#GesiWIndiTalk : Perempuan Cantik

Wednesday, August 31, 2016
Maaf ya #GesiWindiTalk kemarin ga tayang, soalnya Gesi lagi sibuk syuting, trus sayanya juga lagi kedatangan direksi di kantor, jadi rempong ikutin acara, ngga sempat nulis (tapi sempet fesbukan wahahaha).



Temanya kali ini tentang C A N T I K

Perempuan banget yah bahasannya.

Baca punya Gesi :


Sebelumnya saya mau kasih cerita dulu :



Beberapa pemuda diberi pertanyaan
" Kalau memilih istri, kamu lebih pilih perempuan yang pintar tapi jelek, atau bodoh tapi cantik"
Si Fulan menjawab
" Kalau aku pilih yang pinter dong. Cewek pintar pasti tau gimana membuat dirinya menjadi cantik" 
Si Bagus menjawab 
" Kalau aku pilih yang cantik dong. Karena yang bodoh masih bisa diajarin biar pinter, tapi yang jelek susah dibuat jadi cantik?
(Baca: 8 Cara Mengatasi Rambut Rontok Alami)

Eaaaa, kalau kamu yang mana nih jawabanmu?

Kalau kita ditanya nih perempuan cantik itu yang seperti apa?

Pasti yang tergambarkan di pikiran kita, adalah ciwi-ciwi sejenis Chelsie Islan, Dian Sastro,  Titi Kamal, Angelina Jolie, Jennifer Anniston, atau Winona Ryder (usia ngga bisa bohong ya ceu, artisnya jaman kapan semua wahahah).



(Baca: Cara Memanjangkan Rambut Secara Alami dan Cepat)

Ya kan..ya kan....??

Udahlah ngga usah boong, bilang yang namanya cantik hati itu lebih penting dari cantik fisik. Ngga perlu wajah bling-bling yang penting hatinya bersih. Bahwa kalian ngga lihat wajah yang penting lihat isi hati.

Bahwa inner beauty jauh lebih penting daripada outernya.

Ehmm.... krik krik krik

(Kok guwe tiba-tiba nyolot yah).

Maaf yak saya agak esmosi. Iya esmosi dengan orang-orang yang ngomong kayak di atas itu, tapi nyatanyaaaaa, manaaaaa.......Bah bullshit banget.

Apalagi sama pria yang ngomong gitu tapi ninggalin istrinya dan selingkuh sama cewek yang lebih bening padahal belum tentu lebih baik, siiigh.

Saya ga setuju sih memenya, tapi ini lucu hahaha.
jangan diambil hati ya

(Baca: Cara Menghilangkan Kantung Mata dengan Cepat)

Percayalah itu hanya kata-kata penghibur semata.

Perhatikan aja di sekeliling kita. bagaimana orang-orang cantik secara harfiah mendapat penghargaan lebih tinggi dari orang berwajah dan berpenampilan biasa.

Orang cantik versi tivi lebih mudah dapat pekerjaan.

Mereka lebih mudah diterima lingkungan.

Kalau naik busway, kemungkinan dapat tempat duduk lebih gede.

Orang cantik lebih gampang dapat jodoh.

Yang ngga setuju, ngga usah nyolot.

( Baca : Tentang Jodoh )

Kalau belanja mereka bakalan diperlakukan lebih istimewa dibanding kita yang biasa aja.

Coba deh test kamu pergi ke Sogo dengan penampilan ala kadarnya, no make up, dan pakaian agak kucel, trus datang ke counter SK II, niscaya kamu bakal dibiarkan ngider-ngider dulu. Palingan nunggu kamu nanya baru disamperin, itupun kemungkinan ngga bakal dijelasin produknya secara detail (suudzon).

Nah besoknya, coba kembali, tapi dengan berpenampilan keren, wajah tersapu make up, pakaian kekinian, nenteng tas branded (yg KW juga gpp), pasti kamu langsung disapa dan disambut dengan senyuman secerah mentari pagi.

( baca : My beauty Side )

Yup, its true, ngga usah menyangkalnya lagi.



Miris. Lha iya, itulah dunia, hanya panggung sandiwara. Mana yang actingnya kece maka dia yang honornya lebih gede, lho. LOL

Saya punya kisah tragis bin miris yang saya alami sendiri perkara soal cantik ini.

