanks for the review ;)

    ReplyDelete
  2. iya mbaaa, aku juga pas bacanya deg-degan.

    ReplyDelete
  3. Saya tim Ergo! :D

    Selain di gendongan, pernah baca juga anak yang meninggal karena dibiarkan tertidur lama di car seat. Untuk anak yang masih bayi banget, tidur dalam posisi duduk lama, bisa menghambat jalur nafas, karena dia belum bisa mengangkat kepala dengan baik.. CMIIW.

    ReplyDelete
  4. Kok ngeri ya mba bayi bisa meninggal di gendongan.. :( Biasanya aku pakai sling buat sehari2, ergo buat jalan2.. Blum pernah make wrap udah jiper duluan takut rempong hihi.. Ternyata klo udh bisa pakenya gak ribet yah mba..

    ReplyDelete
  5. ohh cara yang benar itu seperti yang di sebutkan di atas ya kak, terimakasih informasinya..

    ReplyDelete
  6. Saya anggota ergo tapi kw....
    Harga 300rbuan
    Hehehehehhe
    Blum sanggup beli asli mbak..
    Tapi alhamdulillah enak dipake kok, anak saya 10kg umur 15bulan...
    Kalau ada yg minat bisa hubungi saya lhoo
    Medan free ongkir deh
    Hahahaha
    Sekalian promosi bole ya mbak windi cantikk
    Kalo banyak yg minat nanti buat mbak 1 deh..
    Makasi

    ReplyDelete
  7. Dulu pas raya kecil aku pake ergo & pas udah gedean pake pognae, buat aku gendongan bayi itu berharga banget hihihi, secara raya ogah pake stroller.. bantu banget buat ngelakuin aktifitas tanpa rempong gendong anak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enakan ergo atau pognaenya? Kalo baby sekitar umur 9 Bulan?

      Delete
  8. Kok serem amat ya bayinya sampai tercekik. Apa gak terasa pas ngegendong?

    ReplyDelete
  9. Saya kemarin beli ergo baby kw waktu di jakarta harga 265ribu. Ternyata ga cocok ama anakku. Kulitnya merah2. Pengen beli yg asli tapi mehong euy...

    ReplyDelete
  10. Saya kemarin beli ergo baby kw waktu di jakarta harga 265ribu. Ternyata ga cocok ama anakku. Kulitnya merah2. Pengen beli yg asli tapi mehong euy...

    ReplyDelete
  11. Harganya lumayan banget ya ada yang sampai 2,8 jutaan. Baru intip2 di grup Indonesian Babywearers ada yang pakai jarik biasa sampai beli carrier merk lokal bisa gendong dengan posisi yg benar aman dan nyaman. Tapi nggak disarankan beli yg KW. Btw thanks bangt infonya ya :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga senang yah main kesini :)

Custom Post Signature