Jadi, saat pendidikan untuk masuk kerja di bank saya kerja sekarang ini, saya sadar banget bahwa setelah lulus pendidikan kami bakal disebar di seluruh unit kerja se sumatera utara. Jelas dong, saya pengennya ditempatkan di Medan. Males banget kalau sampai ke luar Medan. jadi, saya cari taulah, gimana caranya biar bisa penempatan Medan.

" Kamu harus rangking Win, kalau mau di Medan. Yang rangking biasanya gitu"

Demi impian penempatan Medan, selama pendidikan saya sungguh-sungguh dong belajarnya. Dan ngga sia-sialah, saya masuk rangking 3 besar. Udah pede aja bakal di Medan. Eh taunya saat SK diterima, tertulis disitu " TEBING TINGGI", kota kecil sekitar 2 jam-an dari Medan.

Hueeeeh, manaaa itu janjinya. Keselnya luar biasa saat itu.

Dan tahu ngga siapa yang penempatan Medan?. ya itu ciwi-ciwi kinyis-kinyis nan cantik jelita, wajah tersapu make-up sempurna, dengan penampilan head to toe yang paripurna. Saya mah cuma seujung upillah dibandingkan mereka. Padahal ada beberapa diantara mereka yang bahkan ujian aja kagak lulus alias remedy, tapi ditaruhnya di Kota, cobaaaa, Sedangkan saya yang rangking malah ditendang keluar Medan. Aku sediiiih.

( Baca : Kurang Kece Aja )

Jadi percayalah, menjadi cantik itu minimal bisa membuat nasibmu lebih baik tanpa usaha yang terlalu keras.


Trus apa kabar, cewek-cewek yang tidak terlahir cantik?


Tenang saudara-saudara, ada kabar gembira.

KULIT MANGGIS UDAH ADA EKSTRAKNYA!!!!

Garing yah, T______T

Kabar gembiranya.  Ternyata perkara penampilan itu cuma bertahan sebulanan doang lho.

Karena apa? Karena lu kerja ngga bisa cuma modal senyum belaka. Nasabah ngga bakal puas walau lu cantik tapi pelayanan lu lambat, kalau ngga bisa menghandle kebutuhan mereka, kalau ngga bisa menyelesaikan komplain mereka, dan sebagainya dan sebagainya.

Selain itu percuma banget kalau penampilan paripurna tapi manner dan attitude nul putul.

Nah saya punya lagi nih cerita soal ini.

Jadi dulu di tempat kerja saya ada penerimaan pegawai baru. Masuklah beberapa pegawai, diantaranya ada beberapa perempuan. Diantara beberapa perempuan itu, ada satu yang menonjol, cantik banget,putih, tinggi, matanya belok, ah cantiklah pokoke. Para supervisor rebutan dong supaya si cantik ditaruh di seksi mereka. Sementara itu ada satu pegawai perempuan yang biasa aja. Ngga ada juga yang merhatiin.

Ngga sampai sebulanan, mulai deh kelihatan sifat si cantik dan si biasa aja.

Si cantik ini, jutek banget orangnya, judes, ngomongnya agak nyelekit dan rada sombong (sinetron banget yah), tapi ini beneran deh. Lama-lama orang males berteman sama dia. Trus sumpah deh, lama kelamaan, dese jadi kelihatan jelek. Ngga keliatan samsek cantiknya dia kemarin.

Nah si pegawai cewek biasa aja, ternyata orangnya ramah banget, supel, dan ringan tangan. Mauu aja kalau dimintain tolong. Dan ini juga beneran deh, lama-lama kok doi kelihatan manis yah, ditambah lagi dia punya lesung pipi eh makin manislah ni anak.

Lhaa sekarang malah kondisi berbalik. Semua pada mau tukeran ajah, biar si cantik diambil seksi lain dah, si biasa malah yang jadi rebutan.

Huehehehehe.

Duniaa oh duniaa.



Nah jadi kalau sekarang ditanya ke saya, mana lebih penting cantik hati atau cantik fisik?

Dua-duanya penting gaes. (Tenggelamkan yang jawab gini, xixixi)

Yang penting tetep dong kecantikan hati, itu ngga bisa ditawar. Tapi namanya kecantikan hati itu butuh waktu buat melihatnya.

Maka, Pertama kali, lakukan hal yang paling gampang. Yaitu mengusahakan kecantikan fisik.

Di jaman sekarang, hal yang paling gampang adalah terlihat cantik. Mba, sis, jeng, hari gini tutorial make up udah bertaburan di internet. Tinggal ketik " tutorial make up sederhana", langsung deh bakal terjembreng di depan layar hape para beauty blogger yang siap memberi tips and triknya.

Atau ngga, " Cara merawat kulit wajah secara alami", beuuugh, sampe mabok dah bacanya.

Ngga perlu mahal, lipstik purbasari aja cuma 35 ribu doang udah kece abis. Wardah ngga sampe seratus ribuan udah dapet paket komplit buat make up dasar.

Iya, kalau kita ngga terlahir cantik rupawan bak dewi turun dari kahyangan, maka usahakanlah agar terlihat cantik, bersih, rapi, dan tidak bau. Itu syarat minimal bangetlah.

Kalau kamu ngga suka make-up an, ngga apa, yang penting wajah dan penampilan rapi .

Kenapa?

Pertama, Walau kamu setengah mati meyakinkan diri bahwa yang paling penting itu cantik di hati, masalah luar dan fisik belakangan mah ngga penting, tapi percayalah ngga banyak orang di luar sana yang bisa meneropong jiwa pada pandangan pertama. Jadi selama yang kita hadapi bukanlah para cenayang atau ahli pembaca mata batin, maka ngga ada salahnya sebagai perempuan kita memperhatikan penampilan fisik kita.

Kedua, dan ini menurut saya penting pake banget.

Karena penampilan kita ini terkadang turut menggambarkan dan mewakilkan apa yang ada di belakang kita.

Mewakilkan perusahaan tempat kita bekerja.

" Eh nabung di BRI deh, teller dan CS nya kece-kece lho"

Menggambarkan bagaimana suami kita.

" Pasti suaminya pelit itu, lihat aja istrinya kucel banget "

Mewakilkan keluarga kita.

Bahkan lebih serius lagi, menggambarkan agama kita

Iya sis. saya ngomong gini ngga sekedar ngecap doang mah. Emang kedengerannya kayak gimana gitu ya.

" Biarin ajalah orang mau ngomong apa, yang penting hatiku seputih mutiara"

Kalau yang dicapnya kita doang mah ga apa. Tapi kalo sampe nimbulin sereotype negatif sama kelompok,etnis,atau agama kita, kan mau ga mau kita jadi bertanggung jawab nih.

Soalnya ngga banget kan, hanya gara-gara kita yang anti sama segala make-up, trus kita butek kemana-mana. Atau karena kita anti wangi-wangian, makanya bau. Ntar orang nge-cap deh, kalau golongan anu itu ngga banget. Ngga mau kan?

Jadi, terutama nih untuk saudari saudari saya , walau ngga suka bermake-up tetep dong yah, perhatikan diri sendiri. Karena mencintai diri sendiri dan merawat diri juga bagian dari rasa syukur lho. Trus kalau ngga mau bertabarruj dengan wangi-wangian, minimal jangan bau, pakai deodoran, dan jaga kebersihan pakaian.

(Baca : Tentang Jilbab dan Cerita-Cerita dibaliknya)

Saya setuju kok cantik itu bukan perkara penampilan semata. Tapi jangan jadikan kalimat itu sebagai pelindung buat kita tampil asal-asalan.

Nah kalau fisiknya udah cantik (bukan menor lho), lanjut ke bagian yang butuh effort lebih gede. Kecantikan yang terpancar dari dalam atau inner beauty.

Inner beuaty ini banyak banget cara meningkatkannya.

Ya dari banyak membaca, solehah, banyak tersenyum, sabar, ikhlas, ngga mudah marah, dermawan, rajin membantu, ngga pilih-pilih teman, pokoke apapun yang menambah value otak dan sanubarilah.

Jadi, sekali lagi, urus yang paling gampang, baru yang sulit, bukan untuk membolak-balik prioritas tapi demi hidup yang lebih baik dan hati yang lebih bahagia. Wis mbuh nyambung apa ngga.

Karena cantik fisik memang bisa membuat hidupmu lebih mudah, tapi tanpa diimbangi kecantikan hati dan pikiran, ya kamu gitu-gitu aja, hanya dinilai orang karena kecantikanmu.

Kok guweh jadi inget m*l4n Jam**la yah ,LOL.

Kalau saya ditanya, kapan saya merasa cantik?

Terus terang saya itu merasa cantik kalau pakaian saya matching dari atas sampe bawah, plus wajah saya dalam kondisi flawles , ngga berminyak, segar, cerah, ceria wahahahaha. Cetek banget yah saya.

Yup, memang demikian adanya.

Namun, saya akan merasa seratus kali lebih cantik, saat saya percaya diri dan ya saat saya merasa cantik.

Hwooo, jangan salah, percaya diri itu benar-benar booster confident.

Kapan saya percaya diri?

Kalau ranahnya pekerjaan, ya saat saya menguasai apa yang saya kerjakan, saya mengerti dan saya memahami. Itu mah, mau menghadap siapa aja saya bakal pede, direksi sekalipun lewaaat. kalau lagi pede gitu, saya pasti kelihatan lebih glowing kali ya.



Lain halnya, saat saya ngga nguasai kerjaan saya. Belum bikin prognosa, ngga tau angka NPL terakhir berapa, ih walau udah dandan sekece apapun, tetep aja berasa ngga cantik. Soalnya kalau ditanya, takut kelihatan oon nya.

Kalau di kehidupan sehari-hari, saya percaya diri, saat saya tidak punya beban saat bergaul dengan orang lain. Ngga punya beban, karena ngga pernah dengan sengaja nyakitin hati teman misalnya, atau ngga punya beban, karena ngga nyeritain tan di belakang tapi pas ketemuan malah ngajak selfie.

Pokoke saat saya bisa membawa diri saya sebagai diri saya sendiri, berpenampilan baik, maka udah deh saya siap aja bertemu dengan siapa pun.

Definisi Cantik Menurutmu?

Apapun defenisi cantik menurutmu, no problema. Ngga ada yang salah dan benar kok.

Kalau kamu merasa cantik saat pake daster, silahkaaan.

Kalau kamu merasa cantik saat full make up, silahkan

Kalau kamu merasa cantik saat lagi ngasuh anak, silahkan.

Karena memang definisi cantik setiap orang pasti berbeda.

(Baca: Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Mudah)



Makdarit, marilah kita tutup pembicaraan kita tentang kecantikan ini dengan beberapa tips cantik dari mamah Tara.

1. Jangan Lupa Bahagia

Untuk menjadi perempuan cantik, kita harus bahagia, karena orang yang bahagia jelas akan lebih cantik dari orang yang tidak bahagia.

Salah satu cara bahagia adalah sering piknik, tidak kepo sama hidup orang, kurang-kurangi nyinyir dan move on dari pilpres#eh.



Pokoke, jangan lupa bahagialah, contoh si Mukidi biar kita hepi terus. kalau hepi jadi banyak tersenyum deh, banyak senyum, wajah jadi awet muda, dan makin cantik, ahsek.

( Baca : Me Time )


2. Banyak Bersyukur

Untuk menjadi orang bahagia, kita haruslah banyak bersyukur. Bersyukur atas nikmat hidup, bersyukur atas apa yang kita miliki dan yang tidak kita miliki.

Maksudnya ini, bersyukur saat dikasih alis tebal, jadi ngga perlu melukis alis. Bersyukur juga saat alis cuma sebaris, jadi bisa eksperimen pakai pensil alis. Apapun itu, syukurilah apa yang ada #terdemassive.

Salah satu cara bersyukur yaitu dengan merawat apa yang sudah dianugerahkan yang maha Kuasa. Termasuk merawat otak, jangan dibiarkan kelamaan nganggur, upgrade diri, pengetahuan, manner, akhlak, agama. Apapun lah yang positif.



( Baca : Tentang Suami Selingkuh dan istri yang Minta Dimengerti )

3. Belajar Ikhlas

Untuk menjadi orang yang bersyukur, kita harus belajar arti ikhlas. Ikhlas atas pilihan hidup, baik yang kita pilih sendiri maupun yang terpaksa dipilihkan ke kita.

Kita yang memilih, contohnya pasangan hidup. Itu kita yang milih tho, jadi ya wajib ikhlas dapat pasangan yang bagaimanapun, wong kita yang pilih.

Yang terpaksa dipilihkan, ya contohnya kita kan ngga bisa memilih orangtua kita. Jadi ya ikhlas aja bagaimanapun kondisi keluarga yang membesarkan kita, Ngga perlu iri sama orang yang lahir dari keturunan ningrat misalnya.

4. Pertebal Iman

Untuk menjadi orang yang ikhlas kita harus menjadi orang yang beriman dan menyadari bahwa dunia ini hanya fatamorgana belaka.

Ini akan membuat hidup kita ngga kesusu, dan mencegah kita menghalalkan segala cara untuk tujuan kita sehingga  hidup menjadi tenang, aman, damai, sentosa.

( Baca : Istri Idaman dan Istri tak Diidamkan )


Bijak banget kan sayah. Kalau 4 hal ini sudah bisa dijalankan, Inshaa Allah, kita bakal jadi perempuan yang kata Cherrybelle, 

" You are beautiful... beautiful.... beuatiful... Kamu cantik.. cantik... cantik dari hatimuuuu...uuuu.uuuu "


So, jangan mau ya disuruh pilih " mending cantik tapi bego atau pinter tapi jelek"

Pokoke KITA HARUS JADI CEWEK PINTER , BAIK HATI DAN CANTIK(versi masing-masing), TITIK.

Kenapa?

Biar pertanyaan di awal postingan ini ngga bakal ada. karena bukan laki-laki yang pilih kita, tapi kita yang memilih mereka. Sorry yah huh #kibasjilbab

HIDUP PEREMPUAN CANTIK, bhay....





31 comments on "#GesiWIndiTalk : Perempuan Cantik"
  1. Tentang cantik ini, so true that beauty will land you somewhere but without brain you won't get far. Big bosses yang saya temuin di perusahaan nasabah yang gak related sama keluarga owner mostly they're not pretty phisically sih. But they do have brain. Hihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaah setujuuu. kayak aku dong, akhirnya aku malah udah krmana2 krn ga cuma ngandelin gincu doang xixixi. dan teman2 yg kmrn bling2 tp ga berusaha mengupgrade diri ya gitu2 aja

      Delete
  2. Aku cantik gak yaaa? Bantu jawab dongs kakak!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. kamu merasa cantik ga kakaaa. hahaha.

      mba mei cuantik banget,pinter, solehah. perempuan cantiklah sama kayak aku, lho wahahaha

      Delete
    2. Kok ada kata-katanya *sama kayak aku* wkkwkwkw
      Panggil aku Mei aja dongs biar keliatan mudah gityuuu bahahaha

      Delete
  3. saya dulu gak pernah berani melamar pekerjaan di Bank soalnya banyak yg bilang yg diterima pasti yg cantik... hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha ada memang posisi yg dipilih yg cantik2 tapi ada juga yang dipilih krn pinter mbaaa dan ada yg dipilih krn humble. beda2 kebutuhannya. tp yg punya semua itu bakal gampang kerja dimana mana :)

      Delete
    2. hihihi.. ga juga loh mba.. aku mah biasa aja, tapi aku sempat keterima di bank, mungkin bener kata mak windi beda beda kebutuhan nya, hihi.. tapi kmren masih masa training jadi belum teken kontrak dan aku lulus juga seleksi penerimaan dosen di almamater.. karena beberapa pertimbangan yo wes, aku pilih kerja di kampus :)

      Delete
  4. bingung mau komen apa tapi setuju sama semua yang dituliskan Mba Windi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. coba komen kalo yang nulis juga cantik wahahahaha

      Delete
  5. Sepakat mba di kantorku yang diliat cantik fisik giliran perfomanya ga oke kelabakan gimana caranya biar di kick cantik *fenomena :/

    ReplyDelete
  6. Emang yang cantik fisik [kelihatannya]memang menggoda. Tapi hatinya siapa yg tahu. ehhe....
    Keep be my self, klo pngen jadi cantik, yah.. usahakan rawat fisik semampu kita, sebaik kita, dan percantik hati kita.. asekk..

    Tulisannya cakep mba Windi...

    ReplyDelete
  7. ibuku paling cerewet urusan menjaga penampilan fisik, karena punya 4 anak gadis ... eh 3 dink, yang atu udah nikah (aku *nunjuktangan)

    ibuku bilang 'punya otak cerdas penting, tapi menjaga penampilan itu juga penting ... karena artinya kamu belajar menghargai dirimu sendiri"

    seluruh apa yang mak windi tulis itu betul 99,9 persen :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup. menjaga penampilan juga berartikita menghargai diri sendiri ya mba

      Delete
  8. Sukaaa sama tulisan ini Mba Windi.. Dan itu resep hidup bahagia biar cantik makin terpancar setuju bangeeet.. :D

    ReplyDelete
  9. Mbak Windiiii, aku padamuuu. Duh aku sukak banget tulisan ini. Padahal panjang banget yes :v tapi aku baca sampe abis lho hihi. Cantik, cantik, cantik (ala upin ipin)

    ReplyDelete
  10. Aiihhj setuju pol sama Bundanya Tara. Btw mau cerita juga ya Mak. Dulu temen SMA ada yang cantiiik dan seksi. Tapi akademisnya biasa aja. Pas lulus SMA, pas banget bank B*A buka cabang di Kebumen. Dia ketrimaaa...banyak banget yang sirik soale ya dia dicap modal tampang doang. Entahlah aku tak tau. Tapi aku setuju, wajah cantik akan lebih mudah mendapatkan kesempatan.

    ReplyDelete
  11. Jangan lupa bahagia, suka bersyukur, memperkuat iman, menjalani hidup dengan ikhlas, duuh... keempat ini paduan menjadi cantik sekali ya, Mbak :)

    ReplyDelete
  12. setujuuu 1000% mama taraa, memang wanita dituntut sempurna ya baik dr penampilan luar atau dalam. Dulu saya g begitu aware dengan yang begini2 tp lama2 sadar bahwa penampilan tu penting banget jd yah mulai belajar meup and.lipenan, baju jg diperhatikan kematchingan dan kelayakannya, hiduppp wanita cantiik dan pintar��

    ReplyDelete
  13. cewek cantik yang nggak merasa kalau dia cantik itu plus banget deh mba, kayak lagu one direction. Jadi bawaannya santai, damai dan nggak sombong.

    ReplyDelete
  14. Pas baca di paragraf awal, ketawa2 sendiri pingin nonjokin cowok2 macam gitu.
    Kalau ngomongin cantik berarti penampilan kan yah? Jaman kuliah, salah 1 petinggi kampus selalu bilang "penampilan memang bukan yang utama, tapi yang pertama kali dilihat". Pastilah kesan pertama seseorang selalu dilihat dari penampilannya dulu. Jadi g cuman hati aja yang harus dipupuk dengan baik tapi lupa dengan penampilan. Kalau hati sudah baik ditunjang penampilan yang bersih, pasti deh kepancar cantiknya

    ReplyDelete
  15. Yang belanja hrs keceh itu true story banget, Kak. :'))

    ReplyDelete
  16. asli bah awak baca dari paragrap pertama sampe habis. walau panjang tapi tetep asyik. penempatan kalimat yang gak monoton. ih paten kali kakwin ato makwin ato apalah haha

    ReplyDelete
  17. Suka banget sama kalimat mamah Tara yang ini:

    "Jadi selama yang kita hadapi bukanlah para cenayang atau ahli pembaca mata batin, maka ngga ada salahnya sebagai perempuan kita memperhatikan penampilan fisik kita."

    Hihii...
    Aku juga sekarang dikit-dikit mulai upgrade diri soal per-make up-an loh, Mbak. Demi meminimalisir salah kaprah kaya gitu tadi.

    ReplyDelete
  18. Aku mau ceritaaaaa... beberapa bulan yang lalu, ikut tes interview sbg cs di suatu tempat hehe. Tempatnya di SBY sih. Pas liat kantornya dan ketemu CSnya, hmm.. gada yang gak cantik. Yang paling standart aja mirip Aura Kasih, lalu apalah aku ini. Dari 11 orang peserta, gak ada yang cantinya nilai 9. Mentok 7. Aku sih 4 hihihi.. ada yang cantik, tapi rada berisi..
    Pulang interview balik ke rumah, liat lowongan itu lagi dgn posisi yang sama ddi tempat yang sama. Udah feeling jelek. Beneran, gada yang ketrima. Huahahhaha

    ReplyDelete
  19. Aku mau ceritaaaaa... beberapa bulan yang lalu, ikut tes interview sbg cs di suatu tempat hehe. Tempatnya di SBY sih. Pas liat kantornya dan ketemu CSnya, hmm.. gada yang gak cantik. Yang paling standart aja mirip Aura Kasih, lalu apalah aku ini. Dari 11 orang peserta, gak ada yang cantinya nilai 9. Mentok 7. Aku sih 4 hihihi.. ada yang cantik, tapi rada berisi..
    Pulang interview balik ke rumah, liat lowongan itu lagi dgn posisi yang sama ddi tempat yang sama. Udah feeling jelek. Beneran, gada yang ketrima. Huahahhaha

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Semoga senang yah main kesini :)

Custom Post Signature